Serba-Serbi Mantan

Mempertanyakan Opsi Mengundang Mantan ke Resepsi Pernikahan

Berkaca pada dua insiden pengantin di Sulawesi Selatan pingsan sesudah didatangi mantan, kayaknya tragedi serupa perlu kita hindari di masa mendatang supaya tak terulang.
6.3.18
Kolase foto oleh Dini Lestari.

Belum reda kehebohan soal mempelai pria yang pingsan gara-gara mantannya menyanyikan lagu Balo Lipa di pesta pernikahan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan awal tahun ini, insiden serupa terjadi lagi pekan lalu. Kali ini menimpa mempelai perempuan di sebuah resepsi pernikahan di Luwu Timur, masih di Sulawesi Selatan. Ada apa sih antara Sulsel dan pingsan gara-gara mantan?!

Dalam video amatir yang viral pekan lalu, tampak seorang pria berbaju biru naik ke pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Setelah cukup lama memeluk keduanya, sang mempelai perempuan tiba-tiba saja ambruk dalam hitungan detik. Entah apa yang terjadi.

Wahhh, kira-kira ini menandakan fenomena apa nih? Apakah ini hanyalah sebuah fenomena gunung es bahwa banyak orang enggak bisa move on? Atau sebuah pertanda bahwa invasi mantan ke resepsi pernikahan ternyata bukanlah hal yang tabu?

Banyak teori yang bisa menjelaskan kedua insiden tersebut. Bisa jadi si mempelai belum siap putus dari mantannya. Atau kedatangan mantan yang tiba-tiba membuat perasaan-perasaan zaman dulu menyeruak dengan liarnya, hingga meruntuhkan benteng kesadaran.

Iklan

Masing-masing orang tentu butuh waktu yang berbeda-beda untuk membuka lembaran baru dalam soal percintaan. Satu penelitian menyimpulkan kalau rata-rata waktu yang dibutuhkan buat melupakan sang mantan adalah satu setengah tahun. Bahkan sebelumnya VICE juga pernah merilis artikel yang menyatakan butuh satu tahun penuh sejak putus dari pacar sampai kalian merasa nyaman jadi jomblo.

VICE Indonesia mewawancarai beberapa orang tentang pandangan mereka terhadap pernikahan, hubungan dengan mantan, dan apakah mereka bakal pingsan juga kalau resepsinya didatangi orang yang dulu pernah spesial di hati.

Boim Sudaryono, 27 Tahun, Lima Tahun Menikah

VICE: Menurutmu ‘keji’ enggak sih kalau mantan ikut datang ke resepsi?
Boim: Ya wajar sih pingsan kalau emang belum move on terus lama enggak ketemu. Tapi sebenarnya pertanyaannya yang perlu diutarakan adalah, kenapa para mantan-mantan yang dateng ke nikahan itu juga pada belum menikah? Apakah ada konspirasi?

Menikah sebagai cara untuk ngelupain mantan adalah langkah salah, buktinya kalau emang masih sayang kenapa harus nikah duluan?
Cara ngelupain mantan paling oke menurut gue adalah cari duit halal sebanyak-banyaknya. Kalau sukses, anggep aja itu berkah karena udah putus. Kalau gagal, coba lagi dari awal.

Elo bijak banget kedengerannya, emang dulu pas resepsimu juga ngundang mantan?
Gue sama istri dulu sama-sama ngundang mantan. Jadi enggak ada yang disembunyiin. Kami putus baik-baik dulu. Jadi enggak ada masalah.

Joseph Bayu, 31 Tahun, Belum Menikah

VICE: Halo Joseph. Apa pendapatmu soal video-video pengantin yang pingsan gara-gara mantan dateng ke resepsi gimana? Apakah salah mengundang mantan ke pesta
Joseph: Kayaknya itu karena akumulasi rasa stres persiapan perkawinan. Bisa jadi karena merasa cemas karena udah lama enggak ketemua, jadi pas mantan secara spontan dateng akibatnya ada luapan emosi. Enggak ada salahnya mengundang mantan datang ke pernikahan, karena semua tergantung pada hubungan dan komunikasi setelah berakhirnya suatu hubungan.

