harry potter

Penyihir di Harry Potter Sempat Lewati Masa-Masa BAB di Celana

Sejarah membuktikan kalau penyihir jauh lebih bersih daripada muggle.
7.1.19
'Harry Potter and the Goblet of Fire'
Dicuplik via 'Harry Potter and the Goblet of Fire

Siapa saja buang air besar, bahkan penyihir sekalipun. Pottermore, perusahaan penerbitan digital, e-commerce, hiburan dan berita milik penulis Harry Potter J.K. Rowling, baru-baru ini membeberkan fakta bahwa penyihir (di dunia Harry Potter) berak di celana hingga abad ke-18.

“Hogwarts dulunya tidak punya kamar kecil,” terang akun Twitter resmi Pottermore dalam rangka merayakan National Trivia Day. “Sebelum memberlakukan sistem saluran air Muggle pada abad ke-18, penyihir buang hajat di manapun mereka berada dan menghilangkan buktinya.” Mereka mulai berhenti BAB di celana setelah tata usaha memasang pipa ledeng. Sistem ini hampir mengacaukan salah satu rahasia paling dijaga dalam Hogwarts.

Pottermore menjelaskan bahwa kotoran penyihir merupakan masalah besar bagi Slytherin, salah satu asrama Hogwarts di Harry Potter. Pipa ledeng yang diusulkan tersebut sebagian besar dipasang di atas Chamber of Secrets (sarang monster yang didirikan pendiri Slytherin). Alumni Slytherin yang menghadiri sekolah pada saat pembangunan kamar kecil turut menyembunyikan pintu perangkap yang menuju ke ruangan tersebut. Serius deh. Enggak bohong.

Ini bukan pertama kalinya kita mengetahui bahwa para penyihir di Harry Potter buang hajat di celana. JK Rowling mengungkapkan cara penyihir BAB dalam deskripsi historis Chamber of Secrets aslinya. Dan kali ini, pada National Trivia Day, akun Twitter Pottermore memutuskan untuk mengingatkan kita semua tentang itu.

Iklan

Para penggemar tercengang dengan fakta bahwa penyihir dulunya selalu cepirit. Banyak pertanyaan yang muncul karenanya, seperti: Air seni dan kotorannya hilang ke mana?

Kedengarannya memang menjijikkan bahwa penyihir berak di celana dan menghilangkannya dengan sihir, tetapi cara mereka jauh lebih baik daripada manusia di abad ke-18.

Urusan hajat di masa lalu menjijikkan, dan penerapan pipa ledeng di Hogwarts pada abad ke-18 sebenarnya lebih maju daripada dunia nyata. Urin dan tinja adalah hal tabu di dunia modern. Saat di dalam ruangan, orang menggunakan pispot dan membuang kotorannya ke luar rumah setelahnya. Sedangkan di luar rumah, mereka BAB atau kencing sembarangan. Kotoran manusia dulu umum ditemukan di ruang publik, sampai-sampai buku tata krama terbitan 1609 mengajarkan para bangsawan tentang cara menangani kotoran manusia dan baunya.

Hogwarts mulai memasang pipa ledeng sekitar pertengahan 1700-an. Jadi, bisa dibilang kalau kita para manusia jauh lebih jorok daripada penyihir yang menyingkirkan kotorannya dengan sihir.