Cara Menipu Paling Ampuh Biar Semua Orang Mengira Kamu Sudah Mati

Artikel ini awalnya muncul di VICE Canada

Ada banyak alasan kenapa seseorang ingin meninggalkan dunia—utang, hubungan yang buruk, membenci kehidupan, pekerjaan yang mentok, dicela-cela teman atau orang tua, dan masih banyak lagi. Nah, kalau kamu ingin meninggalkan semuanya, cara yang terbaik adalah dengan memalsukan kematian sendiri.

Videos by VICE

Menipu orang agar berpikir kamu telah tiada adalah sebuah fantasi yang sudah muncul semenjak lama. Masih ingat kasus mantan pacar Olivia Newton-John yang memalsukan kematiannya sendiri? Patrick McDermott menghilang pada 2005 dalam sebuah perjalanan memancing malam hari di atas kapal. Lucunya kapal itu bernama “Freedom.”

Setelah beberapa tahun, dilaporkan bahwa McDermott sempat tinggal di Meksiko—fakta yang dikonfirmasi oleh penyelidikan tertanggal 2009—dan menemukan bahwa dia memiliki banyak utang tunjangan anak. New Idea, sebuah majalah mingguan Australia mengklaim bahwa mereka memiliki bukti foto kalau McDermott masih terlihat berada di Meksiko awal minggu ini.

Kisah ini membuat saya penasaran sebetulnya apa cara yang terbaik untuk menghilang dari dunia, sehingga saya tidak bisa dicari sama sekali. Lantas, saya mengontak Elizabeth Greenwood, penulis Playing Dead, sebuah buku yang menganalisa pemalsuan kematian dalam berbagai bentuk.

Di awal percakapan, Greenwood langsung memberikan peringatan: “Jujur, saya tidak merekomendasikan melakukan hal-hal ini ya.”

“Banyak dari kita punya pilihan untuk menghilang, semacam berjalan keluar dari hidup,” jelas Greenwood. “Ini tidak ilegal. Jelas apapun yang kamu tinggalkan akan menghantuimu nanti, misalnya apabila kamu narapidana, tapi kalau kamu warga sipil normal, mudah untuk keluar dari hidup.”

Namun, apabila mengakhiri nyawa bukan sebuah pilihan, kayak misalnya gara-gara kamu membuat marah kartel narkoba atau apa gitu, mungkin kamu perlu memalsukan kematian sendiri. Lucunya, Greenwood mengatakan metode McDermott sebetulnya adalah pilihan yang buruk. Ternyata ketika seseorang menghilang di laut, investigator akan curiga, terutama ketika tubuh mayat (biasanya ditemukan beberapa hari kemudian) tidak pernah ditemukan. Pilihlah metode yang lebih sederhana.

Masuklah ke dalam hutan

“Saya ngobrol dengan investigator tentang kasus kecelakaan macam apa yang harus dihindari apabila ingin memalsukan kematian dan mereka mengatakan laut bukanlah jawabannya. Kasus kecelakaan yang biasanya meyakinkan melibatkan skenario terbuka,” jelas Greenwood. “Misalnya, orang-orang sering hiking dan hilang entah ke mana, dan tubuhnya tidak pernah ditemukan, apa yang sebetulnya terjadi dengan mereka sangat luas kemungkinannya.

“Jadi harus ada skenario yang jawabannya bisa lebih luas daripada sekedar jatuh dari kapal dan tenggelam. Kamu harus mencari situasi yang bisa memunculkan lebih dari satu jawaban.”

Oke, misalnya saya naik gunung terus menghilang, terus apa berikutnya?

Memalsukan kematian sendiri sebetulnya tidak ilegal, tapi memang ada kejahatan-kejahatan kecil yang harus dilakukan—seperti penipuan dan pencurian identitas andaikan kamu berusaha menggunakan identitas orang lain. Jadi kecuali kamu bersedia melanggar hukum dan memalsukan dokumen, hindari menyetir mobil. Perlu diingat, alih-alih pergi ke pedesaan terpencil, kamu seharusnya justru mengincar kota besar. Pikir deh, orang-orang kan mengunjungi kota besar setiap saat, dan jauh lebih mudah untuk melakukan transaksi ilegal dan membeli rumah tanpa dokumen.

