Konten Viral

Babi Hutan yang Viral Karena Dikejar Lelaki Nudis di Jerman Terancam Ditembak Mati

Foto yang viral awal Agustus lalu ternyata berdampak buruk bagi si babi hutan. Masyarakat Jerman mendesak otoritas kehutanan membatalkan rencana menembak mati celeng tak berdosa itu.
20 Agustus 2020, 5:33am
Foto Babi Hutan Viral Karena Dikejar Lelaki Nudis di Jerman
Ini foto ilustrasi babi hutan, tapi bukan sosok Elsa yang viral. Foto oleh Andreas Lischka via Pixabay 

Perkara remeh yang menghibur banyak orang ternyata bisa membahayakan nyawa. Itulah yang sedang dihadapi seekor babi hutan dari taman di pinggiran kota Berlin, Jerman.

Pada awal Agustus 2020, beberapa foto lelaki paruh baya telanjang sedang mengejar babi hutan viral di media sosial. Lelaki nudis itu marah, karena celeng tersebut memakan pizza yang dia bawa sebagai bekal piknik di taman, serta mencuri tas laptopnya.

Peristiwa ajaib itu tak sengaja difoto oleh Adele Landauer, yang berada di taman yang sama dengan si lelaki nudis. Insiden ini jadi viral, karena Landauer mengunggah foto-fotonya ke Facebook dan Instagram, setelah mengaku dapat izin dari si lelaki nudis.

Masalahnya, foto viral itu tidak sekadar membuat netizen tertawa. Si babi hutan, yang ternyata dinamai oleh tim jagawana setempat sebagai Elsa, kini terancam ditembak mati.

Merujuk laporan the Irish Times, Kepala Tim Dinas Pengelola Hutan Berlin, Katja Kammer menyatakan babi hutan betina itu sudah beberapa kali mengganggu pengunjung taman nasional Teufelssee. Si lelaki nudis bukan korban pertama keisengan Elsa. Tindakan dramatis, yakni tembak mati, dipertimbangkan lantaran babi hutan yang tak lagi takut manusia bisa semakin berbahaya di masa mendatang.

“Babi hutan betina itu bersama dua anaknya sudah sering terlihat mondar-mandir di sekitar kawasan taman yang penuh manusia. Mereka kehilangan insting takut dengan manusia,” kata Kammer. “Beruntung sampai sekarang belum ada insiden yang serius. Tapi kami harus melakukan sesuatu untuk mencegahnya.”

Kabar itu disambut kemarahan oleh warga Jerman. sebuat petisi petisi di situs Change.org dibuat secara spesifik untuk membatalkan rencana pemerintah menembak mati “babi iseng tapi tak berdosa dari Taman Teufelssee". Petisi itu telah ditandatangani lebih dari 11 ribu orang hingga artikel ini dilansir. Alasan para pendukung petisi, Elsa tidak terlihat agresif. Dia bisa menyerang balik lelaki nudis yang mengejarnya di taman, tapi nyatanya hal itu tak dilakukan oleh si celeng.

Di Jerman ada budaya Freikörperkultur—alias "menghormati otoritas tubuh tiap orang"—sehingga lelaki yang telanjang di taman saat musim liburan dianggap wajar. Artinya, di mata pemerintah setempat, yang salah adalah babi itu karena masuk ke area padat manusia.

Juru Bicara Dinas Kehutanan Berlin Mark Franusch berdalih bahwa menembak mati Elsa “bukan prioritas kami saat ini.” Namun tak bisa dipungkiri, musim berburu babi akan diizinkan pemerintah setempat pada Oktober mendatang, dan Elsa pun terancam jadi korban.

Di sisi lain, Landauer ternyata berhasil mendapatkan foto Elsa dan dua anaknya sedang asyik menyusuri pantai penuh manusia. “Bayangkan, bila semua mahluk bisa hidup berdampingan dengan damai seperti ini,” tulisnya.

Si lelaki telanjang sampai sekarang belum berkomentar ke media. Tak jelas apakah dia sadar memberi izin fotonya diunggah ke medsos, membuat jutaan orang melihat pantatnya saat mengejar babi hutan. Teruntuk bapak-bapak nudis di Jerman, jika anda membaca artikel ini, tolong hubungi samantha.cole@vice.com untuk wawancara lebih lanjut ya.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US