Politik

Survei: AS dan Tiongkok Saling Benci, Sementara Penduduk Dunia Membenci Keduanya

Bukan hanya pemerintahnya saja, warga negara Amerika Serikat maupun Tiongkok tidak menyukai satu sama lain berdasar survei lembaga Pew.
KE
oleh Koh Ewe
SG
29.12.20
Foto kolase President Xi Jinping (Kiri) dan Presiden Donald Trump (Kanan). Foto: AFP/ Pool
Foto kolase President Xi Jinping (Kiri) dan Presiden Donald Trump (Kanan). Foto: AFP/ Pool

Sudah bukan rahasia bahwa hubungan Tiongkok dan Amerika Serikat semakin memanas belakangan ini. Ketegangan politiknya bahkan telah dirasakan oleh publik.

Pada Oktober-November, sebelum AS mengadakan pemilu presiden, sekelompok peneliti menyurvei 1.064 orang dewasa di Tiongkok tentang pandangan mereka terhadap negara lain. Dari 14 negara maju yang ditanyakan, AS menjadi negara yang paling tidak disukai orang Tiongkok. 77 persen responden mengaku “sangat tidak suka” atau “cukup tidak suka” dengan Negeri Paman Sam.

Iklan

Begitu pula halnya dengan Amerika. Hasil survei Pew Research Center menunjukkan, 73 persen peserta di AS memiliki sentimen negatif terhadap Tiongkok.

Tim peneliti Pew menyurvei lebih dari 14.000 orang dewasa di 14 negara yaitu AS, Kanada, Swedia, Denmark, Britania Raya, Belanda, Belgia, Jerman, Prancis Spanyol, Italia, Jepang, Australia dan Korea Selatan. Mayoritas peserta di setiap negara memiliki rasa ketidaksukaan yang besar kepada Tiongkok.

Menariknya, sementara negara Barat punya pandangan negatif terhadap Tiongkok, peserta survei di Negeri Tirai Bambu justru memiliki sikap yang lebih baik kepada 12 negara selain AS dan Jepang.

“Kami cukup terkejut dengan tanggapan yang berjenjang. Kami tidak memiliki ekspektasi yang jelas akan seperti apa polanya, tapi menduga sentimen negatifnya akan sangat tinggi,” kata Dr. Songying Fang, guru besar ilmu politik di Rice University yang melakukan survei tersebut, kepada VICE World News.

“Australia, misalnya, menduduki posisi yang lebih baik dari perkiraan kami mengingat banyaknya masalah yang dialami kedua negara saat ini,” lanjutnya. Hubungan Australia dan Tiongkok kian memburuk tahun ini, sebagian karena Tiongkok menerapkan tarif pada produk ekspor Australia yang kemudian diperparah oleh penahanan jurnalis Australia di negara tersebut.

Iklan

Dalam artikel The Diplomat, Fang dan rekan-rekan mengungkapkan survei ini dirilis untuk menanggapi studi Pew dan memperlihatkan seperti apa “pandangan orang Tiongkok terhadap seluruh dunia”.

Konflik yang datang bertubi-tubi setahun terakhir — perang dagang, politik pandemi, kepemimpinan Donald Trump dan pertarungan diplomatik — memperkeruh relasi kedua negara, yang pertama kali dijalin pada 1979.

Menurut peneliti Pew, mayoritas responden (rata-rata 61 persen) dari 14 negara menganggap Tiongkok gagal menangani wabah dengan baik. Virusnya dipercaya berasal dari pasar ikan Wuhan, meski peneliti masih mempelajari awal mula penyebarannya pada Januari

Namun, peserta Pew yang tidak menyukai AS jauh lebih banyak (rata-rata 84 persen). Meski masyarakat internasional menunjukkan ketidakpercayaan yang tinggi terhadap Presiden Xi Jinping sepanjang waktu, Trump telah mengecewakan lebih banyak orang.

Selain membenci satu sama lain, AS dan Tiongkok bersaing ketat untuk menjadi negara paling berpengaruh di dunia.