Musik

Berikut 20 Kolaborator Terbaik Gorillaz

Menjelang dirilisnya ‘Humanz’, album baru Gorillaz, kami mendaftar vokalis tamu yang pernah berhasil menyuntikkan nyawa ke band kartun Damon Albarn ini.
17.4.17

Artikel ini pertama kali tayang di THUMP.

Biarpun album kelima Gorillaz, Humanz belum dirilis hingga akhir April nanti, kita sudah dapat bocoran bahwa ada banyak kehadiran vokalis tamu di suguhan terbaru mereka ini. Damon Albarn akan berbagi (atau memberikan mic) dengan Benjamin Clementine, Popcaan, Vince Staples, vokalis Savages, Jehnny Beth, D.R.A.M dan yang terakhir, Pusha T dan Mavis Staples.

Bagi seorang penulis lagu, dibutuhkan kerendahan hati yang khusus untuk bisa mundur dari lagu sendiri dan mengatakan "Kayaknya lagu ini lebih bagus dinyanyiin orang lain deh." Tingkat kesadaran diri tinggi seperti inilah yang akan anda temukan di band virtual Inggris yang ditemukan oleh Damon Albarn dan Jamie Hewlett. Tidak hanya memiliki kemampuan untuk merekrut vokalis dengan suara dan kepribadian yang pas, Albarn juga tahu bagaimana cara menggunakan suara mereka untuk menekankan mood-mood tertentu atau menyampaikan tema yang diinginkan.

Iklan

Entah musiknya grime, trip-hop atau soul, berikut daftar 20 vokalis tamu terbaik yang pernah muncul di lagu Gorillaz dan bagaimana mereka menghembuskan nyawa bagi band kartun tersebut.

1. Del The Funkee Homosapien - "Clint Eastwood," "Rock The House"

Dipilih sebagai single pertama dari album Gorillaz yang dirilis di 2001, "Clint Eastwood" merupakan lagu perkenalan khalayak umum terhadap proyek musik sampingan pentolan Blur, Damon Albarn. Di lagu ini, Del The Funkee Homosapien yang menjadi suara Russell juga menegaskan sound Gorillaz: hip-hop dicampur dengan Brit-pop. Penampilan Funkee yang penuh energi dan kepribadian di lagu ini meningkatkan standar bagi seorang vokalis tamu Gorillaz dan belum terkalahkan hingga saat ini.

2. Shaun Ryder - "DARE"

Biarpun banyak bagian melodik di lagu "DARE" dinyanyikan oleh Rosie Wilson, Shaun Ryder dari Happy Mondays memperkuat kepribadian lagu ini dengan gaya vokal yang selengekan dan in-your-face. Kontribusi vokalnya yang "terdengar agak ngasal" dan agak keluar tempo justru menjadi titik kontras yang kuat bagi beat lagu DARE yang mengayun dan upbeat.

3. De La Soul - "Feel Good Inc," "Superfast Jellyfish"

Biarpun penampilan Del sulit dikalahkan, grup old school hip-hop De La Soul berhasil menyuntikkan kepribadian yang luar biasa besar ke lagu "Feel Good Inc" dan "Superfast Jellyfish." Lewat dua lagu ini, terlihat jelas bahwa De La Soul mampu menampilkan kemampuan terbaiknya di proyek yang memberikan mereka kebebasan untuk berekspresi.

4. Bobby Womack - "Stylo," "Cloud of Unknowing," "Bobby In Phoenix"

Penulis lagu dan vokalis Bobby Womack merupakan salah satu kolaborator Gorillaz paling produktif, terbukti lewat kemunculannya di tiga lagu yang berbeda—dan semuanya layak diingat. Layaknya seorang ahli musik soul nan kasar, dia menyajikan vokal yang fenomenal di "Stylo," menekankan perasaan hasrat yang kuat di "Cloud of Unknowing", dan menyajikan rasa hormat yang religius bagi sebuah kota di "Bobby In Phoenix."

5. Little Dragon - "Empire Ants," "To Binge"

Tidak jelas apakah vokalis Yukimi Nagano dari Little Dragon bernyanyi di album Gorillaz sebagai karakter Noodle atau sebagai dirinya sendiri, tapi yang pasti baik lagu "Empire Ants" maupun "To Binge" merupakan dua lagu terbaik dari album Plastic Beach. Biarpun terdengar lembut dan agak dingin, di bagian coda "Empire Ants" vokal Yukimi bersinar dan mengendalikan lagu tersebut—kehadirannya secara fundamental mengubah struktur dan arah lagu.

6. Bashy & Kano - "White Flag"

Perwakilan musik grime, Bashy dan Kano mendapatkan posisi keenam berkat penampilan mereka di lagu "White Flag" yang terdengar seperti sebuah dialog. Duo Bashy dan Kano bernyanyi layaknya paduan suara Yunani di sini, menciptakan latar belakang lagu yang ceria, sesuai dengan tema album Plastic Beach dan menyajikan sudut pandang politik ramah lingkungan.

7. Tina Weymouth - "19-2000"

Beberapa lagu Gorillaz memberikan kesan bahwa Albarn tidak hanya merekrut vokalis tamu, tapi sejarah mereka juga. Contohnya di chorus lagu "19-2000" ketika Tina Weymouth menyanyikan lirik konyol tentang semir sepatu (shoeshine) yang mengingatkan kita akan karyanya di masa lalu sebagai anggota Talking Heads dan Tom Tom Club. Kedua band tersebut dikenal akan liriknya yang tidak masuk akal diiringi musik ceria. Dan di lagu ini, Weymouth menunjukkan kebolehannya di area tersebut.

