Pemandangan kota New York dari dalam kamar tamu
Pemandangan dari dalam kamar tamu kondominium One Madison. Semua foto oleh Andi Schmied.
Fotografi

Seorang Fotografer Menyamar Jadi Miliarder Buat Foto-Foto Pemandangan Apartemen Mewah

Andi Schmied berpura-pura jadi miliarder mencari hunian elit untuk menyaksikan pemandangan eksklusif dari gedung yang tak akan pernah dikunjungi orang biasa.
Ellis Jones
London, GB
AS
foto oleh Andi Schmied
26.4.21

One Madison, 432 Park Avenue, 277 Fifth, 520 West 28th Street, 56 Leonard. Bagi kebanyakan orang, alamat-alamat di atas tidak ada artinya. Beberapa mungkin belum pernah mendengar tempat tersebut sebelumnya. Namun, bagi segelintir orang, itu adalah hunian nyaman yang tidak bisa dimasuki sembarang orang. 

Berlokasi di Manhattan, gedung-gedung itu menjulang tinggi dan menawarkan pemandangan yang tak ada tandingannya. Kalian harus super kaya untuk bisa merasakan kemewahannya yang tiada tara.

Iklan

Seniman visual dan arsitek asal Budapest Andi Schmied berhasil mendokumentasikan bangunan residensial paling eksklusif di Manhattan. Dia keluar masuk satu griya tawang ke griya tawang lainnya sejak 2016. Schmied bukanlah seorang konglomerat dan tidak punya satu pun unit di sana, tapi dia mampu mengaksesnya berkat identitas palsu sebagai Gabriella — miliarder asal Hongaria yang sedang mencari rumah untuk ditinggali bersama anak dan suami.

Setelah janjian dengan agen real estat, dia melihat-lihat isi properti yang kemudian diabadikan dalam buku Private Views: A High-Rise Panorama of Manhattan.

VICE berbincang dengan Schmied tentang buku terbarunya, serta menanyakan seperti apa reaksi agen properti setelah mereka menyadari sudah kena tipu.

Pemandangan dari dalam kamar mandi kondominium 432 Park Avenue.

Pemandangan dari dalam kamar mandi kondominium 432 Park Avenue.

VICE: Dari mana karakter Gabriella berasal?

Andi Schmied: Karakter Gabriella tercipta dengan sendirinya. Pertama-tama, saya membutuhkan nama yang tidak bisa ditemukan di Google. Jangan sampai agen curiga kalau-kalau mereka menemukan proyek seni saya di internet. Saya akhirnya menggunakan nama tengah dan nama keluarga. Paspor saya lolos pemeriksaan di depan lobi. Supaya lebih meyakinkan, saya harus mengarang cerita bahwa saya sudah punya anak. Pada 2016, saya memasang foto keponakan saat masih bayi sebagai wallpaper HP dan memamerkannya kepada mereka. Baru pada 2020, saya menggunakan putra sendiri. Saya menyebutkan nama aslinya setiap ditanya agen. Mereka sering bertanya tentang anak, mengingat ini cara terbaik membujuk calon pembeli. Mereka menciptakan imajinasi seperti, “Coba bayangkan putramu main di sini…”

Iklan

Saya terus mengembangkan ceritanya. Agen menanyakan seluruh aspek kehidupan saya. Berapa banyak orang yang akan pindah ke apartemen itu, apa pekerjaan kami, tentang bisnis suami dan apakah saya suka masak atau tidak. Mereka bahkan penasaran merek bajuku. Saya akan menjawab semuanya secara spontan. Kepribadian Gabriella berasal dari semua jawaban spontan ini—beberapa dari kenyataan.

Bisa dibilang saya membuat versi super kaya diri sendiri… Lainnya membutuhkan kemampuan akting yang lebih bagus.

Pemandangan Central Park dari kamar utama griya tawang di 432 Park Avenue.

Pemandangan Central Park dari kamar utama griya tawang di 432 Park Avenue.

Pemandangan dari kamar utama di lantai atas 432 Park Avenue.

Pemandangan dari kamar utama di lantai atas 432 Park Avenue.

Pemandangan dari ruang dansa Klub Central Park di lantai ke-100.

