ramah-tamah

Ingat Anak Muda, Kalian Berhak Menolak Pelukan Orang Lain Kalau Merasa Tidak Nyaman

Berpelukan seharusnya menyenangkan perasaan, bukan malah bikin terpaksa. Jadi, kalau ada orang yang main peluk, jangan ragu menolak tanpa harus merasa tidak enakan.
Hannah Smothers
Brooklyn, US
2.12.19
Ingat Anak Muda, Kalian Berhak Menolak Pelukan Orang Lain Kalau Merasa Tidak Nyaman
Ilustrasi salaman sama orang asing via Getty Images

Sebentar lagi musim liburan Natal dan Tahun Baru. Itu berarti kita harus beramah-tamah dengan saudara jauh yang jarang ketemu (meski sebenarnya malas banget). Nah, situs Girl Scouts belum lama ini mengimbau orang tua agar tak memaksa putrinya untuk memeluk orang lain. Gimana kalau mereka sepupu, bibi atau pamannya sendiri? Ya tetap enggak boleh! Kita enggak bisa mengabaikan kenyamanan anak demi keinginan orang untuk kontak fisik dan mengekspresikan kasih sayang.

Netizen jelas murka, mengatakan Girl Scouts sudah kelewatan bikin imbauan seperti itu. Padahal, omongan mereka masuk akal dan bahkan berlaku untuk segala usia dan jenis kelamin. Tak sedikit orang dewasa yang risi saat pelukan. Postingan terbaru Captain Awkward membahasnya dari sisi orang dewasa. Menurut blog, lebih baik kita enggak memeluk orang sama sekali, terutama jika enggak menginginkannya. Begini penjelasan mereka:

“Berpelukan seharusnya menyenangkan perasaan dan mengungkapkan rasa kasih sayang kita, bukan suatu keharusan yang kalau dilakukan dapat membantumu mencapai sesuatu. Baik anak-anak maupun orang dewasa berhak menentukan mau dipeluk atau enggak. Kalau pelukannya enggak membuatmu senang, maka jangan berpelukan sekalian.”

Sebagai orang yang biasa aja dengan pelukan dan sering dibilang “pelukannya aneh”, aku memahami keinginan menghindari acara ramah-tamah ini. Akan tetapi, ada kalanya aku kepingin berpelukan juga. Ikuti langkah-langkah berikut biar enggak dikira sombong karena menolak dipeluk:

  • Ulurkan tangan buat salaman kalau ada saudara yang mendadak ingin memelukmu. Tahan dan tepuk pundak mereka pakai tangan jika hampir dipeluk.
  • Kalau kalian sedang menunggu giliran beramah-tamah dan orang-orang di depanmu pada berpelukan, kalian bisa melakukan cara di atas atau pindah ke barisan paling akhir. Siapa tahu tuan rumah sudah keburu capek pas tiba giliranmu.
  • Kalian bisa menolak langsung dengan sopan seperti ngomong, “Maaf aku enggak suka dipeluk.”
  • Kalian juga bisa melakukan alternatif seperti high five dengan orang sebaya dan menunjukkan gestur salaman kepada yang lebih tua.
  • Jika kalian sedang kepingin berpelukan, tinggal bilang “ada yang mau pelukan gak?” kepada teman atau saudara di sekitarmu. Mudah, kan?

Follow Hannah Smothers di Twitter.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.