Ngepoin Pacar

Sempat Muncul Iklan Aplikasi Buat Memata-Matai Pacar di Twitter

Secara tidak langsung, aplikasi ini mendorong laki-laki memantau aktivitas pacarnya tanpa persetujuan mereka. Bahaya banget!
07 Juli 2019, 3:00am
Sempat Muncul Iklan Aplikasi Spyware Buat Memata-Matai Pacar di Twitter
Sumber foto ilustrasi: AJ_Watt 

Twitter pekan ini sempat memposting twit sponsor yang mengiklankan spyware untuk memata-matai pasangan. Iklannya menunjukkan kalau kita bisa memantau mereka tanpa sepengetahuannya. Menggunakan Spyware untuk tujuan seperti ini termasuk ilegal di AS.

Motherboard sebelumnya pernah mengupas tuntas cara kerja perusahaan menjual spyware—terkadang dikenal sebagai stalkerware atau spouseware tergantung penggunaannya. Mereka memanfaatkan platform untuk mencoba dan mendapatkan lebih banyak pelanggan.

“Adakah yang dia sembunyikan darimu? Cari tahu lewat mSpy!” bunyi iklannya, menurut tangkapan layar yang diposting ke Twitter. Ini untuk mengiklankan aplikasi “mSpy Lite Phone Tracker”.

Iklannya kemudian menampilkan beberapa pemberitahuan yang mungkin diterima pengguna.

"Helen baru saja masuk ke kelab," bunyi suatu pemberitahuan. "Helen telah meninggalkan kantor," bunyi pemberitahuan yang dibaca seorang laki-laki yang sedang tiduran.

Sebagaimana dilaporkan Motherboard, malware semacam ini sering digunakan oleh orang abusif untuk menguntit, melecehkan dan mengintimidasi pasangannya. Ini terkait dengan kasus kekerasan seksual dan fisik. Ratusan ribu orang tergabung dalam berbagai layanan spyware, menurut dataset hasil peretasan berbagai perusahaan spyware yang diperoleh Motherboard.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Twitter mengatakan iklan itu melanggar ketentuan layanan situs media sosial tersebut.

"Aplikasi tersebut melanggar Kebijakan Unduhan Malware dan Perangkat Lunak kami dan tidak akan boleh mengiklankan aplikasinya lagi di platform," tulis sang jubir. Kebijakan tersebut mengatakan aplikasi yang diunduh melalui Twitter harus "memiliki persetujuan tegas dari pengguna" dan "bersifat transparan".

Perangkat lunak yang sengaja dirancang untuk mengintai seseorang tanpa persetujuannya tidak memenuhi salah satu dari kebijakan ini. Sayang sekali, akun Twitter pengiklannya masih ada di platform.

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard