Noisey, media online yang masih satu grup dengan VICE, pekan lalu merilis daftar 100 lagu terbaik sepanjang 2017. Nama-nama seperti Lorde, Courtney Barnett, Kurt Vile, atau Gorillaz tahun ini berada di posisi lebih rendah dibanding pendatang baru seperti SZA, Sampha, atau Kelela. Kenapa bisa? Plus, nama-nama terbesar kancah musik dunia dari segi artistik tentu saja masuk, mulai dari Kendrick Lamar, King Krule, hingga St. Vincent.
Jadi, seperti apa sih cara kerja tim redaksi Noisey saat menyusun daftar 100 lagu terbaik? Kenapa “XO Tour Llif3” dari Lil Uzi dipilih sebagai lagu terbaik selama 12 bulan terakhir?
Videos by VICE
Semua jawabannya bisa kalian dapatkan dari SesiThe VICE Guide to Right Now, program dari VICE’s daily podcast. Lewat podcast inim kami membahas isu-isu penting harian yang ingin kalian ketahui lebih detail.
Narasumber untuk podcast ini adalah Lawrence Burney, salah satu anggota redaksi Noisey yang terlibat aktif dalam penyusunan daftar the 100 best songs of 2017. Lawrence secara telaten menjabarkan alasan pemilihan satu lagu dianggap lebih baik dibanding lagu lainnya, sekaligus membahas lanskap musik internasional selama beberapa tahun ke depan. Dia pun menjabarkan alasan memilih lagu terbaik lebih sulit daripada menentukan 100 album terbaik 2017.
Simak podcast kami di bawah ini:
Untuk mendengarkan The VICE Guide to Right Now Podcast kalian bisa memakai aplikasi Acast, Google Play, Apple Podcasts, Stitcher, atau manapun yang biasa kalian gunakan buat mendengar podcast.
More
From VICE
-

Screenshot: Xbox -

Pictured: a scene from VICE's new kambo documentary -

Screenshot: Epic Games
