FYI.

This story is over 5 years old.

Film

Tidak Ada Satupun Orang Baik di 'Narcos: Mexico'

Season empat serial populer ini menggambarkan asal usul perang narkoba AS dan bagaimana dunia ini penuh dengan "orang jahat dan orang sangat jahat."
Narcos
Foto dari Netflix

Ide untuk serial Narcos pertama kali muncul di benak produser eksekutif Eric Newman pada tahun 90-an. Dia mendengar sebuah cerita tentang Kartel Cali di Kolombia yang membuatnya takjub. Newman mulai menyelidiki kartel tersebut dan berpikir konsep itu cocok untuk dijadikan film. Dia menyimpan ide tersebut sembari mencari pasangan yang pas untuk mewujudkan visinya di layar besar. Datanglah Netflix.

Dalam pertemuan dengan Netflix bertahun-tahun setelah Kartel menarik perhatian Newman, Netflix bertanya kepadanya apakah dia mempunyai ide untuk konten di Amerika Latin. Idenya untuk film Narcos berubah menjadi serial televisi—sesuatu yang produser film ini tidak pernah sangka akan dia buat. Serial Narcos sukses dan kini sudah dalam season keempatnya, kali ini berpindah dari Kartel Cali di Kolombia ke Kartel Guadalajara di Meksiko untuk Narcos: Mexico, yang tayang 16 November kemarin. Season ini mengikuti cerita-cerita terjalin agen DEA (Badan Narkotika AS) Kiki Camarena (Michael Peña) dan Miguel Ángel Félix Gallardo alias El Padrino (Diego Luna), ketua kartel-kartel narkoba Meksiko.

Iklan

VICE sempat berbicara dengan Newman melalui telepon untuk mencari tahu bagaimana ‘perang narkoba’ benar-benar dimulai hanya setelah pembunuhan Camarena terjadi, mengapa El Padrino terjebak antara dua situasi menyusahkan, dan bagaimana Kartel Guadalajara melahirkan raja narkoba seperti Rafael Caro Quintero, saudara Arellano Félix, Ernesto Fonseca Carrillo alias Don Neto, dan Joaquín “El Chapo” Guzmán. Simak jawaban Newman.

VICE: Mengapa kamu memutuskan untuk memfokuskan Narcos: Mexico pada Kiki Camarena, agen DEA yang dibunuh di Meksiko pada 1985?
Eric Newman: Season ini berfokus pada bentrokan antara kedua orang ini, Felix Gallardo yang merupakan pemimpin dan pendiri kartel Guadalajara dan Kiki Camarena, agen DEA berbasis di Guadalajara yang mencurigainya. Itu merupakan insiden yang menyadarkan kita bahwa perang narkoba sedang terjadi. Enggak mungkin bisa menceritakan kisah perdagangan narkoba Meksiko tanpa menceritakan kisah itu. Kayaknya mereka berdua enggak sadar apa yang mereka hadapi dan seberapa besar jadinya operasi narkoba tersebut. Itu adalah titik yang pas untuk memulai serial ini, dan menurutku hasilnya bagus.

Serial baru ini menunjukkan bahwa pemerintah AS tidak tertarik dengan apa yang terjadi di Meksiko sebelum Kiki dibunuh. Menurut kamu, apakah pembunuhan Kiki merupakan awal perang melawan narkoba yang kita sekarang kenal?
Itu merupakan momen ketika kita sadar kita berada dalam perang narkoba. Apa yang terjadi ketika seorang polisi dibunuh di AS sangat berbeda dengan yang terjadi di Amerika Latin. Pembunuhan polisi itu hal biasa di Meksiko dan Kolombia. Tapi bagi orang Amerika, yang berpikir mereka enggak bisa disentuh, mereka berpikir “Wah, enggak bisa nih.” Masalahnya jauh lebih besar dan enggak bisa dikontrol dibandingkan apa yang kita sebelumnya sangka. Jadi bagi kedua pihak itu, momen itu merupakan awal dari apa yang kita lihat sekarang, di mana setengah juta orang telah meninggal.

