Ironi: Orang Tajir Suka Sama 'Parasite', Film yang Nge-Roast Perilaku Kaum Superkaya

Mahakarya dari sutradara Bong Joon-ho ​ini jelas melontarkan kritikan buat gaya hidup kaum supertajir. Uniknya miliarder macam Chrissy Teigen dan Elon Musk mengaku suka sama film Korsel itu.
Bettina Makalintal
Brooklyn, United States
9.1.20
Ironi: Orang Tajir Suka Sama 'Parasite', Film yang Nge-Roast Perilaku Kaum Superkaya
Kolase oleh VICE. Foto Chris Teigen oleh Frazer Harrison/Getty Images; Cuplikan adegan Parasitecourtesy Neon/CJ Entertainment 

Bayangkan jika status sosialmu sedang jadi bahan satir dengan kritikan pedas di sebuah film. Apakah kalian merasa tersanjung?

Buat beberapa miliarder, tampaknya sih mereka menikmati kritikan macam itu. Contohnya Chrissy Teigen, yang mengunggah twit pekan lalu memuji film terbaru sutradara kenamaan Korea Selatan Bong Joon-ho. "Gila, Parasite bagus banget!!"

Sekilas, tak ada salahnya orang kaya menyukai film bagus. Masalahnya, di kolom komentar postingan Teigen itu, banyak yang mendapati ironinya amat menarik. Benarkah Teigen tidak merasa tersindir sama sekali dengan substansi cerita Parasite? Sampai ada netizen yang menawarkan meme kaca, supaya Teigen bercermin.

Sebab, plot utama Parasite jelas-jelas menggambarkan dampak dari ketimpangan ekonomi, yang dipicu perilaku kaum superkaya. Teigen, tentunya, perwakilan dari kaum 1 persen dunia yang punya kekayaan melebihi mayoritas umat manusia.

Sedikit ringkasan buat kalian yang benar-benar malas nonton film ini (sehingga melewatkan kesempatan nonton salah satu film terbaik 10 tahun terakhir): inti cerita Parasite adalah perjuangan keluarga miskin di Korsel untuk mengakali sebuah keluarga tajir, dengan cara mempekerjakan anggota keluarga mereka sendiri di berbagai posisi rumah tangga kaya tersebut, memanfaatkan kenaifan sang majikan.

Ada berbagai simbol yang gamblang soal ketimpangan, mobilitas sosial, perbedaan strata dan dampaknya pada hidup para karakter dalam film ini (seperti halaman rumah yang luas mewakili privilese kaum kaya, sementara tokoh miskin hidup di gang sempit yang tenggelam saat diterjang banjir). Lebih dari itu, judul Parasite bisa diaplikasikan buat dua keluarga itu. Karakter miskin menjadi parasit karena berusaha mencari keuntungan ekonomi. Tapi yang kaya jauh lebih parasit lagi, karena tidak sadar kemewahan yang mereka nikmati diperoleh dari langgengnya ketimpangan.

Pendek kata, seharusnya sih orang-orang kaya tidak terlalu menyukai pesan yang disodorkan Parasite. Menariknya, bukan cuma Teigen yang statusnya miliarder dan menyukai film tersebut. Elon Musk, (dengan kekayaan US$23 miliar), bikin twit yang menegaskan Parasite adalah film favoritnya sepanjang 2019. Beberapa hari kemudian, mantan Presiden AS Barack Obama juga bilang Parasite masuk dalam daftar film kesukaannya sepanjang tahun lalu.

Sepanjang ingatan kita masih berfungsi, Obama punya kebijakan ekonomi yang melanggengkan, bahkan memperburuk, kesenjangan sosial di negaranya. Dan, dia juga bukan politikus miskin.

Barangkali, Bong memang punya kemampuan ajaib mengajak siapapun—termasuk mereka yang hidup bergelimang kemewahan—untuk mengapresiasi ketidakadilan di dunia. Dalam film ini, orang kaya digambarkan turut bertanggung jawab atas berbagai kekerasan (serta kematian) yang muncul di akhir plot. Orang kaya menjadi salah satu antagonis utama film ini. Ketika orang kaya beneran di dunia nyata ikut menikmati tontonan macam itu, dan ikut mengecam perilaku orang kaya, yah, tampaknya kritikan Bong memang valid. Perilaku khas manusia tajir tidak diterima siapapun. Termasuk bila kau punya harta berlimpah.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.