Di tahun 1610, horoskop bukan cuma permainan tebak-tebakkan kepribadian, tapi merupakan bagian dari ilmu kedokteran di Inggris.
Di awal masa-masa modern, jauh sebelum orang-orang tahu Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service), di Inggris terdapat beberapa jenis pekerjaan yang berhubungan dengan sembuh-menyembuhkan orang sakit. Mulai dari perempuan lokal yang dianggap bijak, sampai ‘fisikawan terpelajar’ yang tarifnya lebih mahal.
Videos by VICE
Lauren Kassell dari Cambridge University merupakan direktur dari proyek memilah sebuah Catatan Penyakit Pasien dari periode ini yang ditulis oleh 2 astrolog-fisikawan Inggris yang paling produktif. Dia sudah mempelajari lebih dari 80,000 laporan medis yang ditulis oleh Simon Forman dan Richard Napier selama lebih dari 20 tahun sepanjang kariernya di bidang sejarah kedokteran. Dan ternyata proyek Kassell dijadikan subjek dari sebuah pameran seni di London Pusat.
Kassell mejelaskan bagaimana rasanya pergi ke dokter pada akhir abad ke-16 dan di awal abad ke-17, kenapa astrologi menjadi sangat peting, dan bagaimana pentingnya sebuah konsultasi medis membantu kita mengerti cara kerja pengobatan pada masa sekarang.
Jadi gimana ceritanya kok zaman dulu orang sakit datang konsultasi ke astrolog ke fisikawan? Apa yang harus mereka lakukan kalau mau konsul?
Para astrolog-fisikawan di masa itu mengharapkan pasiennya, atau wakil dari pasiennya, mengajukan pertanyaan lebih dulu. Pertanyaannya bisa tertulis dan dikirim lewat kurir. Langkah ini penting karena bagi astrolog pada masa itu, pertanyaan dari pasien membuat mereka gigih dalam mempelajari horoskop.
Kebanyakan pertanyaannya adalah Apa penyakit yang saya derita? Beberapa pertanyaan berikut juga pernah ditanyakan : Apakah saya hamil? Ke mana hilangnya anjing saya? dan Haruskah saya pindah rumah?
Para astrolog-fisikawan menerima urine pasien, bukan untuk dianalisis, tapi sebagai bentuk kesungguhan hati pasien untuk disembuhkan. Kadang para astrolog memeriksa urine tersebut, tapi biasanya yang dilakukan astrolog adalah membaca tanda-tanda di bintang, dan tanda-tanda fisik dari sebuah penyakit. Misalnya warna pipi, ukuran tubuh, atau deskripsi pasien tentang diri mereka.
Kebanyakan pasien yang ada dalam catatan penyakit pasien milik Simon Forman dan Richard Napier hanya berkonsultasi satu kali, tapi ada beberapa yang berkonsultasi berkali-kali.
Apa reaksi pertama kamu waktu baca Catatan Penyakit Pasien ini?
Pertama kali saya baca Catatan Penyakit Pasien ini umur saya baru 20 tahun dan baru lulus kuliah. Saya enggak tahu seberapa berartinya sejarah kedokteran. Saya berasumsi bahwa makin modern, orang-orangnya akan semakin terbuka, tapi ternyata saya salah.
Jadi pertama kali saya baca, saya menemukan banyak catatan mengenai orang-orang yang konsultasi mengenai seks, menstruasi, ketakutan, dan penderitaan. Semua hal yang sifatnya personal itu dikonsultasikan secara terbuka. Biasanya yang konsultasi itu perempuan, jadi ini percakapan antara perempuan dan dokter, yang biasanya laki-laki.
Ini agak bertentangan sama apa yang biasa kita lakukan. Misalnya ada satu kejadian yang diceritakan sama Simon Forman. Waktu dia mau masuk ke sebuah rumah, dan tiba-tiba ada seseorang yang jalan keluar sambil bawa spatula yang di atasnya ada pup. Pertama, kenapa dia merasa kejadian itu harus ditulis? Pasti karena dia merasa kejadian itu enggak biasa. Tapi nyatanya dia enggak pernah tulis, “Ya ampun! Itu jijik banget, ngapain sih bawa-bawa pup segala?”