8. Yasiin Bey (Mos Def) - "Stylo," "Sweepstakes"

Sebelum Bobby Womack menunjukkan kebolehannya di "Stylo," Yasiin Bey lebih dulu tampil di lagu tersebut unjuk gigi. Di "Sweepstakes," sang rapper menyusun kata-katanya diiringi beat yang off-kilter, drum funky dan suara terompet karya Hypnotic Brass Ensemble. Ketika Bey dan band menjadi suatu kesatuan, rasanya sangat luar biasa.

9. Dennis Hopper - "Fire Coming Out Of The Monkey's Head"

Dalam diskorafi Gorillaz, ada beberapa lagu yang menonjol. Salah satunya adalah "Fire Coming Out Of The Monkey's Head", berkat penampilan Dennis Hopper yang menyumbang membacakan spoken word. Instrumen di lagu ini dibangun berdasarkan suara aktor tersebut, mengiringi irama pembacaan yang ditampilkan.

10. London Community Gospel Choir - "Don't Get Lost In Heaven," "Demon Days"

Gorillaz dikenal atas keahliannya menggunakan format album untuk bercerita, tidak hanya membiarkan setiap track menceritakan kisahnya masing-masing, tapi juga ke satu sama lain. Contoh terbaik dari narasi ini terdengar di transisi dari "Don't Get Lost In Heaven" ke "Demon Days", ditemani oleh London Community Gospel Choir yang terus menyanyikan frasa "to the sun."

11. Martina Topley-Bird - "All Alone"

Mengingat adanya hubungan yang erat antara Gorillaz dan Massive Attack, tidak heran apabila kolaborator Tricky bersuara halus Martina Topley-Bird pas sekali mengisi vokal di lagu bernuansa dub "All Alone." Bagian vokal Martina menjadi titik utama lagu tersebut, memotong beat lagu yang bassy dengan suaranya yang menawan.

12. Vince Staples - "Ascension"

"You are now tuned in to the tomb of Jehovah." Dari semua lagu dari album baru Humanz, Vince Staples terdengar sebagai vokal tamu yang paling pas. Bersaing dengan suara sirene di lagu, rapper asal Long Beach tersebut terdengar fenomenal dan vokal.

13. Roots Manuva - "All Alone"

Rapper veteran asal Inggris tersebut mengakali beat lagu yang tajam dengan mudah, mengingatkan kita kenapa dia mendapat julukan "manuva".

14. Ibrahim Ferrer - "Latin Simone (Que Pasa Contigo)"

Mengingat sound sampling Dan The Automator menjadi identitas Gorillaz di masa awal karir mereka, tidak heran bahwa vokalis tamu juga kerap berperan seperti samples. Penampilan Ibrahim Ferrer dari Buena Vista Social Club yang sangat kuat di lagu ini, dan bagaimana Albarn menyukai musik-musik internasional, membuat kami heran kenapa tidak ada lebih banyak vokal asing di diskografi Gorillaz.

15. MF Doom - "November Has Come"

Hanya menyanyikan chorus lagu ini, Albarn menyerahkan bagian verse ke MF Doom, MC misterius berkosa-kata luas yang menyajikan penampilan terbaiknya.

16. Mark E. Smith - "Glitter Freeze"

Di akhir karir Blur yang penuh dengan lagu-lagu aneh nan berisik, Damon Albarn kerap menirukan gaya vokal Mark E Smith. Jadi menyenangkan mendengar keduanya bekerja sama di lagu "Glitter Freeze". Biarpun tidak terlalu banyak berkontribusi, tidak ada sosok yang lebih pas dibanding Mark untuk menyajikan vokal yang "menganggu" pendengar.

17. Neneh Cherry - "Kids With Guns"

Biarpun tidak diberikan banyak bagian di lagu "Kids With Guns," dan hampir tidak terdengar akibat produksi Danger Mouse yang tumpul, Cherry tetap bisa unjuk gigi. Vokalnya yang tenang ketika mengulang frasa "push it, push it, real" terdengar seperti rayuan iblis.

18. Miho Hatori - "Re-Hash"

"Re-Hash" bisa dengan mudah disangka sebagai lagu Blur, band yang dihindari oleh Albarn ketika memulai proyek Gorillaz. Sebagai lagu pembuka di album debut Gorillaz, rasanya sound yang mirip ini terdengar disengaja—juga tersirat dalam judul lagu. Namun yang membedakan lagu ini dari diskografi Blur adalah kehadiran Miho Hatori yang membawa lagu ini ke ranah yang baru.

19. D.R.A.M - "Andromeda'

Sama seperti Neneh Cherry, D.R.A.M adalah kontributor yang sayangnya tidak digunakan secara maksimal dan membuat anda berharap diberikan peran lebih. Biarpun begitu, dia berhasil memainkan peran pendukung di track ini, menambahkan bagian-bagian ad-libs dan "oooh yeahs" di sepanjang lagu.

20. Lou Reed - "Some Kind of Nature"

Klasik Lou Reed. Biarpun tidak bagus-bagus amat penampilannya, tapi tidak bisa dibilang buruk juga. Albarn mendorong pendiri Velvet Underground tersebut untuk mengeluarkan vokal monotonnya yang khas dan bahkan kerap melebih-lebihkannya di beberapa bagian, menciptakan kontras yang kuat antara judul lagu dan penampilan vokal yang tidak alami.