Screenshot halaman depan situs oleh Johan McCubbin
Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard.Mendapat uang dari pengguna internet sebetulnya tidak membutuhkan keterampilan luar biasa atau kampanye donasi ala-ala Kickstarter yang butuh narasi emosional. Terkadang, kita bisa dapat uang hanya dengan membuat orang penasaran.
"How Many People Paid A Dollar To See How Many People Paid A Dollar?" adalah situs yang diciptakan baru-baru ini oleh pengembang web bernama Johan McCubbin. Situs ini berhasil mendapat uang hanya bermodal memasang satu pertanyaan dan tautan PayPal di halaman depan. Gitu doang. Konsepnya, kita bayar US$1 (setara Rp13.400), sebagai imbalannya, kita akan diberitahu berapa jumlah pengguna internet lain yang sama gobloknya kayak kita karena mau bayar uang segitu ke situs ga jelas asal-usulnya.
Iklan
"Ada banyak banget ide-ide tolol sederhana di luar sana yang bisa dijadikan lahan subur cari duit," ujar McCubbin saat saya hubungi lewat surel. Dia terinspirasi membuat situs ini gara-gara "Million Dollar Homepage" yang sempat tayang tahun 2005. Situs yang dia sebut itu menjual space seharga satu dolar per pixel. "Saya menganggap konsep seperti itu sangat menarik."
McCubbin bilang, dia awalnya cuma berharap bayaran US$1 dari pengunjung situsnya bisa menutup modal dari biaya domain dan hosting. Ternyata uang yang dia terima jauh lebih baik dari harapan awal."Terkadang sepi banget pengunjung selama seminggu, terus ada yang nge-share di media sosial terus rame banget!" Kadang-kadang, seseorang akan menulis padanya meminta uangnya dikembalikan. Pengembalian dia layani kalau ada proses yang eror atau glitch. "Kalau enggak ada masalah, ya uang ga bisa balik, karena kalian udah mendapatkan yang sesuai dengan iklan," ujarnya.
Saya akhirnya benar-benar mencoba bayar ke situs ini. Siapa coba yang enggak penasaran pengin tahu berapa orang yang polos banget bayar layanan beginian. Anehnya, saya terpaksa bayar tiga kali berturut-turut. Saya menemui loop aneh—untuk setiap dolar yang saya berikan, paypal minta satu dolar lagi. Artinya saya bayar ke situs ini tiga dolar. Akhirnya saya nanya ke McCubbin, "Ini saya salah klik, atau memang sebenarnya memang begini nasib orang yang bayar US$1 yang jadi bagian dari eksperimennya?"
Lah, kata dia sih, seharusnya aku enggak perlu sampai bayar US$3.
Kata-kata McCubbin benar. Satu sobat saya, staf Motherboard yang lain, mencoba bayar di situs itu. Semuanya bekerja lancar sesuai iklan. Kami akhirnya tahu ada berapa orang yang bayar satu dolar untuk sekadar kepo pengen tahu berapa orang yang mau ikutan keluar duit untuk situs enggak jelas begini. Sori nih, kami enggak akan ngasih tahu angka itu, biar kalian coba sendiri aja ya. Yang jelas, angkanya lebih besar dari yang kami duga.
Pesan moralnya, saya enggak bisa mengembalikan tiga dolar yang hilang begitu saja, begitu pula harga diri saya karena sudah kepo demi sesuatu yang enggak penting.