Satwa liar

Salah Satu Buaya Tertua di Dunia Mati di Penangkaran Sebelum Ultah ke-100

Pasangan buaya jantan di Australia itu, bernama Bonnie, kata pawangnya sedang berduka. Buaya ternyata bisa hidup hingga lebih dari satu abad.
6.8.20
Buaya Tertua di Dunia Meninggal di Penangkaran Australia Usianya hampir 100 tahun
Ilustrasi buaya air asin via Wallpaperflare 

Buaya air asin sepanjang 5,3 meter dengan usia nyaris satu abad dilaporkan mati di penangkaran kawasan Queensland, Australia, awal pekan ini. Buaya bernama ‘Buka’ itu merupakan salah satu buaya tertua di dunia, sekaligus buaya terbesar kedua sepanjang sejarah Negeri Kanguru yang pernah tertangkap hidup-hidup.

Buka tertangkap warga pada 1984, kemudian dirawat di penangkaran Koorana, kawasan Rockhampton. Pawang Buka menyatakan buaya itu selama tiga dekade terakhir punya pasangan betina, bernama Bonnie, yang kini menunjukkan tanda-tanda berduka karena terpaksa hidup sendirian.

Iklan

“Kami dengan sedih harus mengabarkan kalau Buka meninggal tadi malam,” kata keterangan tertulis dari Penangkaran Koorana di Facebook, pada Senin (3/8) lalu. “Buka selama ini selalu kalem dan tidak seperti buaya liar lainnya. Kami menganggapnya seperti keluarga sendiri.”

Penangkaran Koorana memperkirakan usia Buka sudah mendekati 100 tahun, meski tahun persis kelahirannya sulit dilacak. Buaya ini menjalani hidup monogami, dengan membuahi Bonnie saja selama bertahun-tahun.

“Sampai 2019, Buka sempat membuahi 56 telur buaya dari Bonnie. Semuanya berhasil menetas,” kata John Lever, salah satu pengelola Penangkaran Koorana, saat diwawancarai ABC. “Bisa dibilang, di usia setua itu, Buka masih sangat subur.”

Jasad Buka akan dikuliti, lalu kulit dan kepalanya dipajang di salah satu ruangan penangkaran sebagai bentuk penghormatan untuknya.

Buka ternyata bukan buaya tertua di dunia. Rekor tersebut saat ini dipegang oleh Henry, buaya sungai nil yang dulu sempat rutin memangsa manusia di Bostwana. Henry ditangkap oleh pemburu gajah bernama Sri Henry pada 1903. Sampai sekarang, buaya itu masih hidup, dan tinggal di Pusat Pengkaran Crocworld di Afrika Selatan. Umur Henry saat ini diperkirakan 117 tahun.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia