Gadis remaja Dominika sedang bermain
Semua foto milik Renell Medrano

Dominika Adalah Surga di Bumi, Nampak dari Seri Foto Intim Merekam Keseharian Warganya

Fotografer Renell Medrano mengajak kita mengunjungi salah satu pulau terindah Karibia, lewat karya fotonya yang penuh nuansa nostalgia.
11.4.20

“Proyek ini sangat personal,” kata fotografer Renell Medrano, ketika membicarakan tentang seri foto terbarunya yang diberi nama Pampara. Berkolaborasi dengan WePresent, dia mengunjungi kampung halaman orang tua di Republik Dominika untuk memperkenalkan kebudayaan Dominika pada khalayak luas. Sudah lama Renell tidak berlibur musim panas di sana.

Fotografer yang tinggal di Bronx, New York sudah sering menangani musisi papan atas macam Solange, Dev Hynes dan Tyler, the Creator. Tapi kali ini, dia ingin lebih menyelami warisan budayanya sendiri dan memberi penghormatan ke negara asal orang tuanya.

1582549168650-24056_RME_DominicanRepublic_048-02

Renell menangkap setiap momen intim dan keseharian masyarakat di sana, baik itu anak remaja main kartu di jalanan maupun nenek-nenek yang duduk di tepi kasur dalam kamar sejuk. “Penduduk Republik Dominika bisa membedakan mana orang Amerika, wisatawan dan orang asli sana. Mereka menyambutku dengan hangat saat aku berbicara bahasa Spanyol dan bercerita dulu sering liburan ke sana,” Renell mengakui.

Renell merasa kayak lagi jalan-jalan biasa selama proses dokumentasi. Dia mengamati detail-detail indah yang ditawarkan pulau melalui lensa kameranya. “Setiap hari, aku berkeliling mencari orang yang terhubung denganku dan membiarkan prosesnya berjalan begitu saja.”

Hasil karya Renell lebih mirip foto dokumenter yang memberikan sentuhan fesyen. Dia dengan tekun mengatur apa yang ingin diabadikan, seperti ibu hamil yang mengenakan anting besar berbentuk bingkai dan bocah laki-laki memakai topi domino besar. “Aku dibantu stylist Nathan Klein dari London. Kami ingin melebih-lebihkan atau menyoroti elemen tertentu yang sarat budaya Dominika,” tuturnya. “Topi domino menggambarkan permainan yang sering kami mainkan semasa kecil.”

1582549187784-24056_RME_DominicanRepublic_002-04

Renell hanyalah satu dari sekian banyak fotografer kulit berwarna yang menyinggung isu sosial atau politik dalam bentuk fotografi fesyen-dokumenter. Tyler Mitchell, misalnya, menekankan identitasnya sebagai lelaki kulit hitam dalam dunia utopis yang bebas dan bahagia.

Bekasi adalah Surga di Bumi

Renell punya misi serupa. Menggambarkan Dominika beserta komunitas dan lingkungannya sebagai subjek keindahan. “Senang rasanya ketika keberadaan kami semakin diakui,” ujar Renell. “Penting diingat, kami bukan orang pertama yang melakukan ini. Sudah banyak fotografer lain yang menciptakan ruang mereka sendiri. Aku tidak mau kami sebatas dilabeli ‘fotografer kulit hitam.’”

1582549279864-24056_RME_DominicanRepublic_021-08

Renell menambahkan, “Ini proyek besar untukku. Aku baru sadar menggelar pameran tak sampai setengahnya.”

1582549325696-24056_RME_DominicanRepublic_048-05

“Aku merasa harus lebih sering mengangkat kisah seseorang, jadi aku benar-benar ingin membuat film dokumenter—menjadikannya proyek antar-media. Ini baru permulaan. Aku ingin mengajak publik menjelajahi Republik Dominika.”

PAMPARA adalah hasil kolaborasi Renell Medrano dengan WePresent, platform editorial WeTransfer. Kalian bisa mempelajarinya lebih lanjut di sini .

Artikel ini pertama kali tayang di i-D