The VICE Guide to Right Now

Bukti Teknologi Makin Maju: Sudah Ada Robot Tukang Ngepel Diklaim Lebih Hemat Air

Kata siapa pengembangan robot cuma bisa merugikan manusia?
24 Oktober 2019, 6:19am
robot pembersih lantai leomop
John Chan, Wakil Presiden Business Development LionsBot, menjelaskan tentang LeoMop di hadapan pengunjung. Foto milik LionsBot.

Kemajuan teknologi bisa menciptakan apa saja, bahkan produk-produk yang tak pernah kita kira kita butuhkan sebelumnya. LeoMop adalah salah satu inovasi yang baru saja hadir di Singapura. Robot buatan LionsBot tersebut dapat membersihkan lantai tanpa perlu banyak dibantu manusia.

LeoMop merupakan robot putih berwajah hitam dengan dua mata bulat yang agak mirip karakter Wall-E. Menurut LionsBot, robot ini dapat menghilangkan noda kering melalui agitasi dari bantalan rol serat mikro yang bisa bergerak. Cairan nantinya akan diserap bantalan serat mikro lain.

LeoMop memang bisa bikin kita tambah malas dan semakin bergantung pada teknologi, tetapi kita tak boleh melewatkan sisi positifnya. Selain membantu manusia, robot tersebut juga mampu menghemat banyak air. LeoMop hanya membutuhkan 0,6 liter air per jam, tak seperti tukang pel yang menggunakan rata-rata 48 liter per jam. Itu berarti airnya dihemat hingga 80 kali lipat. Robot ini bahkan bisa membersihkan tiga lapangan basket dalam sejam. LeoMop datang tepat ketika masalah air semakin bertambah serius.

Robot tersebut juga memiliki aplikasi telepon agar petugas kebersihan bisa mengendalikannya. Co-founder LionsBot Dylan Ng menegaskan LeoMop diciptakan bukan untuk merebut pekerjaan manusia.

“Robot pembersih kami berguna untuk membantu petugas kebersihan, bukan mengambil pekerjaan mereka. LionsBot ingin meringankan beban kerja dan membantu mereka meningkatkan keterampilan,” ujarnya.

LeoMop punya kelebihan lain, yaitu bisa menyanyi, ngerap dan berbicara bahasa asing.

LeoMop sementara ini cuma bisa disewa dan dipakai untuk kepentingan komersial, seperti membersihkan mal. 300 robot akan diluncurkan di seluruh Singapura dan secara global pada Maret 2020. Saat ini, robotnya bisa ditemukan di beberapa tempat di Singapura, seperti pusat seni pertunjukan Esplanade dan Galeri Nasional Singapura.

Perusahaan Absolute Maintenance Service juga telah menandatangani perjanjian menggunakan LeoMop di sejumlah kantornya, termasuk gedung Badan Lingkungan Hidup Nasional.

Follow Edoardo di Twitter dan Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA