Berita Teknologi

Satu Kota di AS Nekat Dirikan Patung Raksasa Elon Musk

Patung Golden Driller sebelumnya melambangkan juru bor minyak di Tulsa, Oklahoma, kini diganti jadi sosok pendiri Tesla. Alasan pemkot dipengaruhi motif ekonomi.
Patung Golden Driller yang diubah menjadi patung Elon Musk
Tangkapan layar: YouTube/tulsaworld

Monumen bersejarah di Tulsa, Oklahoma, diubah demi meyakinkan Elon Musk untuk mendirikan pabrik mobil listrik di sana. Patung emas setinggi 23 meter itu diresmikan Rabu pekan lalu.

Patung tertinggi keenam di benua Amerika Serikat tersebut dikenal sebagai Golden Driller, dan dulunya melambangkan juru bor di Tulsa. Namun kini, tulisan “TULSA” di sabuk patung diganti menjadi “TESLA”.

The Independent melansir pengubahan monumennya diusulkan oleh Pemilik Tesla di Oklahoma dan didukung oleh wali kota Tulsa GT Bynum. Mereka berharap hati Musk tergerak setelah dia melihat patung raksasanya. Sebagaimana dibeberkan Jalopnik, Golden Driller cukup sering dijadikan iklan billboard yang mencolok. Lewat Twitter, Bynum pernah berjanji semua personel polisi Tulsa akan mengendarai Cybertruck jika Musk mau mendirikan pabrik di kotanya.

Langkah ini bisa dibilang sangat tidak demokratis. Walaupun monumen tersebut awalnya dibangun perusahaan migas, mengubah patung pekerja menjadi pengusaha anti-serikat yang memaksa karyawan tetap masuk selama pandemi COVID-19 bukanlah ide bagus.

Tulsa bukan satu-satunya kota di AS yang menjilat pantat pengusaha kaya raya, tapi pengubahan patung bersejarah adalah contoh ekstremnya.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US