Kisah Inspiratif

Kisah Haru Atlet Maraton Lari 30 Km Menggendong Anak Anjing Nyasar yang Akhirnya Ia Adopsi

Khemjira Klongsanun tak tega melihat seekor anak anjing tersesat di jalanan saat sedang mengikuti maraton di Thailand. Tindakannya jadi viral di medsos.
1.2.19
Kegiatan Lari Maraton yang menantang
Foto ilustrasi lari maraton oleh Martins Zemlickis/Unsplash

Kita sering diperingatkan orang tua agar tidak sembarangan memungut sesuatu di jalanan. Tapi, dalam cerita mengharukan kali ini, keputusan seorang atlet perempuan memungut anjing yang keleleran di jalan berakhir bahagia.

Khemjira Klongsanun sedang mengikuti kegatan maraton di Kota Ratchaburi, kawasan barat Thailand. Di tengah berlari, dia melihat anak anjing tersesat dan nampak belum kuat berjalan karena sepertinya baru banget lahir.

Merasa kasihan, tanpa pikir panjang dia segera menggendong anak anjing tadi hingga garis finis. Klongsanun sekalian membawa anak anjing tadi pulang untuk diadopsi.

Klongsanun baru menempuh 11 kilometer dalam acara maraton tersebut, ketika dia melihat beberapa pelari lain mengalihkan rute akibat si anjing kecil bergeming di tengah jalan, seperti dilaporkan Runner's World. Dia berhenti memperhatikan si anjing yang tampaknya sendirian dan tak punya pemilik, lalu menghampiri anak anjing yang ketakutan. Setelah itu, dia pun lari 30 kilometer sambil membawanya.

Kalau menurutmu lari maraton sudah berat banget, coba bayangkan yang dialami Kongsanun. Dia harus lari sembari menggendong seekor anjing dari awal hingga akhir. Ini yang dikatakan Klongsanun saat diwawancarai Runner's World:

Berlari hampir 30 kilometer sambil membawa anjing tentu sangat menantang. Menurutku, tantangannya dua kali lipat lebih susah ketimbang maraton biasa. Tapi aku terus menggendongnya, karena dia imut banget.

Alasannya bagus juga. Toh sampai cerita ini ramai diliput media, tidak ada orang lain yang mengklaim sebagai pemilik anak anjing tersebut, jadi Klongsanun membawanya pulang. Si anak anjing punya dua kakak baru, anjing peliharaan Klongsanum lainnya. Si anjing maraton itu diberi nama Chombueng, sesuai dengan nama acara lari yang diikuti Klongsanum.

"Dia mungkin butuh waktu untuk menyesuaikan diri," kata Klongsanun kepada Runner's World. "Tetapi Chombueng anjing pintar. Saya yakin dia bakalan bahagia banget tinggal bersama kami."

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Sports