Pilkada

Pilkada Serentak 2020 Sajikan Paslon vs Kotak Kosong Terbanyak dalam Sejarah

Pemilihan di 270 kota/kabupten pada 9 Desember 2020 berlangsung lancar. Selain sorotan buat pilkada Solo, Tangsel, dan Kota Medan, ada berbagai fakta menarik dari hajatan politik penuh pro-kontra ini.
9.12.20
Pilkada Serentak 2020
Petugas TPS Pilwalkot 2020 di Surabaya memakai kostum Captain America. Foto oleh Juni Kriswanto/AFP

Meski menuai pro dan kontra, pemerintah berkeras menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak hari ini (9/12), dengan menetapkan status libur nasional. Dari pemantauan sejauh ini, proses pemungutan suara di semua daerah berlangsung lancar.

Berdasarkan pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU), total ada 270 daerah menggelar pemungutan suara. Sembilan provinsi di antaranya melangsungkan pencoblosan untuk posisi gubernur.

Iklan

Salah satu fakta paling menarik adalah 25 calon tunggal yang berlaga dalam pilkada serentak tahun ini. Angka kotak kosong ini terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan pilkada langsung pascareformasi di Indonesia.

Menurut catatan Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), jumlah pilkada diikuti hanya oleh satu pasangan calon terus meningkat selama tiga kali gelaran pemilihan serentak. Ketika pilkada langsung dijalankan pada 2015, hanya ada tiga daerah di Tanah Air yang menyajikan paslon vs kotak kosong.

Selanjutnya, pada 2018, jumlahnya meningkat jadi 16. Tahun ini menjadi 25, terbanyak di Provinsi Jawa Tengah. Rata-rata paslon yang melawan kotak kosong adalah petahana, yang wilayahnya tidak memiliki parpol oposisi kuat di DPRD. Memajukan calon lawan petahana dianggap kecil kemungkinan menang.

“[Maraknya paslon tunggal karena] Partai pragmatis dan rasional, hanya ingin menang pemilu,” kata Direktur Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati, saat diwawancarai BBC Indonesia.

Meski demikian, kotak kosong bukannya menandakan paslon otomatis menang pemilu. Momen bersejarah pernah terjadi di Pilkada Kota Makassar 2018. Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar kala itu mengumumkan bahwa kotak kosong menang dengan perolehan suara sebanyak 53 persen.

Beberapa wilayah dengan paslon tunggal yang disorot pelaksanaan pilkadanya adalah Kabupaten Pematang Siantar, Kabupaten Ogan Komering, Kota Semarang, Kabupaten Kediri, dan Kota Mamuju Tengah.

Iklan

Perebutan suara untuk posisi gubernur juga diyakini banyak analis bakal berlangsung ketat karena ketiadaan petahana. Di Pulau Sumatra, misalnya, ada Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Jambi yang kursi gubernurnya sedang kosong. Di Borneo, warga Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah memilih pemimpin provinsi mereka. Terakhir adalah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara yang juga bakal memilih gubernur.

Kemudian posisi yang paling banyak diperebutkan dalam gelaran pilkada serentak tahun ini adalah bupati, mencakup 224 kabupaten di seantero negeri. Beberapa di antaranya adalah Pekalongan, Wonogiri, Tapanuli Selatan, Padang Pariaman, Indramayu, Lombok Utara, Nabire, dan Manokwari.

Sementara, ada 37 kota yang melaksanakan pemungutan suara untuk memilih wali kota mereka, antara lain adalah Surabaya, Bandar Lampung, Manado, Blitar, Banjarmasin, dan Ternate. 

Pilkada kali ini tak hanya diikuti sosok anggota partai politik, melainkan juga calon independen. September lalu, KPU mengumumkan dari total 734 pasangan yang mendaftar, ada 67 pasangan calon perseorangan yang menjadi peserta. Angka ini bertambah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Artinya, jalur non-partai semakin dilirik.

Namun sorotan terbesar tetap pada pilkada Kota Surakarta (Solo), Kota Medan, dan Kota Tangerang Selatan, sebab melibatkan keluarga Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, yang tahun lalu tiba-tiba memutuskan mengikuti jejak bapaknya di politik, maju sebagai calon wali kota Solo. Gibran batal melawan kotak kosong seperti diramal banyak pengamat politik. Meski begitu, muncul dugaan adanya makelar Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang seolah-olah memunculkan lawan Gibran dari jalur independen.

Pasangan calon yang digadang menantang Gibran-Teguh Prakosa adalah Bagyo Wahyono-FX Suparjo atau yang kemudian dipopulerkan sebagai Bajo. Seorang warga mengklaim diperintahkan untuk mengumpulkan puluhan ribu KTP sebagai pendukung keduanya. Belakangan, banyak yang menolak. Sisanya disebut setuju dengan skenario itu setelah diiming-imingi sembako.

Iklan

Pilkada Kota Medan menyita perhatian tersendiri, karena melibatkan paslon Bobby Afif Nasution (menantu Presiden Jokowi) bersama Aulia Rahman yang didukung koalisi delapan partai, melawan petahana Akhyar Nasution-Salman yang didukun Partai Demokrat dan PKS.

Sementara pilkada di kota Tangerang Selatan untuk sosok walikota baru juga menjadi perbincangan, lantaran salah satu calon, Siti Nur Azizah, adalah putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sementara pesaingnya Rahayu Saraswati, di posisi calon wakil wali kota, merupakan anak pengusaha Hashim Djojohadikusumo yang merupakan adik kandung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pilkada Tangsel juga menjadi topik debat netizen di Twitter, lantaran kuatnya sentimen agama.

Bukan Indonesia namanya jika artis tidak berbondong-bondong ingin masuk politik. Nama-nama lawas yang pernah bermain sinetron atau malang melintang di televisi menjajal peruntungan mereka pada Pilkada hari ini. Ada satu lagi kesamaan mereka selain punya latar belakang sebagai artis: rata-rata lebih suka menjadi calon wakil saja.

Sahrul Gunawan mendaftar sebagai calon wakil bupati Bandung; Adly Fairuz sebagai calon wakil bupati Karawang; Lucky Hakim sebagai calon wakil bupati Indramayu; Fadia A. Rafiq sebagai calon wakil bupati Pekalongan; Firman Mutakin sebagai calon wakil bupati Cilegon; Iyeth Bustami sebagai calon wakil bupati Bengkalis; dan David Chalik sebagai calon wakil wali kota Bukittinggi.

Bagaimanapun, pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember sejak lama mengundang pro-kontra karena digelar pada momen pandemi. Koalisi warga menuntut pembatalan pilkada ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada 5 November lalu, dan proses gugatan masih bergulir sampai sekarang.

Sosialisasi KPU untuk mengirim petugas pemungut suara dan dua saksi ke RS, demi memastikan pasien Covid-19 dan pasien rawat inap lainnya tetap bisa mencoblos di pilkada serentak, turut disambut kritik masyarakat.

Pilkada tahun ini juga diwarnai kabar calon yang meninggal. Calon bupati Barru, Malkan Amin, meninggal di hari pemilihan saat dirawat di salah satu RS Kota Makassar, Sulawesi Selatan.