Peliharaan Presiden

Simbolisme Kambing Peliharaan Presiden Jokowi

Selera hewan peliharaan Jokowi unik sih. Setelah sebelumnya kodok, kami menduga kini dia memilih kambing untuk memperkuat citranya sebagai politikus.
14.3.17

Pada era modern ini, ketika orang bisa asyik menghabiskan waktu berjam-jam di Youtube menonton orang lain makan enak, vlogging semakin terbukti salah satu hiburan generasi millenial terbaik. Gelombang vlog menyapu Indonesia selama dua tahun terakhir, sampai berdampak pada penghuni Istana Negara. Di antara selebritas vlog global saat ini, Presiden Joko Widodo menjadi salah satu bintang barunya.

Presiden Jokowi berulang kali mengunggah kegiatan sehari-harinya dalam bentuk vlog. Belum lama, politikus asal Solo itu bercerita tentang kambing peliharaannya yang baru saja melahirkan. Jokowi jongkok di dalam kandang sambil memuji kambing barunya yang sehat dan imut. Tentu presiden RI ini tampil penuh gaya di vlog tersebut sambil mengenakan jaket bombernya yang kesohor. Hingga artikel ini dilansir nyaris 300 ribu orang menyaksikan vlog tersebut.

Iklan

Yup, Presiden kita ternyata memelihara kambing.

Jokowi terkenal memiliki selera binatang peliharaan yang unik. Saat masih menjabat gubernur DKI Jakarta, dia mengaku memelihar binatang yang sekilas tidak konvensional yakni kodok.

Tidak pasti dari mana Jokowi belajar ilmu vlogging satu tangan ala selfie tersebut, tapi kemungkinan besar dari anak lelakinya Kaesang Pangarep yang memang bintang YouTube terkenal.

Dalam beberapa kesempatan, hobi vlogging-nya dipraktekan dalam beberapa acara diplomatis negara yang tertutup bagi publik. Misalnya video saat presiden makan siang dengan Raja Salman dari Arab Saudi.

Mungkin bagi kebanyakan netizen, kambing peliharaan Jokowi agak aneh. Apabila dibandingkan binatang peliharaan kepala negara lain, kambing tidak terlalu menarik. Namun uniknya, kambing merupakan simbol dari beberapa hal berikut: kemauan kuat, budaya agraris, sifat rendah hati, dan kalau mengutip kata-kata Jokowi: optimisme (entah ini dari mana, tapi okelah).

Bagi masyarakat umum, memiliki kambing sebagai binatang peliharaan bukan hal aneh. Apalagi di Indonesia, entah untuk dijadikan bahan masakan sate kambing di masa depan atau binatang penjaga rumah alternatif dari anjing. Kambing peliharaan Jokowi bisa diartikan sebagai bentuk pernyataan bahwa dia adalah bagian dari rakyat luas.

Coba lihat presiden-presiden lainnya. Barack Obama dulu memelihara Anjing Air Portugal, elitis banget. Kaisar Akihito punya ikan yang terlihat seperti alien, semakin menambah mistisisme sekitar dirinya. Francoise Hollande punya seekor unta, yang diberikan sebagai hadiah dan berakhir jadi santapan. Namun ada satu benang merah yang bisa ditarik: semua binatang peliharaan ini meneguhkan citra pemimpin dunia berada di kelas yang lebih tinggi dibanding masyarakat umum.

Untungnya presiden kita memilih kambing. Tidak jauh berbeda dengan orang kebanyakan. Semoga saja begitu.