Kejahatan Unik

Di Momen Kencan Pertama, Lelaki AS Memaksa Gebetannya Ikut Merampok Bank

Pelajaran yang bisa diambil dari kejahatan unik ini: jangan gampang percaya sama orang di aplikasi kencan online
Drew Schwartz
Brooklyn, US
17 Februari 2020, 2:55am
Di Momen Kencan Pertama, Lelaki AS Memaksa Gebetannya Ikut Merampok Bank
Ilustrasi via Getty Images

Perempuan tak berunutng yang tinggal di negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat ini mulai merasa ada yang kurang beres, ketika teman kencan masuk ke dalam mobil Nissan Maxima-nya. Kenalan lewat aplikasi kencan online, lelaki bernama Christopher Castillo minta dijemput di rumah orang tuanya di Rhode Island. Sudah gitu, dia malah duduk di kursi penumpang sambil minum anggur. Sang perempuan menepis kebingungannya, dan melajukan mobil.

Setelah setengah jam berkendara, Christopher memintanya berhenti di bank. Hm, agak aneh ya… Tapi katanya mau ambil duit dulu. Perempuan itu akhirnya mengiyakan. Dia menunggu di mobil, sedangkan Christopher masuk ke bank.

Beberapa menit kemudian, Christopher tampak berlari mengenakan topi dan kacamata. Padahal sebelumnya tidak. Dia juga basah kuyup oleh keringat. Tak hanya itu, dia menenteng pistol dan segepok uang tunai sebesar $1.000 (Rp13 juta). “Cepetan jalan!” perintahnya saat masuk mobil.

Percaya atau tidak, ini kejadian nyata. Mereka berdua awalnya berencana makan malam dan nonton film, tapi malah jadi merampok bank.

Sebagaimana dilaporkan CNN, perempuan itu “panik” dan langsung menginjak gas sekencang mungkin. Dia ngebut menerjang jalanan Attleboro Utara, Massachusetts. Tak lama kemudian, polisi mengekor di belakang mobilnya. Ketika melihat lampu patroli, perempuan itu langsung menepi di Dunkin’ Donuts dan bergegas keluar mobil.

Christopher mencoba bersembunyi, seolah-olah polisi akan menghilang begitu saja. Polisi mendobrak mobil, dan menariknya keluar dari kursi penumpang. Dia memberontak, meludahi polisi, dan mengatakan pistolnya tidak ada peluru. Menurut CNN, polisi langsung memborgolnya setelah berhasil ditangkap.

Christopher akhirnya mengaku bersalah atas perampokan bersenjata dan penyerangan terhadap polisi. Pekan lalu, dia dijatuhkan hukuman tiga tahun penjara, dan tambahan dua tahun penjara di lepas Bristol County, lapor WHDH. Menurut jaksa distrik, Christopher tidak menjelaskan kenapa dia mengajak perempuan tak bersalah merampok bank, selain bilang “kesakitan”.

Untungnya, perempuan itu tidak dijerat hukum dan baik-baik saja. Dia paling sedikit trauma dan tidak bisa memercayai cowok-cowok di aplikasi kencan online lagi.

Follow Drew Schwartz di Twitter .

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.