Berkat Video Facebook, Lelaki Ini Bisa Temukan Keluarganya Lagi Setelah 48 Tahun Hilang

Lelaki 78 tahun itu terpisah dari keluarga selama empat dekade, sampai akhirnya sang mantu menemukan dia lewat sebuah video.
SJ
Mumbai, India
21.1.20
Ilustrasi Facebook
Foto ilustrasi Facebook oleh  Tobias Dziuba Pexels

Sekira 48 tahun lalu, pengusaha 30 tahun bernama Habibur Rahman harus meninggalkan rumahnya di Bajgram, Bangladesh, untuk perjalanan bisnis. Siapa sangka, hari itu menjadi terakhir kalinya Habibur bertemu keluarga. Dia menghilang tanpa kabar. Benar-benar suatu kebetulan dia bisa kembali ke pelukan keluarga berkat mantunya di AS yang tak sengaja menonton video viral di Facebook.

Diunggah oleh Medical College Hospital, video tersebut menampilkan lelaki yang mengajak penonton berdonasi untuk kesembuhan Habibur. Sang mantu melihat kemiripan antara lelaki tua di video dan mertua. Dia menunjukkan videonya ke suami dan ipar untuk memastikan orang di dalam video itu beneran ayah mereka.

Habibur memiliki empat putra ketika hilang. "Saya masih ingat ibu dan paman mencari ayah dengan segala cara. Setelah bertahun-tahun tak membuahkan hasil, mereka akhirnya menyerah. Ibu meninggal 2000 lalu," kata Jalal Uddin, salah satu putra Habibur, saat diwawancarai PTI.

Habibur kini tinggal di distrik Moulvibazar, Sylhet. Selama 25 tahun, dia diurus oleh perempuan bernama Razia Begum. Habibur ditemukan dalam keadaan linglung di tempat suci Hazrat Shahab Uddin pada 1995. "Dia bilang dulu hidup nomaden, dan tinggal bersama kami sejak saat itu. Kami menghormati dan menyebutnya peer (orang tua)," tutur Razia.

Perempuan itu mengungkapkan Habibur menderita komplikasi yang berhubungan dengan usia lanjut selama sepuluh tahun terakhir. Belum lama ini, tangan kanan Habibur cedera dan kena infeksi setelah terjatuh. Tangannya harus segera dioperasi, tetapi Razia tidak punya cukup uang untuk membiayai pengobatannya. Dia pun menghubungi layanan crowdfunding untuk menggalang donasi buat kesembuhan Habibur. Sungguh di luar dugaan, lelaki tua itu bisa berkumpul lagi dengan keluarga.

Cucu Habibur, Kefayat Ahmed, senang bukan kepalang bisa bertemu kakeknya. Dia sering mendengar cerita tentang sang kakek, tapi tak pernah membayangkan akan bertemu dengannya. "Penantian telah berakhir. Saya sangat bahagia," kata Kefayat penuh semangat.

Dari semua hal negatif yang muncul di Instagram dan Facebook, siapa sangka platform ini bisa memiliki fitur "do their magic" juga. Kisah mengharukan Habibur membuktikan media sosial sangat bermanfaat dan mampu menghubungkan serta menyatukan kita dengan dunia jika digunakan untuk hal baik.

Follow Shamani Joshi di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE India.