Hal-hal seperti itu yang membuat saya yakin bahwa pemikiran mereka berbeda dengan pemikiran kita sekarang, dan bagi para sejarawan, hal-hal seperti itu sangat menarik.
Ada contoh kasus lain enggak?
Kami punya banyak contoh kasus di mana para astrolog nemuin kasus perempuan menstruasi lewat mulut atau hidung, di beberapa kasus bahkan lewat payudara. Mereka punya model tubuh di mana di dalam tubuh kita ini ada empat aspek yang penting. Nah, kalau dari keemat aspek ini ada satu yang terhalang, atau keempat-empatnya enggak bekerja dengan baik, maka kamu akan sakit. Jadi di Catatan Penyakit Pasien ini kami banyak ditemukan informasi tentang proses pembuangan zat-zat dari tubuh, karena membuang zat tertentu dari tubuh dianggap membuang aspek yang enggak bekerja dengan baik.
Jadi kalau seorang perempuan sakit dan perempuan itu enggak ngeluarin darah kotor lewat siklus menstruasinya yang biasa, perempuan itu harus ngeluarin darah kotor lewat saluran lain. Ada juga contoh laki-laki yang ‘menstruasi’, jadi laki-laki itu ngeluarin darah kotor lewat hemoroid atau hidung.
Pertama kali nemu kasus ini, pasti langsung ngomong, Jorok! Jijik banget! Tapi lama-lama sih jadi, Oh ya ini kasus baru dia menstruasi lewat hidung.
Kenapa pada masa itu mereka bergantung banget sama astrologi dan horoskop?
Satu hal yang agak aneh dari 2 penulis Catatan Penyakit Pasien ini, Simon Forman dan Richard Napier, adalah mereka tergantung banget sama bintang. Ada banyak astrolog lain, tapi biasanya yang jadi praktisi medis enggak menjelaskan astrologi sedetail mereka berdua.
Di masa itu, orang-orang mempertanyakan validitas astrologi, khususnya astrologi yang berorientasi ke individu. Tapi mereka juga sadar kalau mereka ditempatkan di tempat yang sama, punya kalender yang sama, dan punya letak geografi yang sama. Jadi menurut mereka cukup masuk akal kalau permukaan air laut bisa naik dan turun karena pengaruh gravitasi bulan, berarti darah juga bisa terpengaruh. Kamu enggak perlu terlalu mikirin: Berarti orang yang punya pengetahuan tentang pergerakan kosmis juga punya pengetahuan tentang cara kerja tubuh.
Apa kamu pernah dapet tanggapan dari dokter mengenai penelitian yang kamu lakukan?
Ada beberapa hal yang enggak boleh dilakukan sama dokter sekarang ini, misalnya, “Ini normal kok buat Tuan Norfolk.” Dokter mengandalkan intuisi dari pertemuan langsung dengan pasien untuk tahu mengenai banyak hal, dan itu sangat sulit untuk dijelaskan.
Mereka tahu bahwa ada tempat-tempat buat melakukan tes atau buat dapet data yang valid, misalnya mesin MRI atau alat lainnya. Tapi mereka juga tahu kalau pertemuan langsung juga penting buat tahu apa yang diderita pasien dan bagaimana cara buat menyembuhkannya. Mereka kadang-kadang menganggap pertemuan langsung sebagai sesuatu yang bernilai.
Gimana sih pengaruhnya Catatan Penyakit Pasien ini terhadap kamu sebagai seorang peneliti?
Waktu awal penelitian, saya menganggap apa yang terjadi di masa lalu itu asing buat saya. Tapi satu hal yang saya suka dari Catatan Penyakit Pasien ini adalah laporan ini menggambarkan detail dari kehidupan orang-orang biasa pada zamannya. Jadi sifatnya personal, intim, dan ditulis dengan jelas oleh para astrolog.