Dalam bayanganmu gimana kira-kira reaksi pasangan saat tahu istri atau suaminya pingsan cuma gara-gara disamperin mantan di resepsi?
Pasti reaksinya macem-macem. Kalau gue sih pasti bingung, tapi mending meminta mantan dari pasangan itu buat meninggalkan acara resepsi. Kekecewaan sih pasti ada apalagi tahu kalau pasangannya secara jelas masih memiliki perasaan yang tidak biasa saat melihat mantannya.

Apakah kamu akan mengundang mantan saat pernikahan nanti?
Kayaknya enggak, karena gue tahu meskipun diundang pun pasti enggak akan datang. Kalau pun mau ngundang mending langsung ke keluarganya aja. Itu lebih baik menurut gue, karena hubungan antar keluarga bisa tetap terjalin dengan baik.

Iklan

Apakah kamu tipe yang memupuk hubungan baik dengan mantan? Atau kamu tipe yang menutup pintu silaturahmi?
Gue terbiasa menutup komunikasi beberapa saat setelah putus, biasanya bisa berbulan bulan lamanya biar lebih bisa mempersiapkan diri berhubungan dengan orang baru. Tapi itu enggak berarti gue musuhan lho. Silaturahmi tetap berjalan karena biasanya gue ngucapin selamat pas ada perayaan hari-hari besar keagamaan.

Fira Oktiani, 30 Tahun, Belum Menikah

Pas kamu ngeliat video yang viral dari Sulsel apa yang kamu rasakan? Perlukah rambu “Mantan Dilarang Masuk” biar enggak ada lagi mempelai pingsan?
Fira: Pendapat gue sih lebay itu orang haha. Belum sarapan kali jadi pingsan. Sebenarnya enggak salah lah ngundang mantan, asal mantannya enggak bertingkah aja sih.

Pacarmu yang sekarang kira-kira bakal gimana semisal ngeliat kamu pingsan kayak gitu?
Paling pacar gue cuma mikir dalam hati, “Gokil nih mantannya cewek gue lebih jago dari Uya Kuya, baru nyamperin aja udah bikin pingsan.”

Kalau kamu menikah nanti bakal ngundang mantan enggak kira-kira?
Kayaknya sih iya-iya aja. Mantan itu temen sih buat gue. Terus gue enggak suka ngebeda-bedain temen gitu. Ya itung-itung sekalian reunian di nikahan gue.

Kamu tipe yang lebih suka temenan atau musuhan sama mantan?
Gue sih woles sebenarnya. Kalau bisa temenan ya temenan, kalau enggak ya udah. Apalagi kalau masing-masing udah ada pasangan dan salah satu pasangannya suka bete kalo kita deket-deket. Kalau udah kayak gitu mending gue cabut sih. Enggak masalah juga kalau enggak temenan sama mantan. Gue bisa temenan sama mantannya mantan gue hahaha.

Toni Sumarsono, 29, Dua Tahun Menikah

VICE: Pas kamu nikah dulu ngundang mantan enggak?
Toni: Enggak gue undang. Alasannya karena gue sebenarnya belum bisa move on waktu itu hahah. Jadi daripada gue malah nggerus pas liat mantan dateng, mending kagak usah lah. Bini gue juga enggak ngundang.

Nah, kalau misalkan mantan elo tiba-tiba dateng tanpa diundang?
Wah, tamu ilegal dong? Enggak ding. Kalau gitu mending gue pamit ke pasangan gue, “bentar sayang, aku ke WC dulu kebelet eek.” Nah, puas-puasin deh tuh nangis di WC ampe kelar acara.

Elo bakal pingsan enggak kalau liat mantan di pernikahan?
Pingsan sih enggak ya, kecuali tiba-tiba darah rendah gue kumat abis duduk lama.

Sampai sekarang elo masih kontak-kontakan sama mantan?
Gue enggak suka musuhan sama siapapun, bahkan sama mantan. Tapi walaupun gue masih kontak-kontakan, itu masih dalam batas wajar sih. Misal pas Lebaran baru gue kontak. Atau dia kontak gue duluan. Ya gue kan harus menghargai perasaan bini lah, masa tiap hari kontak-kontakan mulu.