Pelecehan Seksual

Pelempar Sperma Meneror Tasikmalaya, Belasan Perempuan Jadi Korban

Pelaku akhirnya tertangkap setelah korban melapor ke polisi. Di kawasan tinggal pelaku, ketua RT bilang doi sering berbuat ulah dan tidak disukai warga. Wah emang kebangetan ni orang...
18 November 2019, 5:35am
Pelempar Sperma Meneror Tasikmalaya, Belasan Perempuan Jadi Korban
Kolase oleh VICE. Ilustrasi perempuan melindungi wajahnya [kiri] oleh Chaideer Wahyuddin/AFP; Ilustrasi sperma dari Zappys Technology via Flickr/lisensi CC 2.0

Kelakuan para pelaku pelecehan seksual makin ke sini makin minta dibumihanguskan saja. Di Tasikmalaya, Jawa Barat, sedang buron pelaku pelecehan yang kerap mengguyur spermanya ke sejumlah perempuan di pinggir jalan raya. Sampai saat ini, sudah belasan perempuan diduga jadi korban aksi tidak bermoral ini. Warga sekitar menyatakan identitas pelaku bernama Sidiq Nugraha sudah diketahui sebagai warga Kecamatan Cihideung, Tasikmalaya. Pada Senin (19/10) siang, pelaku akhirnya berhasil ditangkap polisi. Dia bersembunyi di lantai dua rumah kerabatnya.

LR (43) adalah salah seorang korban pelecehan pelaku pada Rabu (13/11) lalu. Saat kejadian LR sedang menunggu ojek online di pinggir Jalan Mashudi. Tiba-tiba pria berjaket hitam mengendarai motor bernomor polisi Z 5013 LB menghampirinya dan meraba-raba kemaluannya sendiri sembari melihat LR.

Pelaku kemudian melempar cairan yang ternyata sperma itu ke arah LR dan langsung ngibrit. RF, suami LR, menceritakan kronologi kejadian kepada Detik. Jangan dibaca dulu kalau kamu lagi makan ya.

"Jadi kejadian itu menimpa istri saya. Tiba-tiba istri ditanya pelaku dan langsung kocok-kocok kemaluannya sambil digesek ke kursi jok motornya. Dalam keadaan takut istri saya sempat foto pelaku yang saya viralkan di Facebook. Habis itu [pelaku] langsung masukkan tangan ke celana dan lempar sperma ke tubuh istri saya. Untung enggak kena," ujar RF.

Sangking keselnya, RF menelusuri identitas pelaku dari foto itu dan mendatangi rumah pelaku di Cihideung namun hanya ketemu keluarganya. Ia kemudian mendatangi ketua RT setempat sembari menunjukkan foto terduga. Kata ketua RT, pelaku memang dikenal suka bikin ulah dan tidak disukai warga. Bahkan, keluarga pelaku sendiri lepas tangan atas tingkah kerabatnya itu biar diproses hukum aja kalau emang mau dilaporin.

Selain LR, si bangsat ini juga melancarkan aksinya kepada perempuan berinisial ND, warga Kecamatan Mangkubumi berumur 26 tahun. Kejadian bermula saat ND sedang berjalan kaki di pinggir jalan. Tiba-tiba ia didatangi dan dilempari sperma oleh seorang pria pengendara motor matic. "Saya lari ke tempat ramai di perempatan Jalan H.Z. Mustofa. Pelaku seketika menyipratkan sperma ke arah muka saya dan langsung kabur. Padahal di sana banyak orang," kata ND.

Selain melempar sperma, ada kemungkinan besar kalau pelaku juga seorang begal payudara. Seorang warga berinisial RK mengaku teror cabul tersebut pernah menimpa anak perempuannya. "Waktu itu anak saya jadi korban juga. Dia diraba pelaku, kemungkinan orang yang sama karena pakai motor matic," kata RK.

Menurut kami, pada taraf ini perusahaan motor matic harus segera berkoalisi dan melakukan segala cara mendukung kepolisian dalam menangkap pelaku. Kalau dibiarkan lama-lama, citra produknya bisa hancur di mata warga Tasikmalaya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dadang Sudiantoro mengatakan pihaknya segera bergerak menangkap Sidiq, karena sudah ada laporan masuk. "Yang melaporkan ke kita ada satu orang [korban], ujar Dadang kepada Merdeka.

Kalau pelaku ntar berhasil ditangkap kami usul nih, gimana kalau dikuras aja spermanya sampai habis?