The VICE Evening Bulletin

Buletin Sore VICE: Muncul Tuntutan Pasar Daging Anjing Sulut Ditutup, Ide Relokasi Warga Asmat Ditolak

Selain itu, ada rangkuman berita soal peradilan terhadap WN asing penderita skizo di Bali, madrasah keren mendidik anak teroris di Sumut, serta aksi peretasan massal menimpa Malaysia.
Beberapa anjing hendak dijual di pasar Tomohon, Sulawesi Utara. Foto dari akun Flickr Christophe Courvoisier/lisensi CC/Domain Publik.

Semua kejadian penting yang perlu kalian tahu dari dalam maupun luar negeri tersaji dalam bentuk rangkuman singkat, dikurasi oleh awak redaksi VICE. Selamat membaca!

Kabar Seputar Indonesia

Muncul Petisi Agar Pasar Hewan Ekstrem Tomohon Ditutup
Organisasi penyayang binatang Dog Free Meat Indonesia bersama Change For Animals Foundation membuat petisi, menuntut pasar ekstrem Tomohon, Sulawesi Utara, ditutup oleh otoritas terkait. Pedagang pasar, menurut aktivis, melakukan penyiksaan terhadap binatang. Pegiat membuat video Desember lalu, menampilkan kekerasan terhadap anjing yang dijual di pasar tersebut. Tomohon dikenal menawarkan sajian berbagai daging ekstrem, mulai dari anjing, kelelawar, tikus hutan, ular, hingga monyet. Pasar tersebut selama ini menjadi lokasi favorit turis. —CBS News

WN Australia Penderita Schizoprenia Diadili di Bali Karena Bawa Obat Penenang
Tahun lalu, Joshua James Baker ditahan aparat kepolisian Bali karena membawa 37 pil diazepam dan 28 gram ganja yang sudah dicampur tembakau. Baker, dalam nota pembelaan di pengadilan, berkukuh menyatakan psikotropika itu dia bawa untuk meredakan gejala paranoid schizophrenia yang dia derita, Namun jaksa tetap menuntutnya dengan dakwaan maksimal 10 tahun penjara. —VICE

Iklan

Madrasah di Sumut Berjuang Menderadikalisasi Anak Teroris
Tim video VICE Indonesia mendatangi sekolah anak teroris di Sumut. Kami merekam perjuangan Chairul Ghazali, mantan teroris, mengajarkan Islam penuh rahmat pada anak-anak dari keluarga ekstremis. Diperkirakan lebih dari 3.000 anak di Indonesia dibesarkan dalam lingkungan terkait jejaring terorisme. —VICE News

Usulan Jokowi Merelokasi Warga Asmat Ditolak Gubernur Papua
Wabah cacar dan gizi buruk melanda Kabupaten Asmat dan Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. Hampir 100 orang tewas, mayoritas anak-anak. Insiden kesehatan ini terjadi akibat buruknya infrastruktur dan minimnya tenaga medis di dua wilayah tersebut. Karenanya, Presiden Joko Widodo mengusulkan pemerintah setempat merelokasi sementara warga, sampai layanan kesehatan diperbaiki secara konkret. Namun usulan presiden ditolak Gubernur Papua Lukas Enembe maupun Bupati Asmat Elisa Kambu. Mereka beralasan ada aspek budaya yang akan menghambat realisasi ide tersebut. "Memindahkan orang tidak segampang itu karena terkait budaya, adat istiadat, hak ulayat," kata Elisa setelah bertemu Jokowi di Istana Bogor. —Kompas

Kabar Seputar Dunia

Polisi Filipina Diwajibkan Pasang Kamera di Badan
Kepala Kepolisian Nasional Filipina (PNP) Jendera Ronald De La Rosa menyatakan anak buahnya, terutama yang bertugas di divisi narkotika, wajib memakai kamera badan. Tujuannya untuk memuluskan agenda perang narkoba Presiden Duterte. Selama ini polisi Filipina dikritik, lantaran muncul tuduhan mereka menembak mati tersangka pengedar tanpa peradilan. Faktanya, sejak Juni 2016, lebih dari 4.000 orang diduga pengedar atau pemadat mati ditembak di jalanan Filipina. Ronald berharap, adanya kamera ini akan menepis anggapan pihaknya melakukan pelanggaran HAM. —Reuters

Data Pribadi Lebih Dari 200.000 Pendonor Organ Malaysian Bocor
Peretas di Malaysia membocorkan lebih dari 200.00 data pribadi pendonor organ tubuh di Malaysia. Laporan soal aksi peretasan ini muncul pertama kali di situs lowyat.net. Praktik peretasan sudah dilakukan sejak 2016. Pelaku diduga komplotan yang tahun lalu juga membocorkan data pribadi 46,2 juta pengguna ponsel di Negeri Jiran untuk kepentingan komersial. —The Straits Times

Iklan

Pramugara Singapore Airlines Dicokok Setelah Selundupkan Emas
Seorang pramugara maskapai Singapore Airlines ditangkap di Bandara Internasional Indira Gandhi, Ibu Kota New Delhi, India, setelah mencoba menyelundupkan emas. Batangan emas yang dia bawa bernilai US$48.787 sesuai harga pasaran terbaru. Pelaku memasukkan emas ilegal itu di bawah seragamnya, menurut laporan penyidik yang menangkapnya. —Channel NewsAsia

Kabar Menarik Lainnya

Begini Rasanya Menjadi Pemandu Wisata di Korea Utara
Sejak 2013, Alex Sigley menyediakan jasa tur ke Korea Utara lewat Tongil Tours—mengantar turis Australia ke Pyongyang via Cina. Dari penuturannya, rupanya ada banyak salah paham soal anak muda Korut. Mereka suka berpesta, nonton film macam 'Titanic', juga hobi main sepatu roda. "Mereka ingin lebih banyak interaksi dengan orang dari dunia luar." —VICE

Ada Kebijakan Keren Bisa Ditiru Untuk Menangkal Gerakan Antivaksin
Di Australia, keluarga menolak vaksinasi tak berhak mendapat layanan santunan kesehatan untuk anak senilai Rp153 juta. Jumlah para penolak vaksin di Negeri Kanguru lantas menurun hingga 9.500 orang. Wah, perlu dicoba tuh sama pemerintah Indonesia.—VICE

A$AP Rocky Secara Mengejutkan Rilis Single "5IVE $TAR$"
Single ini muncul tanpa pengumuman di media sosial. Kemungkinan besar, lagu tersebut akan menandai rilisnya solo album A$AP Rocky setelah tiga tahun vakum. —Noisey