Musik Baru

KPR Mengangkat Kegilaan Hidup di Jalan Dalam Video Klip 'Berita Angkasa'

Upaya trio rock revivalis itu membangkitkan lagi sound 70-an di kancah musik Indonesia semakin mantab.
8.5.17

Ingin bukti bila rock 'n roll belum mati, setidaknya di Indonesia? Maka salah satu bantahan terbaik adalah mendengarkan musik Kelompok Penerbang Roket—atau biasa disebut KPR. Trio hard rock dengan semangat revivalis asal Jakarta ini menggabungkan banyak unsur klasik yang membuat orang mencintai rock. Mulai dari riff-riff gahar, serta sing-a-long ala AC/DC yang cocok untuk membakar semangat penonton satu stadion yang penuh terisi. Jangan lupa, mentahnya distorsi KPR masih cocok untuk memanaskan bar berukuran kecil. Keseimbangan rumus klasik rock inilah yang membuat musik KPR cepat diterima oleh banyak kalangan.

Iklan

Single terbaru KPR, 'Berita Angkasa' menjadi kelanjutan logis kredo rock 'n roll yang mereka yakini. Coki (bass/vokal), Rey (gitar), dan Igusti Vikranta (drum). Di album perdana Teriakan Bocah yang rilis dua tahun lalu, fokus utama KPR adalah menampilkan rock yang cocok untuk headbang tapi penuh nuansa Indonesia. Salah satu strateginya adalah menggunakan lirik 100 persen berbahasa Indonesia.

Kini, setelah karir mereka menanjak, KPR menukik lebih dalam membahas substansi cerita lewat single terbaru 'Berita Angkasa'. Tentang catatan harian selama menjalani tur padat setahun penuh, yang penuh kegilaan namun sekaligus keseruan. KPR merengkuh dan menyadari status mereka sebagai rockstar muda yang karirnya melesat dalam kancah musik dalam negeri. Jika hidup di jalan memang seseru itu, maka kita harus bisa menerima jika trio KPR ingin serius menapaki jalan rock 'n roll.