Greenwood sempat menyebutkan seorang perempuan bernama Petra Pazsitka, yang menghilang ketika berumur 24 di 80-an. Lucunya, dan untungnya bagi Pazsitka, seorang pembunuh berantai mengaku bertanggung jawab atas kematiannya. Namun pada 2015, setelah melaporkan ke polisi rumahnya dimasuki secara ilegal, Paztiska ternyata ditemukan selama ini tinggal di Jerman menggunakan nama lain. Dia bisa bertahan hidup karena dibayar dengan uang kas di tempat kerjanya padahal selama lebih dari 30 tahun dia tidak memiliki dokumen yang layak. Ketika akhirnya ketahuan, investigator menyatakan dia tidak bersalah karena tidak memalsukan dokumen apapun.

Menurut Greenwood, ini adalah cara terbaik untuk menghilang.

“Kamu tidak perlu bepergian, dan kamu tidak membutuhkan paspor kecuali kamu bersedia menghabiskan banyak uang untuk membeli paspor palsu dan itupun kamu harus kenal orang-orang yang tepat. Dari pengalaman saya, selalu lebih baik untuk tidak menonjol dan melakukan sedikit mungkin hal.”

Foto via Pexel

Penyamaran juga penting. Seorang lelaki bernama John Darwin, lebih dikenal sebagai Pria Kano, juga sempat dikupas dalam buku Greenwood. Di awal 2000-an, Darwin terlibat utang setelah membeli beberapa rumah, sehingga memutuskan untuk berlayar dengan kano ke lautan dan menghilang. Tubuhnya tidak pernah ditemukan, namun sisa kanonya berhasil ditemukan. Dia dinyatakan meninggal dan keluarganya mendapatkan uang ganti rugi asuransi sebesar $32.000 yang kemudian digunakan untuk membayar utang mereka.

Darwin bahkan sempat bertetangga dengan istrinya selama beberapa tahun sebelum akhirnya terciduk di 2017 setelah terekam foto sedang berlibur bersama. Darwin dan istrinya dituntut atas penipuan dan dihukum delapan tahun penjara—sekarang mereka bebas. Darwin sempat diwawancarai Greenwood dalam bukunya dan mengaku dia total mengubah penampilannya setelah memalsukan kematian. Dia kurus, memiliki jenggot, mengganti model rambut, mulai mengenakan kacamata, dan berjalan pincang. Saking bagus penyamarannya, dia sempat berjalan melewati ayahnya di jalan dan ayahnya sama sekali tidak menyadari.

Penting untuk diingat bahwa memalsukan kematian sendiri bukanlah proyek jangka pendek dan kamu harus siap dengan konsekuensinya. Kalau kamu ingin menghilang dengan cara seperti ini, kamu harus siap menghilang selamanya. Kamu tidak boleh berkomunikasi dengan teman, keluarga atau pengikut Twittermu, seberapa banyaknya pun jumlah mereka. Kamu harus memutus total kontak dengan kehidupan lama kalau tidak mau menanggung risiko tertangkap.

“Alasan utama orang tertangkap bukankarena wajah mereka terekam kamera keamanan atau dikenali seseorang di tempat umum,” jelas Greenwood. “Orang tertangkap karena mereka tidak bisa memotong hubungan dengan kehidupan mereka sebelumnya, mereka masih berusaha berkomunikasi dengan anggota keluarga dengan cara apapun. Kamu harus mengubah semua aspek tentang dirimu, dan kamu harus pergi ke tempat yang tidak akan diduga oleh siapapun.”

Kesuksesanmu memalsukan kematian tentunya berbeda-beda dalam setiap kasus. Ada banyak metode lain yang bisa digunakan, misalnya mencari orang yang bisa membantumu membayar dokter di negara lain untuk menerbitkan sertifikat kematian dan semacamnya. Tapi untuk metode yang paling cepat dan efektif, mungkin ini cara yang terbaik.

Semoga berhasil! Sampai ketemu di hutan ya.

Thank for your puchase!
You have successfully purchased.