WTF

Toko Ikan di Kuwait Ditutup Karena Pasang Mata Palsu di Dagangan Mereka

Njir, jangan-jangan nanti ada penjual ikan yang ngejual ikan mainan.
6.9.18
Dicuplik via Facebook

Pekan lalu, sebuah toko ikan di Kuwait terpaksa ditutup lantaran melakukan yang sepertinya tak pernah dipikirkan oleh penjaja ikan lainnya: menempelkan mata palsu di atas mata asli ikan yang mereka jual biar kelihatan lebih segar.

Toko tersebut ditutup atas perintah Kementeriaan Perdagangan dan Industri setelah mendapati video yang menguak akal-akalan sang pemilik toko (Sejujurnya, kami agak bingung menanggapi video itu. Soalnya, penyakit yang disebarkan lewat makanan yang basi jelas bukan becandaan. Tapi, masang mata palsu biar ikannya kelihatan segar itu ide PALING KONYOL SEKALIGUS MENGOCOK PERUT pekan lalu.)

Dalam video tersebut, seroang perempuan menggunakan tangannya yang memakai sarung tangan untuk melepas mata palsu yang dipasang pemilik toko. Setelah dilepas, barulah tampak mata ikan yang menguning dan cekung. Menurut Gulf News, jika mata ikan kelihatan menguning dan cekung, kemungkinan besar ikan tersebut sudah berada di toko ikan minimal dua hari.

Setelah berita ini jadi bahan becandaan pengguna Twitter selama sepakan, beberapa netizen mulai mengemukan kekhawatiran bahwa penjual ikan lainnya akan mengambil “langkah pemasaran” yang serupa. Beberapa minggu lalu, seorang penjual ikan lainnya kedapatan memasukkan paku ke dalam perut ikan agar bobot dagangannya naik drastis. “Sebelumnya paku, sekarang mata palsu, jangan-jangan nanti ada yang ngejual ikan mainan. Orang cuma mau dapat untung cepat tanpa peduli caranya tidak jujur dan curang,” keluh seorang netizen.

Sementara itu, salah saingan toko ikan yang ditutup di Kuwait itu kini menawarkan produknya dengan embel-embel “Ikan kami tak melewati operasi plastik,” yang menurut saya sih lebih mending daripada slogan “kalau ikannya ternyata busuk, ya tanggung sendiri akibatnya.” Nanti kalau toko ikan nekat di Kuwait ini buka lagi, pemiliknya bakal habis-habisan diawasi pemerintah. Jadi, dia harus memilih aksesoris yang lebih bagus lagi kalau ingin mendandani barang dagangannya.