The VICE Guide to Right Now

Azab Sosok Pemicu #MeToo: Selain Dipenjara 23 Tahun, Harvey Weinstein Positif Corona

Menurut laporan berbagai media AS, produser film yang nyambi jadi pemerkosa berantai itu masuk sel isolasi di Penjara New York karena penyakitan.
24.3.20
Sosok Pemicu #MeToo Harvey Weinstein Kena Corona dan Dipenjara 23 Tahun
Foto sosok Harvey Weinstein selama persidangan via Johannes EISELE / AFP

Harvey Weinstein awal pekan ini ternyata masuk sel isolasi khusus di Penjara Wende, Negara Bagian New York, setelah hasil tes menunjukkan dia positif tertular COVID-19.

Produser film sekaligus pemilik rumah produksi Miramax itu sejak 18 Maret 2020 resmi masuk penjara. Ulahnya memerkosa puluhan perempuan yang bersinggungan dengannya di industri film berbuah vonis penjara 23 tahun. Kasus Weinstein adalah pemicu munculnya gerakan #MeToo di berbagai negara.

Iklan

Menurut laporan The Niagara Gazette, Weinstein adalah satu dari dua narapidana di Wende yang positif kena Corona. Kendati masuk sel isolasi, sosok yang memproduksi film legendaris Pulp Fiction atau Scream tersebut tetap mendapat perawatan medis.

Menurut pejabat penjara yang minta namanya dirahasiakan, sebelum masuk penjara Wende, Weinstein tampaknya sudah tertular virus corona. Dia dipindah ke penjara dengan keamanan maksimum, setelah sebelumnya mondok dulu di Lapas Rikers Island selama masa persidangan. New York merupakan salah satu wilayah dengan penularan COVID-19 terparah di Amerika Serikat. Dari 32 ribu kasus positif corona di Negeri Paman Sam, separuhnya berada di New York.

Lapas Rikers, merujuk laporan BuzzFeed News, merupakan salah satu penjara yang paling parah kena dampak Corona. Ada 38 narapidana di sana yang positif tertular. Informasi tertularnya Weinstein juga sudah dipastikan oleh pejabat lapas lain oleh beberapa media di AS.

Michael Powers, Ketua Dewan Pengawas Lapas untuk Negara Bagian New York, menolak berkomentar mengenai status positif Weinstein. Dia hanya mengatakan ada 43 ribu narapidana kini berada di Penjara Wende, dan dua di antaranya memang positif tertular.

Namun dia mengakui, berbagai langkah pencegahan perlu dilakukan agar penularan virus corona di lapas tak meningkat. "Sebab, penjara adalah kawasan tertutup dan amat berbahaya jika sampai wabah menyebar di dalamnya," kata Powers.

Follow Gavin di Twitter dan Instagram

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia