FYI.

This story is over 5 years old.

Luar Angkasa

Pemerintah Cina Membudidayakan Buah Mangga di Luar Angkasa

Kabarnya, varian mangga yang terpapar radiasi luar bumi rasanya menjadi jauh lebih enak.

Artikel ini pertama kali tayang di Tonic.

Hanya beberapa pekan setelah ravioli luar angkasa populer di Twitter, embrio sel "mangga luar angkasa" mulai bersemi luar orbit planet kita.

Setelah diinapkan selama 33 hari di atas pesawat luar angkasa Shenzhou, benih mangga luar angkasa ditanam dan dimonitor perkembangannya oleh para ilmuwan di Chin. harapannya sih, mangga ini akan menambah keragaman tanaman subtropis dengan bantuan radiasi.

Iklan

Rekaman benih mangga yang mulai tumbuh disiarkan ke seluruh penjuru Cina lewat stasiun milik pemerintah, CCTV. Dalam tayangan tersebut, para ilmuwan tampak bersemangat menjelaskan kegunaan praktis buah-buahn yang tumbuh dari benih yang terpapar radiasi luar angkasa.

"Mangga luar angkasa ini diharapkan akan kuat dari serangan serangga, punya kualitas yang tinggi dan buahnya banyak," ujar Peng Longrong, kepala penelitian mangga luar angkasa, kepada CCTV, sembari memamerkan benih mangga dalam gelas kaca.

Benih mangga luar angkasa tak hanya terpapar radiasi namun juga menjalani proses "pembibitan luar angkasa" sehingga membuat benih-benih beradaptasi dengan cepat pada kondisi ekstrem.

Negeri Tirai Bambu sebenarnya bisa menghasilkan 4 juta buah mangga per tahun. Angka ini jauh di bawah angka yang dicapai India. Dalam setahun, India menghasilkan 15 juta mangga dalam setahun. Kedua negara raksasa Asia ini memang tengah bersaing ketat dalam perlombaan penjelajahan luar angkasa, sampai saat ini susah melihat negara yang jadi kampiun. Yang pasti mangga-mangga ajaib ini, setidaknya membuat tak kalah-kalah amat dalam perlombaan produksi mangga.