Potret perempuan di atas artikel ini terlihat berbeda-beda tergantung pada browser apa yang digunakan. “Gambar” tersebut sebenarnya murni kode web yang dirender menjadi lukisan setiap kali laman browser dimuat.PureCSS Lace adalah potret kode terbaru dari seniman digital Diana Smith, setelah sebelumnya mengeluarkan PureCSS Francine pada Mei 2018. Sama seperti karya terdahulu— poster retro dan profil perempuan bercahaya neon—gambar yang terinspirasi oleh lukisan minyak baroque Flemish tercipta dari kode, bukan file .jpg yang kalau dilihat dari mana saja akan tetap sama.
Iklan
Gambar Lace atau Francine tidak bisa disimpan—dapat ditangkap layar tapi akan menghilangkan esensi uniknya—tetapi dapat diubah seaneh mungkin tergantung pada browser.“Saya sengaja tidak mementingkan kompatibilitas lintas-browser supaya memberikan sisi artistik. Penampilan gambar di browser selain Chrome kayaknya bakalan menggelikan banget,” tulis Diana dalam akun GitHub, tempat dia menyimpan semua proyek dan kode sumber.Motherboard memuat Lace di beberapa browser, dan hasilnya aneh sekaligus artistik.Berikut tangkapan layar PureCSS Lace yang kami ambil dari beberapa browser supaya kalian bisa melihat sendiri setiap transformasinya. Gambar Lace akan tetap sama di browsermu.Entah mengapa, Safari membuat renda-renda Lace menutupi wajah.
Gambarnya berubah menyeramkan dan kotak-kotak di Opera 2014.
Microsoft Edge menghapus semua sisinya.
Netscape Navigator merender gambarnya seolah-olah dibuat di Microsoft Paint. Tak mengherankan, mengingat kedua hal ini sangat tenar pada 1990-an.
“Kalau gambarnya dilihat dari browser lain, kalian akan memahami sejarah internet dan tuntutannya pada masa itu,” Diana memberi tahu Motherboard pada 2018.
Namun, eksperimennya juga menunjukkan akan seperti apa internet di masa depan. Kebanyakan browser saat ini menjalankan Chromium, kode browser open-source Google.Jadi meskipun PureCSS Lace terlihat beda-beda di browser masa lalu, gambarnya saat ini akan sama saja di Chrome, Vivaldi, Brave dan Opera.Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard