Game

Pengembang 'Plague, Inc' Tak Menyangka Kondisi Dunia Kini Mirip Seperti Game Mereka

Popularitas game ini melonjak di tengah pandemi corona. Karenanya pengembang menciptakan versi terbaru game yang memungkinkan pemain untuk menuntaskan virusnya.
06 Mei 2020, 6:37am
layar "pilih wabah" dalam game Plague, Inc.
Gambar: Ndemic Games

Pendiri Ndemic Games James Vaughan mengembangkan Plague, Inc. dari kamar tidurnya pada 2011. Dia tak menduga game ciptaannya akan populer, terlebih lagi hidup di tengah pandemi corona.

Dirilis delapan tahun lalu, Plague, Inc. tiba-tiba menduduki puncak penjualan Steam dan dibahas oleh The New York Times. Kemiripan dunia dalam game dengan realitas saat ini menjadi alasan Plague, Inc. semakin populer belakangan ini.

“Banyak yang memainkan ‘Plague Inc.’ karena game ini mengajarkan mereka akan situasi yang kita hadapi sekarang, dan memberikan semacam kendali selama masa-masa menakutkan dan mengkhawatirkan,” bunyi email James. “Pemain bisa memahami kekuatan menakutkan dari pertumbuhan eksponensial dan cara kerja pemerintah dunia dalam menghentikan pandemik.”

Pemain Plague, Inc. akan merekayasa virus dan menyaksikan penyebarannya di seluruh dunia. Tujuan utamanya yaitu untuk melenyapkan umat manusia. Premisnya sangat suram, tapi menarik. Seperti film Contagion, game ini menggambarkan situasinya dengan sangat gamblang sampai-sampai Tiongkok memblokir Plague, Inc. dari App Store akhir Februari lalu.

“Kami tak tahu pasti apakah pemblokirannya berkaitan dengan wabah virus corona yang dihadapi Tiongkok,” pihak Ndemic menyatakan saat itu. “Namun, kepentingan edukasi Plague Inc. telah diakui organisasi seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Saat ini, kami tengah mempertimbangkan apa yang bisa kami lakukan untuk membantu organisasi kesehatan global besar dalam menghentikan COVID-19.”

Sebulan kemudian, Ndemic Games mendonasikan $250.000 (Rp3,7 miliar) untuk melawan COVID-19. Mereka juga mengumumkan akan menggarap game baru yang memungkinkan pemain melawan virus.

“Ketika menggalang dana dengan WHO dan CEPI, kami berulang kali ditanya apakah kami bisa membuat game yang pemainnya bertugas menghentikan wabah,” bunyi pernyataan Ndemic Games. “Selain menyediakan dukungan finansial, kami juga mengembangkan mode game baru agar pemain bisa menyelamatkan dunia dari wabah penyakit.”

"Perubahan utama dari game Plague Inc. yaitu orang-orang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu diobati," ujar James. Mode baru ini masih berada dalam tahap awal pengembangan, tapi menurut James, gamenya bisa tercipta berkat bantuan organisasi internasional di garis depan penanganan COVID-19.

"Kami sangat beruntung bisa memperoleh banyak sekali informasi dari pakar kesehatan, seperti WHO dan Global Outbreak Alert and Response Network (GOARN). Kami berusaha memasukkan input mereka sebanyak mungkin sambil tetap memastikan gamenya masih bisa diakses pemain."

Staf Ndemic Games juga menghadapi tantangan serupa seperti perusahaan lainnya. Sejak Februari lalu, mereka bekerja dari jarak jauh. Hal ini justru membuat James bernostalgia.

“‘Plague Inc.’ awalnya diciptakan secara jarak jauh (Saya tidak pernah bertemu atau ngobrol dengan programernya!),” tutur James. “Jadi, bisa dibilang kami kembali ke asal.”

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US