Fenomena Alam

Ribuan “Ubur-Ubur” Bluebottle Serang Wisatawan Pantai Timur Laut Australia

Sengatan Bluebottle sebenarnya sudah jadi risiko yang dihadapi wisatawan pantai Australia. Cuma, serangan ubur-ubur beracun ini meningkat tajam musim panas tahun ini gara-gara angin yang bertiup kencang.
9.1.19
​Sign warning about bluebottles on Killcare Beach. Image: Tim Gillin
Peringatan akan serangan ubur-ubur Bluebottle di Killcare Beach. Foto: Tim Gillin

Lebih dari 5.000 pengunjung pantai Australia harus merasakan sengatan menyakitkan akhir pekan lalu saat sekelompok Bluebottle terdampar di kawasan Gold Coast dan Sunshine Coast.

Sekelompok hewan laut beracun bernama Physalia utriculus, atau dikenal dengan sebutan Bluebottle alias Indo-Pacific Portuguese man-of-war, terdampar di kawasan pantai timur laut Australia pada hari Sabtu dan Minggu lalu. Menurut keterangan Lisa-ann Gershwin, direktur Australian Marine Stinger Advisory Services, masifnya serangan ubur-ubur beracun kali ini dipicu oleh tiupan angin dan gelombang pasang.

Iklan

Bluebottle memiliki tentakel-tentakel beracun yang digunakan untuk memerangkap dan melumpuhkan mangsanya. Jika seseorang tersengat tentakel ini, korban akan merasakan rasa sakit intens dalam durasi singkat. Setelah itu, bekas sengatan Bluebottle akan meninggalkan bekas bengkak berwarna merah yang akan pudar setelah beberapa hari. Sengatan Bluebottle pada dasarnya sudah biasa dirasakan oleh para perenang pantai Gold coast maupun Sunshine coast. Akan tetapi, wisatawan laut yang berada di garis pantai juga bisa tersengat oleh tentakel Bluebottle meski hewan itu sudah mati.

Sengatan Bluebottle berbahaya berbahaya bagi anak-anak, kaum manula dan pengidap penyakit saluran pernafasan. Dampak sengatan Bluebottle bisa membahayakan nyawa korbannya meski kasus seperti ini sangat jarang ditemui.

Tak ada korban jiwa dalam serangan Bluebottle pekan lalu. Namun, sejumlah korban harus mendapatkan perawatan serius di rumah sakit karane menunjukan reaksi alergi parah.

Serangan akhir pekan lalu adalah episode terbaru dari meningkatnya tren sengatan Bluebottle belakangan ini yang memaksa pemerintah Australia menutup beberapa sejumlah kawasan pantai.

“Jumlah kasus sengatan Bluebottle di seluruh wilayah Australia selama setahun mencapai 25.000 sampao 45.000 kasus,”jelas Gershwin seperti yang dilansir dari the Courier. Dalam kurun lima minggu terakhir, telah terjadi setidaknya 22.282 kasus sengatan Bluebottle. “Ini baru dari satu kawasan kecil di Australia, jadi angkanya sangat tinggi.”

Bluebottle telah berevolusi sehingga memiliki bagian tubuh yang berfungsi seperti layar perahu. Bagian inilah membantu mereka bergerak di permukaan lautan. Di sisi lain, “layar” ini juga membuat mereka rentan terdampar ke pantai saat angin bertiup dengan kencang.

Bluebottle seringkali disangka sebagai ubur-ubur biasa. Padahal, bluebottle berasal dari keluarga Siphonophora sementara ubur-ubur adalah anggota keluarga Medusozoa. Perbedaan mendasar lainnya: ubur-ubur adalah hewan laut tunggal sementara seekor Bluebottle sejatinya adalah sekoloni hewan yang bekerja bersama-sama.

Biasanya, sengatan Bluebottle mengalami peningkatan pada bulan Desember dan Januari, atau tepat pada puncak musim panas saat pantai-pantai Australia dipenuhi wisatawan.