The VICE Guide to Right Now

Sebentar Lagi, Kita Bisa Merasakan Sensasi Jadi Tahanan di Penjara Terbesar Asia

Penjara Tihar di India rencananya mengizinkan wisatawan mengunjungi dan merasakan langsung hidup di dalam hotel prodeo yang dijaga ketat.
Shamani Joshi
Mumbai, IN
AN
Diterjemahkan oleh Annisa Nurul Aziza
Polisi berjaga di depan gerbang utama Penjara Tihar
Kepolisian India sedang berjaga ketika mobil ambulans meninggalkan pintu gerbang utama Penjara Tihar di New Delhi pada 11 Maret 2003. Foto oleh Manan Vatsyayana/AFP

Ingin mengasingkan diri dari hiruk-pikuk dunia? Mendekam di sel penjara bareng penjahat kelas kakap tampaknya cocok banget buatmu. Penjara Tihar di Delhi tengah mewujudkan ini lewat proyek wisata ‘Feel Like Jail’. Penjara terbesar se-Asia itu rencananya akan mengajak para wisatawan mengunjungi dan merasakan langsung hidup di dalam hotel prodeo yang dijaga ketat. Paket wisatanya akan dibanderol dengan harga Rs 2.000 (setara Rp397 ribu).

Iklan

Selama mengikuti tur, kamu harus mengenakan seragam penjara dan tidur di sel yang ada kamar mandinya. Jangan harap bisa tidur di kasur. Kamu mesti tidur di lantai seperti para napi.

Untuk alasan keamanan, HP-mu akan diambil saat pertama kali memasuki pintu. Setiap pagi, kamu perlu mengikuti latihan fisik seperti menggiling gandum. Kamu juga tidak boleh absen dari aktivitas harian seperti melukis dan meditasi. Makanannya pun tak dibedakan dari tahanan lain. Tenang saja, makanannya dijamin lezat. Buktinya, ada mantan napi di Chennai yang rela dipenjara lagi karena ketagihan sama makanan penjara.

Penjara Tihar—yang seluas 400 hektar dan mengurung 16.000 orang lebih—saat ini menampung penjahat terkenal seperti Yasin Bhatkal dan Chhota Rajan, membuat pengalamannya semakin menantang. Yasin adalah pendiri organisasi teror Mujahidin India dan merupakan buronan paling dicari di India. Sementara itu, Chhota adalah mafia Mumbai yang dipindahkan ke sel isolasi dengan keamanan tinggi setelah mengancam akan meracuni makanan komplotannya.

Namun, seseorang memberi tahu India Today bahwa wisatawan takkan berbagi sel dengan penjahat kelas kakap. “Hanya narapidana terpilih yang akan diizinkan tinggal bersama pengunjung. Napinya dipilih berdasarkan perilaku dan pemikiran mereka supaya nyambung saat berkomunikasi dengan wisatawan. Mereka boleh berbagi cerita,” ujar narasumber.

Kapan paket wisata ini dimulai? Kepada Mail Today, pihak penting di Penjara Tihar mengatakan kelayakan kompleksnya baru diperiksa Juni lalu. “Inspektur menekankan wisatawan hanya boleh mendekam bersama napi di penjara semi terbuka dan terbuka. Pengunjung harus memakai seragam penjara dan menyerahkan HP. Mereka tidak boleh dikasih fasilitas khusus,” kata narasumber.

Iklan

Juru bicara penjara mengatakan proyek wisatanya tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri, sementara petugas berujar lapas ini bisa menjadi inisiatif Pariwisata Delhi.

“Wisatawan asing saja tertarik mendekam di Tihar untuk merasakan langsung sensasi ditahan di penjara India. Impian mereka segera menjadi kenyataan,” kata Sandeep Goel, Direktur Jenderal Penjara Tihar. Sebenarnya sudah ada yang menawarkan paket wisata ini di Telangan pada 2016. Akan tetapi, pengunjung tidak diperbolehkan berinteraksi dengan para narapidana di Penjara Sangareddy yang sudah 220 tahun berdiri. Wisatawan bisa menghabiskan seharian dengan membayar Rs 500 (Rp99 ribu).

Follow Shamani Joshi di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE India.