Premiere

Video Klip Terbaru Björk “notget” Merupakan Sebuah Mahakarya

Sutradara Warren du Preez dan Nick Thornton Jones mengajak penonton menyaksikan metamorfosis Björk secara visual maupun dari sisi bunyi dalam lanskap bio-goth.
7.6.17
Foto diunggah seizin Bjork dan kru video klip.

Artikel ini pertama kali tayang di The Creators Project.

Semenjak merilis album Vulnicura di 2015, Björk sibuk merilis beberapa karya multimedia, seperti pengalaman audiovisual Virtual Reality (VR) NotGet, film VR Family dan video musik VR untuk lagu "Stonemilker". Di video musik terbarunya, "notget," yang ditayangkan premiere hari ini di Creators, kolaborator Warren Du Preez dan Nick Thornton Jones membawa Björk bermetamorfosis dari kenestapaan menjadi transendensi di lagu keenam album Vulnicura tersebut. Video yang penuh dengan kontras hitam-putih dan warna-warni tersebut merupakan perwujudan visual lagu: pengalaman sesak nafas yang bermutasi menjadi warna warni kehidupan. Separuh awal video merupakan semacam foto yang bergerak sebelum akhirnya berevolusi menjadi semacam performance art di paruh kedua.

"Björk ingin setting video yang sempit dan klaustrofobik sebelum akhirnya nanti berubah," jelas Thornton Jones ke Creators via Skype. "Perubahan ke suasana yang lebih warna-warni merupakan bagian dari visi Björk."

Inti dari "notget", yang ditayangkan secara perdana di acara perayaan finale Björk Digital di Los Angeles, adalah dua topeng bikinan James Merry, melambangkan dua bagian video tersebut. Thornton Jones menyebutkan bahwa Björk ingin separuh awal video bernuansa "biological goth," yang ditampilkan dalam bentuk Björk mengenakan gaun hitam dan topeng, berdiri di tengah bahan organik hitam yang bergerak-gerak.

"Nuansanya kelam, misterius, futuristik dengan elemen mineral," tambah Du Preez. "Kami memutuskan untuk menenggelamkan lingkungan tersebut ke dalam semacam inti bumi, tempat yang cocok untuk lokasi pembusukan."

Untuk menciptakan terra bio-goth, desainer set Joseph Bennett menumpuk puluhan plastik sampah hitam sebagai latar belakang, kemudian menyalakan kipas angin ke arah mereka untuk menciptakan ilusi gerakan, yang kemudian dipertajam oleh sinematografer John Mathieson menggunakan lampu. Kolektif efek visual dan CGI Afrika Selatan, Wicked Pixels kemudian menggabungkan set ini dengan animasi CG.

"Nick and Warren menyediakan gumpalan tinta animasi warna-warni dan banyak hal lainnya," jelas Direktur Kreatif Wicked Pixerls, Gavin Coetzee. "Kami menemukan cara untuk memetakan gumpalan tinta ini ke obyek 3D dan menggunakan simulasi kain untuk menciptakan lingkungan organik gelap yang bergerak-gerak."

Wicked Pixels menciptakan efek topeng biologis yang bertumbuh dengan cara mencoba-coba berbagai tekstur bulu 3D. Mereka juga melengkapi topeng dengan kawat digital yang bisa bertumbuh dan diisi animasi.

Konsep video yang berubah menjadi suasana riang dan ekstravaganza di paruh kedua menginspirasi Du Preez dan Thornton Jones untuk melengkapi topeng kedua dengan cahaya. Topeng itu sendiri berwarna kuning-hijau menyala, sementara mahkota di atas kepala Björk merupakan organisme berbentuk tanaman berwarna biru menyala yang meletus seperti spora dan bertumbuh besar secara generatif.

"Ini kesempatan bagus untuk mewujudkan ide-ide yang biasanya hanya bisa digunakan dalam eksperimen," tambah Craig Wessels, staf Wicked Pixels. "Warren dan Nick melahirkan referensi dan ide dasar, dan kemudian kami diberikan kebebasan untuk eksplorasi. Disinilah kami akhirnya berhasil mengubah banyak ide-ide abstrak menjadi sesuatu yang visual dan nyata."

Berikut foto eksklusif dari panel-panel awal dan imej behind-the-scene dari video "notget":

'notget' moodboard image

'notget' moodboard image

'notget' moodboard image

'notget' moodboard image

Behind-the-scenes CGI work

Behind-the-scenes CGI work

Behind-the-scenes CGI

Klik di sini untuk melihat karya-karya Warren du Preez dan Nick Thornton Jones lainnya, dan di sini untuk hasil kerja Wicked Pixel lainnya.