Tinder

Daftar Profesi Yang Peluangnya Besar di-Swipe Kanan Pas Main Tinder

Kami menghubungi orang-orang yang masuk kategori 'hot' berkat kerjaannya di jagat Tinder untuk berkomentar. Profesi kalian ada ga di daftar ini?
Hannah Ewens
London, GB
31.7.17

Tinder sudah menemani kita dalam waktu cukup lama, membantu kita menjalani cara baru berkencan. Sampai-sampai kita sudah tahu siapa yang akan kita swipe-kiri tanpa pikir panjang. Ketika kita ngelihat seseorang melakukan pose yoga di pantai atau demen banget pesta bulan purnama, jempol kita bergerak ke kiri dengan kecepatan yang sama kalau kita menyentuh ceret panas. Tapi apa sih yang sebenarnya membuatmu ngeswipe-kanan? Bagaimana kamu bisa membayangkan, dalam sekian detik saja, masa depan dan menentukan apakah kamu akan sekadar ena-ena sama orang ini atau akan saling mengunjungi saat Lebaran dan punya anak?
Pepatah bijak yang beredar adalah, segalanya soal terlihat cocok dalam bayangan kita itu. Generasi millennial adalah manusia yang konon paling digerakkan insting. Sementara aplikasi kencan telah menekan selera dan hasrat kita sampai taraf paling bawah. Kita pengin ena-ena, chill sama orang yang menarik, dan kita pengen melakukannya dengan percakapan yang ga banyak basa-basi. Sayangnya, faktor lain sekarang muncul. Bukan sekadar kamu orangngnya asyik apa engga, tapi juga ditentukan pekerjaanmu. Data terbaru dirilis oleh Tinder menunjukkan bahwa ada profesi-profesi tertentu lebih sering di-swipe kanan dibandingkan yang lainnya. Untuk cowok-cowok, pekerjaan yang paling sering di-swipe kanan adalah pilot, enterpreneur, pemadam kebakaran, dokter, atau artis (pada dasarnya adalah pekerjaan-pekerjaan yang kita baca di buku anak-anak saat kecil). Untuk perempuan, profesi psikolog, desainer interior, entrepreneur, humas, dan guru jadi favorit. Siapa sih yang tahu kenapa pekerjaan-pekerjaan ini mendapatkan perhatian pengguna Tinder? Apakah ada yang nampak seksi dari sosok desainer interior? Kecuali kita sedang mengalami puber kedua dan kerjaannya nontonin Million Dollar Decorators, sekilas daftar ini enggak masuk akal kan? Satu-satunya cara mengetahuinya adalah ngobrol-ngobrol langsung bersama orang-orang yang profesinya dianggap berpeluang besar kena swipe kanan. Bersiaplah. Ini hasil obrolan kami:

COWOK-COWOK

Nick Patel – Pilot sekaligus karyawan VICE

VICE: Eh Nick, ternyata pilot adalah pekerjaan yang bikin cowok-cowok berpeluang besar di-swipe kanan. Kenapa tuh kira-kira?
Nick Patel: Kayaknya pilot adalah pekerjaan menarik karena itu salah satu dari sedikit pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tinggi, sama seperti dokter dan pengacara. Ini bukan jenis pekerjaan yang bisa dilakukan sembarang orang.

Jadi karena dikit yang bisa jadi pilot, orang cenderung tertarik?
Iya sih, banyak orang jadi terkesima dengan pilot. Jarang-jarang kan kita ketemu orang yang punya kemampuan terbang. Tiap saya menyebutkan pekerjaan ini pada orang-orang, mereka sangat terkesima. Apakah pekerjaan ini memudahkanmu untuk 'ena-ena' pas kencan?
Iya, banget. Gue bakal pamer-pamer kalau ada orang seksi di sekitar gue. Kamu juga akan terkesima, kalau ketemu pilot lain?
Iyalah. Terbang itu udah kayak passion. Ada banyak hal yang bisa diomongin kalau kita ketemu orang dengan minat sejenis. Ini adalah pekerjaan yang beda banget; bisa ada di udara itu seru banget. Pas gue ketemu pilot lain, kami saling memahami. Ya ampun, baru sadar ada stiker pesawat di laptopmu.
Hahaha. Iya nih…

Mike Buonaiuto, Pendiri Startup Perubahan Sosial Shape History

VICE: Hai Mike. Pekerjaanmu termasuk salah satu yang paling menarik bagi cowok. Gimana rasanya?
Mike Buonaiuto: Pekerjaan adalah gambaran diri kita. Saya melakukan hal yang saya inginkan dan itu menarik. Saya telah membangun agensi saya sendiri. Semua orang ingin menemukan seseorang yang mempunyai kebebasan dalam pekerjaan dan keberanian untuk melakukan pekerjaan itu. Apakah keinginan mengambil risiko itu menurutmu seksi?
Iyalah, pasti itu. Saya rasa mengambil risiko adalah hal yang menarik bagi orang lain dan bukan hanya dalam hubungan asmara tapi juga hubungan profesional. Kita pengen ketemu orang-orang yang juga passionate. Kamu mau enggak berkencan dengan sesama entrepreneur atau pendiri startup?
Mau-mau aja sih, tapi kayaknya sulit karena saya tahu saya seorang workaholic dan rada gila soal kerjaan. Jadi enggak yakin juga seberapa mau saya berkencan dengan orang yang mirip. Bayangan berkencan dengan saya biasanya lebih indah daripada realitanya.

