Foto-Foto Luar Biasa Saat Warga Memprotes Larangan Muslim Masuk AS di Bandara New York

FYI.

This story is over 5 years old.

Foto

Foto-Foto Luar Biasa Saat Warga Memprotes Larangan Muslim Masuk AS di Bandara New York

Ribuan orang berkumpul, mendesak imigran yang ditahan segera dibebaskan sekaligus mengecam Donald Trump.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE News.

Saya berada di Bandar Udara John F. Kennedy, di New York, akhir pekan lalu, bukan karena ingin mencari foto-foto jurnalistik yang bagus. Saya secara sadar berada di sana karena saya adalah warga Amerika Serikat, memiliki latar belakang khas yang hanya bisa terjadi di Amerika: Ibu saya asal Meksiko, ayah kelahiran Mesir, dan saya adalah seorang penganut Islam. Saya berada di Bandara New York, bersama ribuan orang lainnya, karena tergerak melihat Keputusan Presiden yang diteken Donald Trump. Keppres itu membuat ratusan imigran dari tujuh negara mayoritas muslim dilarang masuk AS. Saya adalah keturunan imigran. Jika pemerintah AS menerbitkan kebijakan semacam itu, negara ini tidak bisa lagi saya sebut rumah. Kamu tidak boleh berpangku tangan.

Iklan

Setibanya di terminal 4 Bandara, nyanyian menggema. Suara-suara para pengunjuk rasa terdengar sampai ke kawasan parkir bandara JFK. Protes terjadi mulai dari pintu masuk sampai ke Terminal kedatangan 4. Saat saya datang lebih dari 12 orang dilarang masuk oleh petugas imigrasi imbas dari Dekrit terbaru Trump.

Perempuan dalam foto di awal artikel ini bernama Mazeeda Uddin, pendiri organisasi South Asian Fund for Education, Scholarship, and Training (SAFEST) yang menyediakan dukungan edukasional bagi komunitas imigran asal Asia Selatan. Uddin mengenakkan jilbab, bendera Amerika Serikat terlihat di belakangnya. Dari tempat saya berdiri, Uddin terlihat membawa sebuah papan dan tak henti-hentinya meneriakkan "FUCK TRUMP!" Menyaksikan Uddin marah-marah seperti melihat nenek saya, dengan sepenuh hati, mengeluarkan isi hatinya tanpa tedeng aling-aling.

Setiap menonton wawancara dengan para penasehat Trump, misalnya Kellyanne Conway yang terus membahas pembangunan tembok pemisah AS dan Meksiko serta pelarangan kaum muslim menyambangi Amerika Serikat, saya merasa komunitas muslim sekarang benar-benar dipandang sebelah mata. Seorang pemuda membawa dengan tulisan yang sangat menyentuh, setidaknya bagi saya pribadi. Kalimat itu berbunyi "Penganut Yahudi di New York Melawan Islamfobia." Seketika saya merasa berbagai komunitas bahu-membahu melindungi hak-hak saya sebagai seorang muslim. Saya bersyukur sekali punya tetangga sebaik mereka.

Iklan

Dalam situasi normal, saya biasanya kesusahan meminta seseorang datang menjemput saya di bandara. Kondisi sangat berbeda akhir pekan lalu. Ratusan orang dengan sukarela datang dan memenuhi bandara JFK ( malam itu protes juga muncul di berbagai bandara di AS. Unjuk rasa juga dilakukan di beberapa ruang publik hari minggu kemarin)

Seiring makin larutnya malam, orang mulai memesan pizza. Mereka meminta pesanan di kirim ke terminal 4. Bagi saya, ini momen yang New York banget. Kami belum melupakan pentingnya bersolidaritas.

Sila lihat foto-foto lain Mohamed Sadek di bawah ini: