Love

Pasangan Penguin Gay di Akuarium Sydney Dilaporkan Segera Punya Anak

Pasangan penguin itu bernama Magic dan Sphen, mereka saling mencintai. Makanya kisah dua penghuni akuarium ini jadi berita besar di Australia.
16.10.18
Penguin jenis Gentoo di Akuarium Sydney merespons batu bentuk hati

Ini dia cerita yang mampu meluluhkan hati dinginmu: pasangan penguin sesama jenis yang saling mencintai di Akuarium Sydney baru saja diberikan telur adopsi supaya mereka bisa punya anak. Mereka bernama Magic dan Sphen.

Menurut juru bicara akuarium Sea Life, mereka sudah menjalankan hubungan monogami sejak Sphen "melamar" Magic dengan memberikannya batu berbentuk hati. Pasangan romantis ini tidak bisa terpisahkan. Mereka selalu kedapatan berjalan dan berenang bersama di pameran Pulau Macquarie. Tampaknya mereka sangat ingin punya anak.

Magic dan Sphen adalah penguin jenis gentoo. Mereka mulai naksir satu sama lain menjelang musim kawin tahun ini. ABC melaporkan bahwa pegawai akuarium mulai mencurigai gelagatnya ketika mereka menyadari dua penguin ini membangun sarang dari tumpukan kerikil es setiap harinya.

"Kami akan mendatanginya dan Magic and Sphen akan membungkuk bersama… [yang] merupakan cara penguin gentoo untuk menunjukkan perasaan sayangnya," kata Tish Hannah, supervisor divisi perawatan penguin di Akuarium Sydney.

Iklan

Ketika pegawai mulai memberikan batu kerikil asli untuk musim kawin, kedua penguin ini membangun sarangnya bersama-sama. Pegawai akuarium lalu memberikan telur palsu supaya mereka juga bisa punya anak dan latihan menjadi orang tua. Magic dan Sphen "merawat telurnya dengan baik." Akhirnya, mereka diberi telur adopsi asli dari pasangan penguin lain yang punya dua telur.

Tish menjelaskan bahwa status pasangan sesama jenis ini seharusnya tidak memengaruhi kemampuan Magic dan Sphen untuk membesarkan anak bersama. Bahkan dalam hubungan jantan-betina, penguin gentoo akan membagi tanggung jawab memberi makan dan menginkubasi secara adil.

"Kami tidak akan ikut campur hanya karena mereka sama-sama jantan," katanya. "Kami baru akan ikut campur kalau mereka tidak bisa menjadi orang tua yang baik karena alasan pribadi mereka masing-masing. Tapi, dari semua tanda-tanda yang kami lihat sekarang sepertinya mereka akan jadi orang tua yang hebat."

Apabila keterampilan mengasuh Magic dan Sphen terbukti bagus dan bisa memperkuat hubungan mereka, maka ada kemungkinan mereka akan melakukannya lagi pada musim berikutnya.

"Kalau musim kawinnya berjalan lancar dan mereka bisa membesarkan anak, maka ada kemungkinan mereka akan bersatu kembali tahun depan karena mereka tahu mereka pasangan yang cocok," kata Tish.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia