Film Dokumenter

Dokumenter 'Skin: A History of Nudity' Menelusuri Sejarah Adegan Telanjang di Film

Lewat dokumenter ini, penonton diajak memahami bahwa ketelanjangan dapat memberdayakan sekaligus mengeksploitasi aktor pada saat bersamaan.
10.7.20
Shannon Elizabeth dalam American Pie
Adegan dalam American Pie

Gimana rasanya kalau orang-orang membicarakan apa yang salah dari tubuhmu secara mendetail? Kalian mungkin akan kesal, tapi bagi aktor dan aktris yang telah mempertontonkan tubuhnya secara buka-bukaan, jawabannya bisa saja lebih rumit daripada itu.

Shannon Elizabeth, Pam Grier, Amy Heckerling dan sejumlah nama Hollywood lainnya membicarakan standar adegan telanjang yang terus berkembang di dunia perfilman beserta konsekuensinya dalam dokumenter berjudul Skin: A History of Nudity.

Mulai dari era film bisu hingga modern, “dokumenter definitif” ini mengamati “perubahan moralitas yang mengarah pada adegan telanjang, sekaligus menekankan perubahan politik, sosiologis dan artistik yang membentuk sejarahnya” di Hollywood.

Saat menyaksikan Skin: A History of Nudity, penonton diharapkan bisa lebih memahami budaya dalam adegan telanjang. Filmnya memperlihatkan betapa ketelanjangan dapat memberdayakan dan mengeksploitasi aktor pada saat bersamaan.

Sinopsis resminya menjelaskan bagaimana dokumenter tersebut membahas bias gender seputar ketelanjangan dan “mengikuti revolusi yang mendorong kesetaraan gender di layar lebar”, yang berpuncak pada diskusi adegan telanjang pada era #MeToo.

Skin: A History of Nudity akan ditayangkan secara digital dan “video on demand” pada 18 Agustus.

Artikel ini pertama kali tayang di i-D