The VICE Guide to Right Now

Berkat Tinder Khusus Orangutan, Kera Betina Kini Bisa Memilih Jodohnya Sendiri

Peneliti berharap metode ini meningkatkan kemungkinan dua orangutan saling naksir. Daripada terlanjur mengirim kera dari kebun binatang berbeda, eh malah ditolak.
3.2.17
Foto via akun Flickr JohnBWilson.

Manusia telah mewarisi banyak hal dari kera, tapi kali ini giliran kera yang menikmati "warisan manusia" berupa aplikasi serupa Tinder khusus orangutan. Menurut laporan surat kabar the Guardian, kini kera betina dapat memilih sendiri pasangan mereka menggunakan aplikasi khusus. Para peneliti dari Leiden University di Belanda menjalankan penelitian di taman primata Apenheul. Mereka memberi sebuah tablet berisi foto-foto calon pasangan pada orangutan betina untuk melihat apakah wajah lawan jenis dapat mempengaruhi preferensi seksual mereka. Dengan memilih pasangan sebelum berjumpa, para peneliti berharap hal tersebut meningkatkan kemungkinan kedua kera saling naksir saat bertemu langsung. Lebih baik daripada metode yang dulu-dulu—sudah jauh-jauh datang, dari kebun binatang berbeda di Singapura, eh pas sampai malah ditolak. "[Metode] ini seluruhnya digital, tentu saja," ujar Thomas Bionda, ilmuwan spesialis perilaku satwa, kepada NOS. "Biasanya, bau-bauan memiliki peran penting dalam perjodohan binatang. Dalam kasus orangutan, mereka akan mendapatkan pasangan berdasarkan foto yang mereka sukai." "Ternyata, yang perlu dilakukan para kera betina adalah memilih pasangan yang molek dan pasangan itu akan tiba di pintu mereka, tanpa ba-bi-bu atau merayu—memberikan makna baru bagi peribahasa "monkey see, monkey do." Sebetulnya kisah ini lebih mirip dengan Grindr monyet alih-alih Tinder monyet, tapi yaudahlah ya. Leiden University juga telah menjalankan penelitian ini pada bonobo yang terancam punah dan menemukan bahwa anggota-anggota spesies tersebut ternyata bereaksi pada bahasa tubuh bonobo pada foto. Mereka bereaksi paling positif ketika mereka melihat bonobo lain mencari kutu dari rambut pasangan, atau sedang melakukan aktivitas seksual. Tapi, belum ada kabar soal reaksi mereka mengenai pengguna berpose dengan gajah.

Iklan

Penelitian ini berlangsung baik-baik saja hingga satu orangutan bernama Demolition Woman, menghancurkan tablet khusus berlapis besi yang digunakan kera-kera betina lain untuk memilih-milih calon pasangan. Mungkin dia yang paling pertama sadar kalau mainan Tinder lebih banyak mudharatnya.