Nama Unik

Berkat Temuan KPU, Kita Jadi Tahu Orang Bernama Tuhan Ternyata Lazim di Jember

Saat meneliti Daftar Pemilih Tetap Pilkada 2020, KPU mendapati ada 5 orang berbeda punya nama Tuhan di kabupaten itu. Nama-nama unik tampaknya layak masuk promosi pesona Indonesia.
22.10.20
KPU temukan lima orang bernama Tuhan di Jember dalam DPT Pilkada 2020
Foto ilustrasi KTP [kiri] oleh Iyas Lawrence/VICE; plang nama desa Tuhan oleh Portwyn/Wikimedia Commons/lisensi CC 4.0

Heran sama kelakuan orang tua yang ngasih nama “Tuhan” ke anaknya dan sempat viral beberapa tahun lalu? Bersiaplah umakin heran. Sebab, baru aja ketahuan ternyata enggak cuma satu, tapi lima orang tercatat mempunyai nama unik macam itu.

Makin absurd, semuanya tinggal di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Informasi penting ini terkuak setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) berbagi pengetahuan sehabis ngecek daftar pemilih tetap (DPT) untuk pilkada Jember 2020.

“Lima nama ‘Tuhan’ itu tersebar di lima kecamatan, yakni satu orang berada di Kecamatan Arjasa, satu orang di Kecamatan Balung, satu orang di Kecamatan Patrang, satu orang di Kecamatan Kencong, dan satu orang di Kecamatan Sumberbaru.

Kelima pemilih bernama ‘Tuhan’ itu berjenis kelamin laki-laki dan mereka juga masuk sebagai pemilih di masing-masing TPS yang berada di sekitar rumahnya,” kata Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi dilansir Antaranews. Hanafi menjamin ini memang nama asli, bukan hasil rekayasa. 

Biar makin tahu betapa mainstream-nya nama ‘Tuhan’ di Jember, Anda harus tahu bahwa seharusnya Jember memiliki satu lagi warga bernama sama. Soalnya pada pemilu 2019 lalu, tercatat ada enam orang memiliki nama ‘Tuhan’. Sayang, belum diketahui mengapa satu ‘Tuhan’ telah tereliminasi. Semoga bukan karena dipanggil Tuhan beneran….

Melihat ada juga orang bernama “Tuhan” asal Banyuwangi, saya jadi penasaran ada berapa banyak orang yang hadir kalau diadakan gathering nama “Tuhan”.

Pemberian nama nyeleneh sering banget terjadi di Indonesia. Salah satu tema aneh untuk nama anak yang populer adalah merek otomotif. Beberapa tahun terakhir, udah berseliweran di media kisah bayi dikasih nama Toyota FortunerPajero Sport, (Suzuki) Ignis (Suzuki), dan (Wuling) Confero. Nama Eman Sulaiman bahkan sempat viral gara-gara kelima anaknya dinamai pakai merek mobil: Genio, Subaru, Cellica, Lancer, dan Ferrari. Meski Eman mengaku enggak punya mobil, pembuktiannya sebagai penggemar sudah lebih dari cukup.

“Aku memang suka sama mobil, biar pun enggak punya mobil, tapi [biar] punya namanya aja di rumah, biar [bisa] selalu disebut,” kata Eman. Ada contoh lain di Banten, di mana seorang pria bernama Azri Prihatna menamai ketiga anak kembarnya “Avanza” sebab lahir di mobil Toyota Avanza.

Pindah ke Jepara, Ali Mas’ud dan Kismawati pernah mencatatkan nama anaknya di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai nama terpendek di Indonesia. Anak pertama, yang lahir 20 tahun lalu, diberi nama ’N’. Iya, huruf ’N’ saja. Anak kedua, saat ini masih SMP, diberi nama ‘.’ alias tanda titik saja. 

“Di dalam Al-Quran itu ada Surat Nun. Kemudian saya beri nama anak saya N [sebab] kalau saya beri nama Nun, kan kasihan nanti malah jadi ejek-ejekan,” kata Ali kepada Liputan6. Sekilas alasan tersebut emang enggak bisa diterima, sebab nama “N” doang mah udah cukup banget buat jadi bahan ceng-cengan.

Untunglah, si N sendiri sudah mengonfirmasi omongan bapaknya benar. Teman-temannya menanggapi keunikan namanya dengan biasa-biasa saja. Ia justru bangga dengan nama tersebut. Untuk sang adik, si ‘.’ terpaksa harus mengubah namanya menjadi “Titik” gara-gara sistem komputer ujian sekolah tingkat SD enggak bisa membaca nama yang ditulis cuma pakai tanda baca.

Terakhir, karena begitu banyak yang viral, berikut kami coba bagi daftar nama-nama paling unik hasil karya orang tua Indonesia.


Andy Go To School

Happy New Year (adik Andy Go To School)

Rudy A Good Boy (adik Happy New Year)

August Deddy My House (kakak tiri Andy Go To School)

Virgenio Silvero Goes To Paradise (anak pertama Andy Go To School. Alasan ia menamai anaknya demikian, “Goes dalam nama ini juga menyempurnakan grammar yang salah di nama saya, di mana seharusnya Andy Goes To School," kata Andy kepada Detik.)

Lucky Star Beloved Mother (anak kedua Andy)

Alexa Dmyesha Heaven’s Angel (anak ketiga Andy)

Dita Leni Ravia (ditaleni rafia adalah bahasa Jawa untuk ‘diikat pakai tali rafia’.)

Minal Aidin Wal Faizin 

Etika Silit Asin (silit asin adalah bahasa Jawa untuk ‘pantat asin’)