kriminal internasional

Tonton Cuplikan Penggerebekan Rumah Bos Kartel El Chapo, Kayak di Film-Film Sob!

Bos kartel legendaris Meksiko ini memang sudah lama tertangkap. Tapi proses kaburnya lewat terowongan sampai tertangkap aparat ternyata direkam. Simak momen mendebarkan itu eksklusif di VICE.
21.1.19
Polisi Meksiko mengamankan sabu-sabu di kediaman El Chapo
Aparat Meksiko saat menggerebek rumah bos Kartel Sinaloa

Sekitar pukul 4 pagi pada 17 Februari, 2014, agen-agen DEA (Badan Pengawasan Narkoba Amerika Serikat) bersama marinir Meksiko melaksanakan sebuah operasi untuk menangkap pemimpin kartel Sinaloa, Joaquin Guzmán alias El Chapo. Mereka melacak lokasi El Chapo hingga tempat ia bersembunyi di kota Culiacán, dan razianya bermulai ketika para marinir menggedor pintu Chapo dengan alat pemukul.

Menurut pernyataan minggu ini di persidangan El Chapo yang diberikan agen DEA Victor Vazquez, yang terlibat dalam razia tersebut dan ditembak dalam rekaman video operasinya, pintu Chapo terbuat dari baja bertulang hingga butuh waktu hampir 10 menit untuk menjatuhkannya.

Ini memberi Chapo peluang untuk melarikan diri melalui sebuah terowongan rahasia di bawah bak mandi di kamar tidur utama.

El Chapo sedang tidur telanjang bersama perempuan simpanannya, Lucero Sanchez, ketika para anggota DEA dan marinir tiba di tempat. Lucero bercerita dalam pernyataannya di persidangan minggu ini bahwa Chapo saking terkejutnya, dia tidak sempat berpakaian. Dia menyatakan bahwa Chapo masih telanjang ketika lari ke terowongan yang terhubung dengan jaringan selokan air di bawah kota. Vazquez dan marinir Meksiko menggeledah lima tempat sembunyi Chapo di sekitar Culiacán. Semuanya tersambung dengan terowongan bawah tanah.

Vazquez bilang dalam salah satu rumah persembunyiannya, tercolok kawat ke dalam saklar listrik yang bisa dipakai untuk membuka bak mandi. Dia bisa mendengar “suara gemercik” ketika perekatnya terlepas dan bak mandinya membuka. Dalam satu rumah, Vazquez dan para marinir menemukan 2.800 bungkus sabu, ratusan pisang plastik berisi kokain, serta gudang kecil berisi senjata, termasuk sebuah peluncur granat roket.

Barang-barang pribadi yang ditemukan di rumah tersebut memastikan identitas pemiliknya. Mereka menemukan pistol pribadi Chapo — sebuah Super .38 dengan inisial JGL di pegangannya yang bertatahkan berlian — serta foto-foto keluarga.

El Chapo ditangkap nyaris seminggu setelah lolos melalui terowongan bak mandi. Dia sempat lolos untuk kedua kalinya, tetapi akhirnya berhasil diekstradisi untuk menjalani sidang di New York. Jika diputus bersalah atas semua dakwaan jaksa, bos kartel itu harus menjalani penjara seumur hidup di lembaga pemasyarakatan federal Amerika Serikat.

Artikel dan dokumenter ini pertama kali tayang di VICE News