Buletin Sore VICE: Ahok Masuk Jajaran Pemikir Global, OKI Segera Respons Sikap AS Soal Yerusalem

Masih ada berita lainnya soal rencana Kemenkeu menarik pajak keuntungan investasi Bitcoin, serta kisah menarik orang yang ingin gabung Illuminati.
7.12.17
Foto Basuki Tjahaja Purnama oleh Arzia Tivany Wargadiredja.

Berita penting seharian ini kami rangkum untuk menemani jam pulang kantor dan waktu senggang Anda.

Kabar Seputar Indonesia

Ahok Masuk Jajaran 'Top Global Thinkers 2017' di Majalah Foreign Policy
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kembali menjadi subyek pemberitaan. Dia masuk dalam daftar pemikir global versi Majalah Foreign Policy dari Amerika Serikat. Ahok, yang kini mendekam di Rutan Brimob karena kasus penistaan agama, dianggap sebagai sosok yang gigih menghadapi sekaligus melawan tren fundamentalisme agama. Ahok sejajar dengan tokoh-tokoh dunia lain dalam daftar ini seperti Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Korsel Moon Jae-in, serta perempuan yang memulai gerakan #MeToo. Pengguna media sosial merespons kabar ini dengan pro dan kontra, mengingat status hukum yang membelit politikus dari etnis minoritas Tionghoa tersebut. Anies Baswedan sebelumnya pernah masuk dalam daftar yang sama. —Kompas

OKI Segera Bersidang Respons Sikap AS Yang Sebut Yerusalem Ibu Kota Israel
Presiden Joko Widodo dijadwalkan datang ke Turki 13 Desember mendatang, mengikuti sidang Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk merespons kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Presiden Donald Trump kemarin resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, serta akan memindah kantor kedutaan negaranya ke kota suci tiga agama tersebut. Langkah Trump dikecam berbagai negara, termasuk dari negara-negara mayoritas Islam karena akan menyulut konflik. Indonesia menjadi motor pertemuan OKI ini, karena gagasan pendirian negara Palestina bisa gagal. Jokowi juga akan menghubungi Trump setelah sidang OKI. "Saya akan datang langsung di sidang OKI tersebut," kata presiden. —viva.co.id

Keuntungan Investasi Bitcoin Bisa Dikenai Pajak Penghasilan
Bank Indonesia resmi melarang sepenuhnya transaksi Bitcoin di Indonesia pada 2018. Namun, sebelum larangan itu efektif, pemerintah tak segan mencari peluang mendapatkan pemasukan pajak dari bisnis mata uang virtual yang makin populer ini. Jubir Ditjen Pajak, Yoga Saksama, mengatakan keuntungan dari transaksi Bitcoin sudah layak menjadi obyek pajak penghasilan (PPh). Diperkirakan ada 500 ribuan investor aktif Bitcoin di Tanah Air, yang bisa dikenai pajak. "Wajib pajak melaporkan penghasilan tersebut dalam Surat Pemberitahuan (SPT) pajak tahunan dan membayar pajak," ujarnya. —Katadata

Jakarta Jadi Kota Urutan 8 Dunia Paling Sering di-tag di Instagram
Diperkirakan 17 persen populasi Indonesia aktif di Instagram. Makanya tak heran bila Jakarta ketiban pulung masuk nominasi kota paling sering di-tag urutan delapan dunia, dalam aplikasi berbagi foto tersebut. Popularitas Jakarta melonjak dua peringkat dibanding tahun lalu, mengungguli Istambul (Turki) namun masih kalah dari St. Petersburg (Rusia). —Coconuts

Kabar Seputar Dunia

Wilayah Selatan Thailand Terendam Banjir
Hujan lebat yang tak kunjung berakhir memicu banjir besar di sisi selatan Thailand. Provinsi Thammarat menjadi yang paling menderita akibat luapan air bah. Diperkirakan 1,5 juta penduduk terpaksa mengungsi sejak Kamis sore lalu. Di beberapa lokasi tinggi air banjir mencapai satu meter. —Straits Times

Duterte Perintahkan Penangkapan Massal Anggota Milisi Komunis Filipina
Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan kelompok separatis berideologi komunis di negaranya sebagai organisasi teror. Dengan deklarasi tersebut, presiden memerintahkan aparat polisi maupun militer menangkapi semua simpatisan kelompok komunis, menggagalkan proses negosiasi damai dua tahun terakhir. Gerilyawan komunis sudah memberontak di Filipina selama puluhan tahun, mendiami kawasan tengah kepulauan Filipina. Penetapan gerilyawan sebagai teroris butuh persetujuan Mahkamah Agung, namun keinginan Duterte kemungkinan besar akan dipenuhi. —PhilStar

Produksi Opium di Kawasan Segitiga Emas Anjlok 25 Persen
Sindikat narkoba di Myanmar dan Laos, yang kerap disebut kawasan Segitiga Emas, dilaporkan mulai meninggalkan usaha budi daya bunga opium. Harga opium, bahan baku heroin, dilaporkan anjlok selama setahun belakangan. Padahal sindikat di sana dikenal sebagai produsen opium terbesar kedua sejagat setelah Afghanistan. Produksi opium dari Segitiga Emas turun 37 persen. Belum diketahui, apa penyebab pasar narkoba di kawasan menurun. —AFP

Kabar Menarik Lainnya

Seorang Jurnalis Mencoba Gabung Illuminati
Rekan jurnalis dari kantor VICE Australia berusaha bergabung dengan kelompok Illuminati yang disebut penggemar teori konspirasi sebagai penguasai dunia. Usahanya berbuah pahit, namun ceritanya tentu menarik untuk diikuti pembaca sekalian. —VICE

Kita Ternyata Bisa Membeli 'Ketenaran' di Spotify
Tim redaksi Noisey Denmark membuat eksperimen menarik, mencoba mengunggah lagu jelek lalu membayar bot untuk meraih jumlah streaming sebanyak-banyaknya. Eksperimen mereka menunjukkan ada lubang dalam sistem spotify yang memungkinkan artis curang melakukan manipulasi jumlah play. —VICE