Iklan

El Padrino dianggap sebagai ketua kartel Meksiko, tapi melihat pemeranannya pada seri ini, dia rupanya seperti seseorang yang terjebak diantara dua situasi yang menyusahkan. Bagaimana kamu menjelaskan karakterisasi itu?
Aku enggak percaya bahwa dunia itu penuh orang baik dan orang jahat. Aku percaya dunia itu penuh orang jahat dan orang sangat jahat. Dan menurutku, kita bisa memanusiakan siapa saja. Aku suka berpikir bahwa semua orang itu menjadi pahlawan atau korban dalam cerita mereka sendiri. Enggak ada yang mengaku mereka itu penjahat, dan menurutku pedagang narkoba juga merasa kayak gini. Mereka semua punya pembenaran untuk apa yang mereka lakukan. Mungkin alasan mereka enggak cukup, tapi kalau kamu mendengarkan mereka, penjelasan mereka cukup untuk mengerti bagaimana mereka bisa sampai pada posisi mereka. Satu hal yang enggak boleh diabaikan adalah peran Amerika sebagai pasar kokain terbesar di dunia.

Peran pemerintah dan penegakan hukum Meksiko dalam membiarkan ini semua terjadi juga penting. Ini bukan sosok yang memperkenalkan korupsi politik dan polisi kepada Meksiko. Bukan dia yang pertama kali melakukannya. Dia hanya melihat kesempatan dan mengambilnya. Dia telah melakukan banyak hal yang jahat, tapi dia bukan monster. Dia lagi kesusahan. Mereka selalu berada satu langkah di depan. Aku percaya kita bisa menemukan kemanusiaan dalam siapapun dan bagiku sangat penting untuk menunjukkan kemanusiaan dalam tokoh di serial ini. Kalau enggak, sama aja kayak nonton tokoh kartun.

Iklan

Pada akhir season tiga, kelihatannya seperti Lord of the Skies akan muncul pada musim berikutnya. Apa yang terjadi? Apakah cerita ini masih akan didalami? Kamu kan sudah melacak sejarahnya El Padrino?
Waktu aku melihatnya, aku berpikir ‘OK, kami bisa langsung mulai dengan Amando Carillo Fuentes, karena dia adalah salah satu pedagang narkoba paling signifikan di dunia.’ Mungkin yang paling signifikan, tapi aku kepikiran, kalau kamu mau benar-benar memahami ini, kamu harus balik dan mulai dari awal. Karena mereka semua dulu berada di tempat yang sama. El Señor de Los Cielos, Chapo Guzman, Ismael Zambada, dan Hector Palma. Nama-nama mereka dikenal setiap orang [di Meksiko.] Beberapa dari mereka juga dikenal sejauh AS, kayak si Chapo. Tapi mereka semua mulai bekerja untuk orang ini.

Kartel Guadalajara memiliki banyak raja narkoba terkenal selain El Padrino, seperti yang kamu bilang. Peran apa yang dimainkan Rafael Caro Quintero dan Don Neto dalam organisasi dan cerita serial ini?
Dalam organisasi dan cerita ini, Rafa Quintero dianggap sebagai pencipta sinsemilla. Dia genius. Tapi jeniusnya beda sama Gallardo. Dia merupakan petani bahan narkoba dan dia lebih muda dan sedikit lebih impulsif. Dia cerdas banget, setidaknya dalam hal penanaman. Sementara Fonseca Carillo merupakan pedagang narkoba jadul. Felix Gallardo kan bukannya lahir dalam keluarga pedagang narkoba. Dia berubah dari polisi menjadi pedagang narkoba. Fonseca Carillo dari dulu kan udah jadi pedagang. Dia udah terlibat dari awal dan mempunyai kredibilitas yang lebih tinggi dibandingkan Gallardo. Pada saat itu, sebelum mereka ikut campur dalam bisnis kokain, Rafa Quintero yang memegang produknya. Dia yang mencari tahu cara mengolah kokain, dan itu mengubah semuanya. Ingat ya, ini sebelum zamannya kokain. Dan Rafa Quintero sekarang sudah kembali memainkan peran yang besar sebagai salah satu pemimpin kartel Sinaloa. Dia aktif banget.