Billy Tarr – Dokter

*Foto di atas bukan sosok Billy Tarr sesungguhnya, si dokter yang ngobrol sama kami; ini cuma stock image dokter paling ganteng dalam sejarah pertelevisian, tepatnya Alex Adams di serial Holby City diperankan oleh Jeremy Sheffield awal 2000-an. Billy enggak mau fotonya dipajang di sini takut kena protes para dokter lain. VICE: Halo Billy! Dokter pekerjaan yang OK banget nih. Masuk top 5 lah dalam dunia Tinder.
Billy Tarr: Saya kaget sih pekerjaan saya masuk top 5. Soalnya kan kami bekerja 56 jam seminggu, minimal tuh, dan setiap akhir pekan kami juga kerja. Saya kaget orang masih mau berkencan dengan kami padahal kan kami jarang pulang dan sering tiba-tiba harus ke rumah sakit. Saya rasa pekerjaan ini digambarkan "penuh kasih sayang", bahwa kami adalah orang-orang baik. Padahal kan, kami ngomong sama orang sepanjang hari jadi kami sudah lebih terbiasa aja. Apakah kamu pernah ketemu calon teman kencan yang tergila-gila dengan pekerjaanmu?
Saya berkencan dengan orang-orang yang juga murid sekolah kedokteran jadi saya yakin juga sih.


Baca juga artikel dari VICE dengan perspektif unik mengenai dunia kencan:

Jadi kamu berkencan sama orang-orang dalam komunitas itu-itu aja?
Saya pernah berkencan dengan dua sesama murid kedokteran dan mereka berdua seumuran saya dan lagi menjalani tingkat pelatihan yang sama. Kami sibuk banget. Mereka bilang di setiap kelompok pelatihan pasti ada yang nikah. Ya mau gimana, kami bareng-bareng terus selama enam tahun. Saya punya teman-teman yang saling berkencan sejak tahun pertama sampai sekarang. Fakta bahwa kamu belajar melulu, tapi masih sempat kencan adalah hal yang mengesankan.
Ya, lumayan, ya. Saya enggak pernah mikir kayak begitu sih. Jadi adil aja kalau orang-orang respek dengan pekerjaan ini. Baguslah.

CEWEK-CEWEK

Sophie Finch (yang lagi dadah-dadah) – Desainer Interior

VICE: OK Sophie! Kenapa nih kira-kira pekerjaanmu paling diminati?
Sophie Finch: Mungkin karena kita kreatif? Kami cerdas tapi lebih terbuka. Kami kelihatannya menyenangkan dan seru. Kedengarannya mungkin pretensius tapi kami enggak stuck di dalam bank bekerja 9-5. Kami juga punya selera yang bagus. Ya itu masuk akal, sih. Kalau kamu membuat interior jadi nampak bagus, masa kamunya sendiri terlihat buruk…
Iya sih, dan mungkin kita menjadikan hal-hal sedikit lebih sartorial. Misalnya nih, aku suka jaket bermanik tapi modelnya bomber. Jadi orang-orang mudah menciri kita di dalam pub. Saya pikir juga mereka akan membantu membenahi tempat tinggal mereka?
Duh, semoga enggak ya. Aku enggak suka bayangan bahwa kami yang membuat tempat tinggal mereka terlihat lebih baik, tapi ya bisa jadi itu benar. Pacar saya sebenarnya juga desainer interior, sih. Aku cuma pernah berkencan dengan para perancang. Salah satu cewek yang kerja di tempat saya—pacarnya bekerja di bidang fesyen. Aku pikir desainer secara umum cocok dengan satu sama lain. Orang-orang kreatif jarang mau berkencan dengan pekerja korporat.

Edwina Eddleston – Pendiri/Direktur Creative Agency

VICE: Hai Edwina! Menurutmu kenapa pekerjaanmu sebagai pendiri agency bikin orang nge-swipe kanan?
Edwina Eddleston: Karena sebagai founder perusahaan, kami sering menghadapi tantangan dan permasalahan dari segala sisi, jadi kami harus selalu siap. Kami harus mengarahkan orang-orang dan kami harus percaya diri. Kami harus selalu siap memecahkan masalah. Sisi itu mungkin sangat menarik bagi orang-orang karena kami tidak terkesan manja atau perlu diurusin. Atau akan menunggu seseorang untuk memperbaiki sesuatu. Menurutmu apakah mereka menganggap sisi itu intimidatif—dan mereka justru suka?
Kayaknya cowok-cowok kadang terintimidasi. Faktor intimidasi ini juga datang dari tingkat passion yang tinggi jadi kamu tahu apa yang kamu kerjakan. Ya, soal tingkat ilmu pengetahuan aja sih. Founder sekaligus entrepreneur berada di posisi dua bagi cowok-cowok yang peluangnya besar di-swipe kanan. Apa kamu tertarik berkencan dengan sesama pengusaha?
Menurutku ada dua tipe founder perusahaan: tipe A dan tipe B. Tipe A biasanya amat kreatif, dan tipe B biasanya tertata dan process driven. Nah, saya tipe B jadi kalau saya ketemu tipe yang kreatif, meledak-ledak, mungkin akan berhasil. Padahal saya bawannya pengin ngeswipe kiri… Biasanya cowok bilang apa kalau kamu ngasih tahu pekerjaanmu?
Banyak intrik. Banyak pertanyaan. Tidak ada peraturan seperti itu karena saya pendiri perusahaan ini. Saya enggak bermaksud terdengar egois, tapi orang-orang terkesima karena kita harus menjalani begitu banyak peran sekaligus.