Tangkapan layar via Facebook
Mary-Ann Baldwin selaku wali kota Raleigh, North Carolina mewajibkan seluruh penduduk kota untuk memakai masker mulai Jumat sore pekan lalu. Mereka harus bermasker setiap keluar rumah dan naik transportasi umum.Beberapa kota dan kabupaten AS telah mengambil langkah ini, sedangkan gubernur Roy Cooper mengatakan awal pekan lalu peraturan tersebut âtengah diperbincangkanâ karena jumlah kasus positif Covid-19 dan pasien terduga corona terus naik dalam tingkat mengkhawatirkan.Terlepas dari kewajiban itu, admin grup Facebook ReOpen NC mengajak para pengikutnya untuk membakar masker. Dalam video terbaru, co-founder Ashley Smith berlagak menakutkan saat ngomong seperti ini:âKalian semua tahu kelompok kami menentang apa saja yang diwajibkan. Kami menjunjung tinggi kebebasan pribadi. Kali ini saya ingin memulai kampanye yang saya harap bisa diikuti semua orang,â ujarnya. âDengan ini saya menegaskan âtidak akan mematuhi peraturan.âââIni [masker] tidak mampu mencegah penyebaran Covid,â kata Ashley, sambil menarik tali masker bedah secara dramatis. âBenda ini bukanlah tanda kasih sayang atau peduli dengan satu sama lain. Ini menandakan kontrol yang harus dipatuhi.âAshley menantang âsemua orang yang menonton video iniâ untuk membeli sekotak masker bedah dan membakarnya. Dia lalu menaruh selembar masker pada penggorengan, dan lanjut berkata âSaya harap kalian semua tetap menjaga kesehatanâ sambil membakarnya. Ironis banget, kan? (âSuhu apinya mencapai 300 derajat Karenheit,â seorang pengguna Facebook berkomentar.)Dalam video kedua, lagu Star Spangled Banner menggelegar dari speaker portable di saat seseorang memanggang sosis di atas masker yang terbakar. Kedua postingan ini mengajak pengikut menggunakan tagar #IgniteFreedom. Sayangnya, ReOpen NC tidak sadar #IgniteFreedom adalah kampanye anti perdagangan manusia yang diinisiasi oleh organisasi kemanusiaan Swiss, Youth Underground, pada Januari. Tagar itu untungnya tidak dirusak tantangan bakar masker di Instagram. (Hanya ada beberapa postingan tentang ini.) Anak Twitter dan TikTok tampaknya juga belumâdan semoga tidakâikut tantangan tolol ini.Tampaknya ini bukan kali pertama keluarga Smith melakukan hal bodoh. Dalam video Siaran Langsung Facebook pada akhir Mei, Adam Smith berkendara sambil memperingatkan penonton kalau dia akan membunuh untuk melindungi negara dari âTatanan Dunia Baruâ. Video itu dibuat menanggapi perintah di rumah saja. Dia bersikeras siap melawan supaya bisa makan di luar.âKami tidak mau membunuh siapapun, tapi apakah bersedia melakukannya? Siapkah kami mengorbankan hidup?â tanyanya. âKami harus menjawab ya. Apakah ini termasuk bentuk kekerasan? Terorisme? Tentu bukan terorisme. Maksud saya bukan untuk menakut-nakuti orang, tapi untuk menekankan pesan ini: Kami akan bertindak keras, jika kalian bertindak keras. Jika kalian membawa senjata, maka kami juga akan membawa senjata.âBeberapa hari sebelumnya, Adam berdemonstrasi bersama kelompok bersenjata âBlue Iglooâânamanya mirip Boogalooâdi pusat kota Raleigh. Foto News and Observer menunjukkan Adam dikawal anggota polisi saat keluar dari gedung State Capitol. Seorang co-founder ReOpen NC keluar dari grup karena insiden ini.âGerakan ini bergerak ke arah yang tidak kami sepakati. Ashley bertindak atas kemauan sendiri kemarin dan hampir memicu kerusuhan,â tulis Kristen Cochran dalam Facebook. âAshley mengubah narasi gerakan ini, dan saya tidak bisa mendukungnya.âWalaupun begitu, Adam dan Ashley sangat gigih membuat tantangan bakar masker ini diikuti banyak orang. âDalam hal hak warga negara dan apa yang dijamin konstitusi kepada rakyat Amerika, saya berhak membeli sesuatu dan merusaknya,â Ashley memberi tahu WFMY.Pada Rabu pekan lalu, North Carolina mengumumkan 1.200 kasus baru dalam satu hari. 849 orang dirawat karena diduga menderita Covid-19. ReOpen NC tidak menanggapi permintaan VICE untuk berkomentar.Artikel ini pertama kali tayang di VICE US
Iklan
Iklan