Pemandangan dari ruang dansa Klub Central Park di lantai ke-100. Setinggi 472 meter, Central Park Tower menjadi bangunan residensial paling tinggi di dunia.

Apakah aksesnya lebih mudah dari yang kamu kira? Seperti apa prosesnya?

Saya sejujurnya yakin bisa masuk, tapi baru kepikiran setelah teman-teman di New York (termasuk agen real estat) mengatakan takkan mengizinkan saya masuk tanpa menjalani pemeriksaan keuangan. Namun, rupanya agen hanya melakukan itu pada properti yang lebih murah, karena orang konglomerat cenderung tidak mau menunjukkan rekening mereka sebelum ada kesepakatan. Jadi mereka harus mencari sendiri kliennya di Google, atau menghubungi orang terpandang di tempat asal calon pembeli.

Ketika agen pertama menghubungi saya untuk menanyakan latar belakang suami, saya menjadikan teman baikku Zoltán sebagai suami bohongan karena pekerjaannya bagus dan cocok untuk dipamerkan. Mereka lalu menghubungi Coco—asisten pribadi fiktif saya—dan mengatur jadwal bertemu setelah selesai memeriksa info tentang Zoltán. Dari situ, mereka takkan lagi meragukanmu.

Pemandangan berkabut kota New York

Pemandangan berkabut MetLife Tower dari sebuah ruang tamu di lantai atas Madison Square Park Tower.

Pemandangan kota New York dari dalam ruang tamu luas dengan kaca besar

Penampakan bagian utara Gedung Empire State dan bagian barat Sungai Hudson dari sebuah ruang tamu di lantai atas One Madison.

Kamar mandi utama menghadap langsung ke deretan pencakar langit

Pemandangan dari kamar mandi utama di lantai atas Time Warner Center.

Adakah objek atau penawaran mewah yang seakan-akan dibutuhkan oleh orang tajir melintir?

Berhubung sebagian besar bangunannya sama saja, agen biasanya akan menawarkan fasilitas super aneh. Ruangan simulator golf menjadi yang paling umum ditawarkan. Mereka juga berlomba-lomba menjadi hunian dengan restoran paling eksklusif seantero New York. Tiga tahun lalu, agen 432 Park Avenue dengan bangga memamerkan restorannya diawasi koki berbintang Michelin, Shaun Hergatt. Tahun lalu, agen Central Park Tower menjelaskan koki restoran privat mereka akan digilir setiap dua bulan sekali. Semuanya berbintang Michelin.

Proyekmu sekarang sudah dirilis dan diliput media. Adakah agen yang menghubungi kamu lagi untuk menanyakan soal ini?

Anehnya, agen-agen yang menghubungi saya kebanyakan belum pernah janjian sama sekali denganku. Orang-orang yang menghubungi biasanya cuma ingin memuji karya saya. Jujur saya kaget dan senang juga mendengarnya. Beberapa [makelar] merasa istimewa karena mereka bisa melihat langsung tempatnya, dan berpikir seharusnya semua orang bisa merasakannya juga. Sementara yang lain frustrasi dengan industri ini.

Iklan

Buku saya mengekspos berbagai omong kosong pemasaran, dan banyak makelar yang mengakui itu sangat problematis. Agen pada tingkat ini bisa meraup jutaan dalam satu penjualan saja, sehingga mereka merasa telah menjadi bagian dari individu yang nilai kekayaannya sangat tinggi dan memiliki kehidupan yang sama mewahnya dengan klien. Dari email-email yang saya baca, mereka membencinya dan senang bisa mengungkapkan hal-hal menjengkelkan dari bidang ini.

Pemandangan dari dalam ruang tamu griya tawang terbesar di 520 West 280th Street.

Pemandangan dari dalam ruang tamu griya tawang terbesar di 520 West 280th Street.

Pemandangan kota New York dari dalam apartemen mewah

Pemandangan Sungai Hudson, New Jersey dan Downtown Manhattan dari sebuah ruang tamu One Madison.

Apartemen yang baru dibangun berhadapan langsung dengan Central Park

Penampakan bagian utara Central Park dari sebuah ruang tamu di lantai atas Central Park Tower saat masih dibangun.

Buku Private Views: A High-Rise Panorama of Manhattan karya Andi Schmied tersedia di andischmied.com.

Follow Ellis Jones di Twitter.