sex toys

Kamera Paling Ga Masuk Akal Abad Ini: Mirip GoPro Tapi Buat Selangkangan

Kalau kalian iseng atau banyak uang, silakan membeli Cock Cam yang dibanderol seharga Rp2,3 juta.
14.3.19
Kaki seorang cowok dengan dildo menyembul di tengah direkam pakai kamera mirip GoPro
Screenshot via Vimeo 

Kalian masih ingat sama video viral lima tahun lalu, ketika seekor anjing dipasangi kamera GoPro di lehernya, lalu penonton mengikuti perjalanan si anjing berlarian ke pinggir pantai?

Lupa ya? Oke ini videonya sekadar buat mengingatkan.

Konsep memasang GoPro di benda yang bisa bergerak setelah ada video itu jadi sangat populer. Sekarang bayangkan video, konsepnya sama, tapi dipasangnya di selangkangan—atau tepatnya penis—si anjing. Jadi tidak diikat pakai tali leher, melainkan kamera yang bisa terikat pada penis. Serem? Kira-kira niat yang sama dimiliki perusahaan yang melahirkan Cock Cam.

"Produk kami adalah teknologi kamera pertama bisa dicantolkan ke penis," kata juru bicara Julz, perusahaan dari Britania Raya yang memproduksi kamera tersebut.

Cock Cam merujuk keterangan di situs resmi, dipasarkan sebagai sex toy buat pasangan yang ingin merekam momen erotis bersama, dalam angle yang tak pernah bisa diperoleh sebelumnya. Harga jualnya kira-kira US$160 (setara Rp2,3 juta). Kamera mirip GoPro ini bisa merekam dalam mode infra merah untuk syuting malam, kualitas videonya HD, durasi rekaman maksimal90 menit, serta intensitas gambarnya adalah 15 frame per detik.

Ketika pertama kali melihat video promosi Cock Cam, kupikir iklan pre-roll yang kulihat sebagai promosi produknya. Ada banyak gambar-gambar drone dan kalimat yang diucapkan pengisi suara inspiratif. Ternyata aku salah paham. Setelah menekan 'skip ad', baru aku sampai ke video aslinya. Tidak ada gambar apapun selama beberapa detik. Aku sempat bingung.

Eh, tiba-tiba ada cowok sedang nongkrong di tebing, dan sudut pandangnya dari dildo yang dipasang di tengah selangkangan. Hmm, mungkin semangat iklannya tetap inspiratif…

Cock Cam bukan produk pertama yang berusaha memasang kamera mini ke penis. Sebelumnya sudah ada Svakom Siime Eye, dildo dengan kamera yang terpasang di ujungnya. Tapi produk itu amat bahaya bagi privasi, karena sangat mudah diretas. Nah Cock Cam berjanji keamanan pengguna diutamakan.

"Semua rekaman akan dikirim langsung ke ponselmu," seperti dikutip dari situs resminya. "Kami tidak menyimpan data pengguna leat app. Kami tidak menyimpannya juga di cloud."

Masalahnya, redaksi Motherboard pada 2017 sudah meretas beberapa sex toy dan kamera sejenis. Hasilnya, sistem pengamanan datanya sih basa-basi doang. Sangat mudah diretas.

Jadi, apakah memasang kamera yang punya kualitas HD tapi tak jelas keamanan datanya di selangkangan kalian ide bagus? Kalian sendiri yang bisa menjawabnya.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US