Nickelodeon Melarang Seorang Pria Menamai Restorannya 'Krusty Krab'

Pria itu mengaku tak mengetahui ada kesamaan antara nama calon restorannya dan nama restoran paling laris seantero Bikini Bottom.
9.2.18
Foto via Flickr user Werner Reischelicuplik dari Twitter

Impian Javier Ramos, Jr. sejak 2015 sebenarnya sederhana saja. Pria ini ingin membuka waralaba restoran di Houston dan Los Angeles bernama Krusty Krab. katanya, dia memilih nama tersebut karena dia suka frase yang artinya “kerak yang menempel di atas cangkang kepiting saat direbus dalam olahan seafood” atau semacam itulah.

Ramos sepertinya tak sadar kalau nama restoran impiannya itu sama dengan nama restoran tempat SpongeBob Squarepants—tokoh utama serial kartun kocak keluaran Nickeledeon berjudul serupa—bekerja sebagai tukang goreng. Ya kalian benar, saya sedang ngomongin restoran di bawah permukaan laut yang dimiliki Tuan Krab yang dikenal dengan dua suguhannya Krabby Patty dan Krusty Krab pizza.

Sayangnya, Ramos harus menahan diri menggunakan nama itu. Pasalnya, perusahaan induk Nickelodeon, Viacom, telah mengirimkan somasi pada perusahan milik Ramos, IJR Capital Investments LLC, pada Januari 2016 lalu. Viacom mengklaim IJR bisa melanggar trademark, kendati Viacom sampai sekarang belum mendaftarkan merk dagang Krusty Krab secara resmi.

Syahdan, sejak dua tahun lalu, dua pihak ini sudah bertarung sengit di meja hijau. Celakanya, pertarungan itu seperti belum mau berakhir juga. Pengadilan Distrik Houston memenangkan gugatan Viacom Januari tahun lalu dan berdalih bahwa penggunaan nama Krusty Krab bakal membuat pengunjung yang mengharapkan makanan bertema laut “kebingungan” saat masuk restoran Ramos. Putusan ini ditanggapi oleh pihak IJR dengan mengajukan banding bulan Mei lalu. Kini, kasus ini tengah disidangkan di Pengadilan Sirkuit Kelima Amerika Serikar.

Selasa lalu, Courthouse News melaporkan bahwa pengacara Ramos mengajukan arguman bahwa baik Pengadilan Sirkuit Kelima AS maupun Viacom tak berhak melarang kliennya menggunakan nama Krusty Krab.

Serial SpongeBob Squarepants adalah mesin penghasil uang Viacom. Makanya, tak heran kalau perusahaan begitu melindungi segala hal yang berhubungan dengan serial tersebut. Ramos sendiri mengaku tak mengetahui ada kesamaan antara nama calon restorannya dan nama restoran paling laris seantero Bikini Bottom. Kendati begitu, Ramos mengaku dalam persidangan dirinya sempat melakukan pencarian online dan menemukan kalau nama pilihannya diasosiasikan dengan serial SpongeBob Squarepants. Dia juga mengaku mengusulkan mengubah ejaan nama restorannya menjadi, misalnya, Crusty Crab untuk meredakan ketegangan antara dirinya dan Viacom. Malang, menurut pengakuannya pada Houston Press Ramos tetap saja “ dirisak” oleh Viacom.

Persidangan lanjutan kasus yang digelar Senin lalu berlangsung panas. Kedua pihak kukuh pada pendapat mereka. Pengacara Viacom misalnya sampai berdalih “Krusty itu bukan kata yang tak memancing nafsu makan dan ejaan crab dengan huruf K sama sekali tidak menggambarkan restoran fine dining.” Sampai saat ini, belum jelas kapan Pengadilan Sirkuit Kelima AS akan mengumumkan putusannya. Baik Ramos dan Pengacara Viacom membalas permintaan MUNCHIES untuk memberikan komentar terkait kasus ini.

Kalau Ramos kalah lagi di Pengadilan Sirkuit Kelima, saran saya sih Ramos sebaiknya mengganti nama restorannya menjadi Chum Bucket dan mari kita lihat apa yang akan terjadi.