Kayaknya Kasus Alien Nih

Baca Kronologi Insiden Aneh di Observatorium New Mexico, Kayaknya Ulah Alien Deh

Tiba-tiba saja Sunspot Solar Observatory ditutup oleh FBI, bahkan polisi lokal dilarang masuk. Hmm, mencurigakan...
Orang-orang memantau gerhana dari observatorium Sunspot. Foto oleh Drew Angerer/Getty Images.

Ada yang aneh dan ditutup-tutupi dalam insiden keamanan yang terjadi Rabu (12/9) lalu di Observatorium Sunspot Solar, kawasan New Mexico, Amerika Serikat. Hanya ada satu penjelasan singkat yang masuk akal sejauh ini: kita tidak bisa mengabaikan kemungkinan ada urusannya sama penampakan alien.

Sunspot adalah fasilitas pemantauan tata surya, khususnya untuk memantau garis edar matahari dan gerhana. Tiba-tiba saja sesudah makan siang seluruh karyawan di gedung terebut, termasuk pegawai kantor pos yang berada di sebelahnya, diminta mengikuti prosedur evakuasi. Seluruh lokasi tersebut ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan, "akibat situasi yang tidak diperkirakan."

Iklan

Masyarakat sekitar, karyawan, hingga polisi setempat benar-benar tidak tahu kenapa mendadak muncul perintah penutupan. Pihak yang mengurus sterilisasi area adalah Biro Penyelidikan Federal (FBI), alias kepolisian lintas negara bagian di AS—yang kuasanya melebihi polisi biasa.

Situs resmi Observatorium Sunspot Solar berusaha menenangkan publik terkait insiden penutupan tersebut dalam pengumumannya semalam: "Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan semua pihak akibat adanya penutupan terebut. Akibat situasi yang tidak diperkirakan sebelumnya, seluruh kawasan Observatorium Sunspot Solar ditutup untuk sementara sampai ada pemberitahuan terbaru."


Tonton wawancara VICE bersama lelaki yang mengaku sanggup berkomunikasi dengan mahluk asing di luar tata surya kita:


Benny House, Sherrif untuk kawasan Otero County yang membawahi keamanan sekitar Sunspot Observatory, termasuk yang curiga ada insiden serius, entah apa, dalam kawasan observatorium. Saat diwawancarai surat kabar lokal Alamogordo Daily News, pihaknya dilarang FBI mendekat ke gedung pemantauan langit. Dia hanya diminta siaga saja mengamankan evakuasi karyawan oleh FBI.

"FBI sama sekali tidak mau memberitahu saya apa yang sedang terjadi," kata House. "Banyak orang yang bersiaga selain polisi di lokasi. Mereka semua memantau keadaan. Tiap ditanya ada apa sebenarnya, semua orang tadi tutup mulut."

Selain kehadiran FBI dan orang-orang dari luar kota yang belum pernah dia lihat sebelumnya, ada indikasi lain terjadi suatu peristiwa serius di observatorium. Helikopter jenis Blackhawk berputar-putar di atas fasilitas pemantauan tata surya tersebut selama beberapa jam.

Iklan

House ingat, peristiwa datangnya FBI dan berbagai teknisi yang tak dia kenal sebelumnya sangat cepat, hanya hitungan jam. Mendadak saja sudah ada orang membawa antena, dan beberapa orang naik ke atas menara pancar di observatorium. "Setelah bersiaga beberapa saat selama evakuasi, saya dan rekan polisi lokal akhirnya pulang. Kami merasa tidak ada gunanya terus berada di sana karena semua pihak yang terlibat tidak mau bercerita ada gangguan keamanan apa sebetulnya di dalam observatorium sampai-sampai semua orang dievakuasi," kata House.

FBI menolak berkomentar mendetail soal insiden itu. Lembaga ini hanya mengklaim datang ke lokasi atas permintaan Association of Universities for Research in Astronomy (AURA), selaku pengelola observatorium.

"Pihak AURA mengakui adalah masalah keamanan di fasilitas pemantauan matahari yang kami miliki di New Mexico. Untuk menghindari masalah yang tidak diinginkan, maka kami memutuskan agar fasilitas tersebut ditutup lebih dulu. Kami bisa memastikan bahwa otoritas terkait sudah dilibatkan untuk menuntaskan masalah ini," kata Shari Lifson, juru bicara AURA saat dihubungi VICE News.

Tidak menjawab apapun ya. Hmmm, semakin mencurigakan saja.

Intinya, mungkin cuma ada gas bocor. Atau ada pembunuhan. Atau apalah. Satu hal yang pasti, cara FBI dan pengelola observatorium menutup-nutupi masalah ini dari publik justru membuat isu berkembang makin kencang: bahwa fasilitas pemantauan tata surya itu menjalin kontak dengan mahluk ekstraterestrial. Pokoknya, salah mereka sendiri kalau akhirnya orang mikir ada alien di sana.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE News