Alasan Takut Terbang

Tragis Tapi Nyata: Pilot Tak Atur Tekanan Udara, Telinga Belasan Penumpang Pesawat Berdarah

Kok ya ada saja pilot yang 'lupa' sama tugasnya sendiri. Kejadiannya kali ini di India.
Drew Schwartz
Brooklyn, US
25.9.18
Screengrab via akun Twitter Darshak Hathi

Menerbangkan pesawat butuh keberanian besar dan keterampilan khusus. Seorang pilot bertanggung jawab penuh atas keselamatan penumpangnya. Akan lebih baik lagi, kalau mereka juga mampu menghindari turbulensi.

Nyatanya, masih ada saja pilot yang membahayakan penumpang karena lalai dan melanggar peraturan. Contohnya seperti pilot satu ini. Dia lupa menyesuaikan tekanan udara kabin.

Menurut BBC, pilot Jet Airways Mumbai-Jaipur “lupa” melakukannya sebelum lepas landas Kamis lalu. Pesawat itu mengangkut 166 penumpang. Di tengah penerbangan, beberapa penumpang mulai merasa mual. Sekitar 30 penumpang dilaporkan pusing dan mimisan setelah setengah jam perjalanan. Penumpang lainnya bahkan mengalami pendarahan dari telinga.

Masker oksigen keluar tanpa ada peringatan apa-apa, dan penumpang dibuat panik karenanya. Mereka memasang masker tanpa petunjuk dari petugas.

"Saya dan sejumlah penumpang lainnya mimisan," Satish Nair mengetwit tentang insiden di pesawat. "Tidak ada petugas yang membantu sama sekali… Kami juga tidak mendapat pengumuman untuk pakai masker oksigen. Petugas benar-benar lalai menjaga keselamatan penumpang."

Sekitar 45 menit perjalanan, pesawat kembali ke Mumbai untuk mendarat darurat. Setelah mendarat, lebih dari 30 penumpang yang merasa kesakitan segera menerima pertolongan pertama. Lima penumpang dilarikan ke rumah sakit akibat insiden ini. Indian Express melaporkan semua penumpang pesawat nahas itu sudah keluar dari rumah sakit.

Lewat keterangan tertulis Jet Airways meminta maaf atas insiden tersebut. Mereka juga mengatakan pesawatnya mendarat secara "normal" di Mumbai. Padahal, pesawat yang mendarat darurat karena sebagian besar penumpang mengalami pendarahan jauh definisi "normal."

"Semua penumpang turun dan dibawa ke terminal dengan aman. Pertolongan pertama segera diberikan ke penumpang yang mengeluh telinganya sakit, hidungnya berdarah, dan lain sebagainya," kata juru bicara maskapai. "Jet Airways menyesal atas apa yang terjadi kepada penumpang."

Menurut Hindustan Times, Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat di India sedang menyelidiki kasusnya. Direktoran Jenderal Transportasi Udara juga sedang menyusun laporan soal insiden tersebut sebelum menjatuhkan sanksi. Sejak Kamis pekan lalu, pilot ini telah diskors karena kelalaiannya.

Banyak alasan yang membuat orang takut naik pesawat, mulai dari badai, mesin yang rusak, sampai pramugari yang mabuk. Sekarang, kita bisa menambahkan "pilot lupa mengatur tekanan udara kabin saat lepas landas" ke daftar alasan tersebut.

Follow Drew Schwartz di Twitter.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.