Bulan lalu, kota di Provinsi British Columbia, Kanada, dihujani kotoran manusia sebanyak dua kali.
Hingga artikel ini dilansir, tidak jelas kenapa bisa hujan tinja melanda kota Kelowna terjadi. Faktanya, sebagian tinja berhasil menerobos sunroof mobil yang sedang berhenti di lampu merah dan menimpa semua orang di dalamnya. Penumpang malang tersebut, yang kejatuhan tinja pada 9 Mei, bernama Susan Allen dan anak laki-lakinya Travis. Allen memberi tahu VICE kalau sunroof mobilnya terbuka waktu itu, dan tiba-tiba mereka berlepotan kotoran manusia.
Videos by VICE
“Kami tertimpa kotoran manusia yang jatuh dari langit,” kata Allen kepada VICE. “Kotoran itu jatuh ke dalam mobilku lewat sunroof. Kotorannya mengenai saya dan Anak. Mobil saya juga penuh dengan kotoran.” Kotoran diyakini jatuh dari pesawat yang lewat, dan Transport Canada sedang menyelidiki penyebab sebenarnya.
“Mobil saya kena semua, dari bemper depan sampai belakang. Ada di sunroof dan jok mobil. Bahkan muka dan baju saya juga kena. Jijik banget.”
Awalnya Allen tidak tahu apa yang terjadi saat itu, tapi kemudian orang yang ada di mobil sebelahnya menunjuk ke langit. Dia mendongak dan melihat pesawat sedang melintas di atasnya. Anaknya, Travis, yang duduk di sebelahnya muntah-muntah karena tidak tahan baunya.
“Baunya sangat busuk,” kata Allen kepada VICE. “Seperti kotoran manusia, tapi ada bau kaporit juga. Saya baru kali ini mengalaminya. Kena mata, mulut dan rambut. Benar-benar menjijikkan pokoknya. Saya takut kena penyakit karena bersentuhan langsung dengan mata.”
Allen segera mengemudikan mobilnya ke tempat cuci mobil terdekat karena tidak tahan dengan baunya. Dia menyemprotkan tubuhnya, anaknya dan mobilnya. Ternyata, Allen dan Travis bukan satu-satunya korban kejatuhan tinja. Menurut CTV, ada mobil lain yang kecipratan tinja tiga hari setelah inside Allen. Ia mengatakan kejadian ini membuatnya syok.
Sehari setelah insiden, Allen pergi ke dokter karena matanya bengkak. Dokter mengatakan kalau ia terserang konjungtivitis atau mata merah, efek samping yang umum terjadi saat mata terkena kotoran.

Perempuan ini berusaha meminta pihak berwenang untuk menyelidiki hujan tinja misterius tadi, tapi aparat diklaim sama sekali tidak membantu. Dia ingin pemerintah mengganti rugi. Sementara itu, Transport Canada masih menyelidiki insiden tersebut, dan Bandara Kelowna sudah memiliki dugaan tiga pesawat yang menjatuhkan tinja dari langit.
Menurut Allen, dia sebenarnya malu menghubungi media seperti ini. Tapi tidak ada jalan lain untuknya.
“Tidak ada yang mau terkenal karena kejatuhan kotoran manusia.”
Follow Mack Lamoureux di Twitter.
More
From VICE
-

Screenshot: Xbox -

Photo: watchara ritjan / Getty Images -

Photo: ballyscanlon / Getty Images
