Letusan Gunung

Seperti Apa Rasanya Ada di Kawah Gunung Api Saat Erupsi? Tonton Rekaman Drone Ini

Operator drone bernama Björn Steinbekk ngobrol bareng VICE, membahas upayanya belasan kali merekam erupsi gunung di Islandia dari jarak dekat.
23.3.21
Rekaman video drone erupsi dari kawah Gunung Fagradalsfjall di Islandia
Foto erupsi Gunung Fagradalsfjall di Islandia oleh JEREMIE RICHARD/AFP via Getty Images 

Gunung Fagradalsfjall di Islandia pada pertengahan Maret 2021, meletus untuk pertama kalinya setelah 800 tahun tidak aktif. Gunung di pinggiran ibu kota Reykjavik itu segera menyita perhatian masyarakat setempat, karena letusannya menghasilkan aliran lahar yang amat fotogenik.

Badan Meterologi Islandia menyatakan, letusan gunung itu disusul dengan gempa kecil yang terjadi ratusan kali dalam sehari, meski skalanya amat rendah. Karena itu, otoritas setempat menyatakan warga boleh menonton erupsi dari jarak aman, yang penting jangan berbuat nekat.

Iklan

Pengumuman itu diseriusi oleh para pendaki. Mereka berkerumun beberapa ratus meter dari aliran lahar Fagradalsfjall dan melihat proses erupsi gunung kecil tersebut.

Photo: JEREMIE RICHARD/AFP via Getty Images

Foto oleh JEREMIE RICHARD/AFP via Getty Images

Salah satu penonton lava itu adalah videografer Björn Steinbekk yang bisa bekerja menggunakan drone. Dia pun tergerak untuk merekam proses erupsi itu dari dekat sekali, tepatnya dari kawah gunung, yang mustahil dilakukan manusia dalam situasi serupa.

Steinbekk, 48 tahun, saat diwawancarai VICE World News menyatakan drone yang dia pakai tidak mengalami kerusakan sama sekali. Hanya saja, proses pengambilan gambar dari dekat kawah dilakukan hingga 13 kali.

Video itu, yang dia unggah ke medsos, membuatnya viral mendadak di Islandia, serta belakangan seantero dunia. “Sejujurnya, itu bukan video terbaik yang pernah saya bikin sepanjang karir, tapi saya jadi terkenal banget di medsos karenanya,” kata Steinbekk.

Dia juga tak sabar ingin menampilkan karya-karya lain, karena khawatir dianggap videografer atau fotografer spesialis gunung berapi. “Saya ingin membuat karya visual yang menyenangkan dilihat dan saya suka saat membuatnya,” tandasnya.