Seni Tato

Akankah Tato Ahok Populer Setelah Young Lex Merajahnya di Tangan Kanan?

Kami merinding membayangkan tato wajah sang gubernur Jakarta itu—yang baru saja mencabut banding atas vonis dua tahun penjara—menjadi sepopuler rapper Biggie.
22.5.17
Foto via Facebook (@officialyounglex)

Tak semua tato memerlukan kisah mendalam dan bermakna ketika dilihat orang lain. Beberapa tato kadang simbolis. Tapi dalam beberapa kasus, sudah jelas banget lah alasan tato dibuat sama si empunya tubuh. Apalagi jika sosok yang jadi obyek tatonya adalah politikus yang memilih menjalani hukuman tanpa banding sehingga menjadi ikon perjuangan pegiat kebhinekaan.

Young Lex, rapper yang bangga pada identitasnya sebagai warga Bekasi, baru-baru ini resmi menato wajah Basuki Tjahja Purnama (dikenal dengan panggilan Ahok) di punggung tangan kanannya. Lewat Instagram, Young Lex mengklaim ngefans berat pada Ahok, sebagai alasan menato wajah politikus berdarah Tionghoa asal Belitung Timur itu.

Iklan

"Gue Tatto PERMANENT wajah Pa @basukibtp (ahok) bukan buat kalian, bukan buat siapa pun, tapi buat GUE!"

Sebelumnya, lewat laman Instagram pribadi, Young Lex mengungkapkan rasa hormat mendalam untuk Ahok saat dia mulai terjerat kasus penistaan agama. Rapper bernama asli Samuel Alexander Pieter itu bilang mengagumi sang gubernur DKI bukan karena masalah agama, tapi integritasnya sebagai politikus. Young Lex juga bilang apapun ras atau agamanya, semua orang berhak kagum pada Ahok.

Para fans dan haters menunjukkan reaksi beragam ketika Young Lex menepati janjinya, mentato gambar foto realistis, lengkap dengan rincian gurat wajah Ahok di tangan kanannya.

Akun Twitter @maaverickkk1999, misalnya, bilang "Tingkat respect gua naik 75% buat mu". Saya agak bingung baca dukungan ini, karena yang 25 persen lagi buat siapa? Sementara ada juga yang menghina keputusannya merajah seorang politikus yang resmi bersalah atas kasus pidana. "Dulu gue hater lo, sekarang juga masih" tulis akun @bri_antk.

Apa respons Young Lex atas tanggapan beragam? Biar dia aja yang njelasin lah alasannya.

25 tahun umur gue hidup di bumi pertiwi, gue ga pernah melihat seorang politisi , atau pejabat negara , yang masuk penjara, tapi di tangisi sama para fans nya, termasuk gue! Yang nangis dapat kabar pa ahok masuk penjara,

Tunggu tunggu, fans? Kok bisa sih seorang politisi tapi punya FANS? Kok bisa sih? Apa sih yang dia udah buat?

Terlepas dari kinerja nya dan segala prestasinya dia, gue mengidolakan karakter dia dan integritas dia. Sebelum lebih lanjut, kalian harus tau integritas itu artinya " jika lo bilang engga ya engga, jika lo bilang iya maka iya"

Dan perhatikan kalimat ini baik-baik dan mohon di mengerti dengan kepala terbuka,

Menurut gue pa ahok itu kebetulan aja CINA dan KRISTEN, ( dia ga bisa milih lahir dari keluarga mana agama mana dan suku mana ) , dan kebetulan juga , kalo gue KRISTEN! , kalo seandainya pa AHOK bukan CINA dan KRISTEN, gue tetep MENGIDOLAKAN SOSOK Seperti dia ,

Setelah kejadian ini gue berharap ada politisi lain yang kinerjanya dan punya integritas seperti pa AHOK, GUE GA PEDULI MAU DIA AGAMANYA HINDU!, MUSLIM , KRISTEN! , BUDHA , selama itu di akui di NKRI , Gue ga PEDULI MAU DIA ORANG JAWA, BATAK, CINA, MENADO , PADANG apa pun sukunya selama dia orang INDONESIA! GUE GA PEDULI, yang penting dia cinta INDONESIA! Gue bakal dukung, bukan gue aja , gue yakin KITA SEMUA BAKAL DUKUNG.

BROTHER DAN SISTER SEBANGSA DAN SETANAH AIR!
Negara kita di didirikan sama para pendahulu berdasarkan IDEOLOGI PANCASILA! INDONESIA ITU, BHINEKA TUNGGAL IKA, berbeda beda tepi SATU.

Tato yang lama dianggap tabu oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, beberapa tahun terakhir mulai meraih persepsi positif. Stigma pada pemilik tato perlahan menurun di Indonesia, seiring dengan banyaknya tokoh masyarakat yang memiliki tato di tubuh. Bahkan Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan, secara terbuka menunjukkan tato pada bagian pergelangan kakinya. Alhasil tato tak lagi menandakan bahwa kita adalah seorang kriminal, berbeda dari era Orde Baru.

Kami sekarang agak merinding membayangkan tato Ahok akan menjadi populer, seperti tato wajah mendiang rapper Notorious B.I.G alias Biggie di Amerika Serikat sono. Mungkinkah hal itu terjadi? Apalagi simpati publik pada Ahok bertambah besar setelah dia batal mengajukan banding atas vonis hakim, lalu memilih menjalani hukuman dua tahun penjara.

Hanya waktu yang bisa menjawabnya.