Iklan

El Chapo juga mulai dengan Kartel Guadalajara. Seberapa penting bagi serial ini untuk memerankan El Chapo sebagai pemula di industri narkoba dalam serial ini, dan apakah ini mempersiapkan kita untuk cerita season berikutnya?
Pastinya kami mempunyai opsi. Tujuan utama kami adalah untuk menceritakan koneksi antara semua orang yang terlibat dan pentingnya organisasi. Maksudnya, kalau enggak ada Kartel Guadalajara, yang lain enggak bakalan ada. Chapo enggak bakalan ada. El Señor de Los Cielos enggak bakalan ada. Bertemu dengan Chapo itu seru. Kayak ‘Anjir, itu Chapo.’ Kamu enggak bakalan tahu itu dia sampai dia sebut namanya. Menurut aku ada banyak pilihan untuk memadukan cerita Chapo kalau kita melanjutkan serial ini.

Narcos: Mexico mengekspos kasus korupsi di Meksiko dan seberapa tinggi kelanjutannya. Menurutmu mengapa kartel narkoba dan korupsi politik saling berkaitan di Meksiko?
Sepertinya ada situasi yang sangat rumit yang harus ditangani oleh Amerika. Semuanya tergantung pada caramu memandang peran Amerika di Amerika Latin, tetapi situasinya mengerikan kalau dilihat secara objektif. Kami mendukung orang-orang Meksiko. Beberapa kegiatan ekonomi yang kita lakukan telah merugikan sistem keuangan negara-negara ini. Kami tidak menghakimi siapa pun. Semuanya turut andil dalam kekacauan ini. Enggak ada orang baik dan jahat. Yang ada hanya orang jahat dan sangat jahat. Serial kami memang bukan film dokumenter, tapi kami merasa berkewajiban untuk menunjukkan segala sesuatu secara objektif.

Korupsi sudah ada di Meksiko sejak dulu, dalam hal kepolisian. Mereka mengabaikan tindakan kriminal dan melindungi pasangannya. Korupsi politik dan kebiasaan penyelundupan yang sudah terjadi selama bertahun-tahun [menemukan] barang yang paling menguntungkan, yaitu kokain. Setiap berat paketnya mengalirkan banyak uang. Aku rasa semua pihak saling berkomplot. Berhubung Amerika adalah negara tetangganya dan permintaan kokain mereka tinggi, kenapa enggak orang Meksiko melakukan apa saja yang mereka bisa untuk menjualnya ke Amerika?

Kariermu di dunia perfilman dimulai dari Wayne's World pada 1992. Apa pelajaran penting yang kamu ambil dari industri ini?
Sudah banyak perubahan yang terjadi semenjak aku masuk ke dunia ini. Aku sempat berpikir bakalan jadi produser film untuk selamanya, dan aku melakukannya dengan baik. Aku sudah membuat banyak film keren. Namun, hal terbaik yang pernah terjadi kepadaku yaitu ketika aku beralih ke televisi dengan Narcos. Ini tak akan mungkin terjadi kalau dunia perfilman enggak berubah. Aku memahami kalau kita sebaiknya membuat apa yang kita suka. Aku sarankan orang lain juga melakukan ini. Kalian akan kesulitan membuat sesuatu yang mengikuti selera orang. Kalian enggak akan menikmati prosesnya. Hal terbaik yang kita lakukan yaitu ketika membuat karya sesuai selera kita. Aku salah satu penggemar berat film seri kami, karena ini dibuat untukku. Ini yang aku sukai. Aku merasa sangat beruntung masih bisa melakukan ini setiap hari.

Follow Seth Ferranti di Twitter .